News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Rob Masih Terjadi di Sidoarjo, Petani Panen Dini

Ratusan hektar lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo, hingga kini masih terendam rob pasang air laut.
Rabu, 18 Desember 2024 - 21:02 WIB
banjir rob
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Ratusan hektar lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo, hingga kini masih terendam rob pasang air laut.

Untuk mengantisipasi terjadi rob kembali, para petani tambak terpaksa memanen hasil dengan usia ikan yang belum maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu petani tambak wilayah Sedati, Sogik mengatakan terjadinya rob kembali berdasarkan prediksi dari penanggalan Jawa dan gerhana bulan.

"Kondisi rob ini mempunyai kesamaam penanggalan di bulan jawa dimana saat tanggal 13 hingga hingga 17 punya makna tersendiri bagi para petani tambak di wilayah Sedati dan kondisi itu berpengaruh dengan adanya pasang air laut atau rob. Kalau gerhana bulan pengaruhnya dengan puncak rob pasang air laut maksimum," ucapnya.

Ia melanjutkan, dari prediksi tersebut, maka para petani tambak harus meningkatkan kewaspadaan.

"Seperti sekarang, kondisi ini dipengaruhi puncak musim hujan, apalagi hujan lebat, pasang air laut maksimum, sehingga rob makin tinggi," jelasnya.

Sogik mengungkapkan sebagai tindakan menghadapi rob yang diprediksi terjadi kembali, ia menyiasati dengan beberapa strategi.

"Kita harus berstrategi. Petani harus paham soal penanggalan jawa dan mengacu pada BMKG. Selain itu meninggikan dan perkuat tanggul. Namun bila terjadi puncak rob adanya fenomena gerhana bulan berdampak dengan pasang maksimum kita harus segera mengumpulkan ikan dalam satu petak," terangnya.

"Kalau ikan itu lumayan besar baru satu petak itu di kelilingi jaring, kita memilih petaknya agak kecil agar biaya untuk beli jaring tidak mahal atau gak banyak, atau kita kurangi isi yang di dalam kolam tambak," papar Sogik.

Lebih lanjut ia menyampaikan, hal itu dilakukan seperti halnya melakukan panen lebih awal dari masa maksimal usia ikan.

"Jadi kita panen lebih awal, untuk penyelamatan ikan dalam kolam, supaya kalau terjadi hal yang tidak diinginkan atau rob datang kembali, kerugian kita petani tambak gak banyak. Seperti yang saya lakukan saat ini, daripada hilang semua pas rob tiba-tiba datang lagi, penting kita antisipasi agar kerugiaan dampak luberan dan tanggul jebol tidak banyak," tegas Sogik.

Dari luas tambak 9 hektar, ia mengaku dapat memanen total 5 ton.

"Tidak semua bisa dipanen di lahan 9 hektar, masih ada juga ukuran yang kecil-kecil tidak ikut dipanen," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Kamun yang memiliki tambak seluas 6 hektar. Ia juga terpaksa memanen hasil tambaknya sebelum usia ikan bandeng yang dipeliharanya mencapai usia maksimum.

"Sama, saya juga panen diawal. Kalau umur bandeng maksimal 6 bulan baru kita panen, sekarang masih 4,5 bulan, mau tidak mau kita panen agar terselamatkan dari bencana terutama menekan kerugian lebih banyak mbak," kata dia.

Mengenai harga jual ke tengkulak, Kamun mengaku mendapat harga yang berbeda dari penjualan hasil panen yang biasanya.

"Harga dari hasil panen awal tentu beda, kalau biasanya harga antara Rp18 ribu sampai Rp25 ribu per kilogramnya untuk panen dini kali ini hanya Rp11 ribu dan paling mahal Rp15 ribu perkilo gramnya tergantung banyak tidaknya yang dipanen," ungkap Kamun.

Meski Kamun merasa pendapatan dari hasil tambak turun drastis sebagai antisipasi bencana rob, namun ia tetap bersyukur.

"Meski pendapatan berkurang, tapi alhamdulillah, tetap bersyukur karena ikan-ikan bandeng masih terselamatkan dan menghasilkan. Yang penting kita panen dini itu jadi uang dari pada hilang terus gak panen gak dapat apa-apa," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mewakili para petani tambak wilayah Sedati Sidoarjo, Kamun berharap rob segera berlalu dan cuaca segera membaik.

"Ini semua faktor alam, berharap cuaca membaik, tetap dijalani, nikmati dan syukuri, " pungkas Kamun. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria Diduga ODGJ di Stasiun Duri Diamankan, Tidak Pakai Baju hingga Teriak-Teriak "Gue Calon Taruna Akpol"

Pria Diduga ODGJ di Stasiun Duri Diamankan, Tidak Pakai Baju hingga Teriak-Teriak "Gue Calon Taruna Akpol"

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pria diduga ODGJ di Stasiun Duri diamankan. 
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Di tengah berlanjutnya perundingan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT