GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geger, Ada Bayi Laki-Laki Hidup Terbalut Kain Dibuang di Pinggir Jalan Kecamatan Ngantang

Warga Kecamatan Ngantang, Malang dihebohkan dengan adanya temuan seorang bayi di Jalan Raya Sumberagung, Dusun Sumbermulyo, Desa Sumberagung pada Rabu (18/12).
Kamis, 19 Desember 2024 - 10:57 WIB
Geger, Ada Bayi Laki-Laki Hidup Terbalut Kain Dibuang di Pinggir Jalan Kecamatan Ngantang
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Warga Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang dihebohkan dengan adanya temuan seorang bayi di pinggir jalan pada Rabu (18/12). Bayi tersebut ditemukan sekiranya pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Sumberagung, Dusun Sumbermulyo, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.

Penemuan bayi itu dibenarkan oleh Kapolsek Ngantang, AKP Daguk Lesetyo. Dikatakannya bahwa bayi itu pertama kali ditemukan oleh Ngadi (55) seorang petani warga Dusun Sumbermulyo RT 009 RW 002, Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ngadi yang saat itu berjalan melewati depan Klinik dr. Mengku Harjanyo melihat ada barang berupa selimut. 

"Kemudian setelah dilihat dan didekati, tampak seorang bayi yang dibalut dengan selimut. Kemudian di sebelahnya juga terdapat bungkusan tas plastik yang berisi perlengkapan bayi diantaranya Baju dan Pampers," katanya.

Setelah mengetahui bahwa bayi tersebut masih hidup, Ngadi kemudian memanggil warga setempat untuk segera diselamatkan. Selain itu, dia juga melaporkan kejadian penemuan bayi tersebut kepada perangkat desa setempat dan Polsek Ngantang. 

"Selanjutnya anggota Polsek Ngantang yang menerima laporan penemuan bayi segera mendatangi TKP dan kemudian bersama perangkat desa, bidan desa dan anggota Dinsos Kabupaten Malang membawa bayi tersebut ke Puskesmas Ngantang untuk dilakukan pemeriksaan serta perawatan intensif," jelas Kapolsek Ngantang AKP Daguk Lesetyo, Rabu (19/12). 

Saat di Puskesmas Ngantang, bayi tersebut segera dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Bidan Koordinator Puskesmas Ngantang. Dari hasil pemeriksaan, dipastikan bahwa jenis kelamin bayi tersebut adalah laki-laki dengan usia kelahiran kurang lebih 10 hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan kondisi bayi dalam keadaan sehat namun butuh oksigen dan indikasi dehidrasi. Untuk selanjutnya, akan dilakukan perawatan intensif di Puskesmas Ngantang serta pengawasan dari pihak Dinas Sosial atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Ngantang.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui lingkar kepala 34, panjang badan 47 sentimeter, berat badan 2,4 kilogram dan lingkar lengan 8 sentimeter, untuk kesehatan alhamdulillah sehat bayinya," tutupnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT