GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai Rawit di Pasar Larangan Sidoarjo Melonjak hingga Rp110 Ribu per Kilogram

Harga cabai rawit di Pasar Larangan, Sidoarjo meroket tembus di harga kisaran Rp100 hingga Rp110 ribu per kilogramnya.
Minggu, 12 Januari 2025 - 17:56 WIB
Pasar Larangan Sidoarjo
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Harga cabai rawit di Pasar Larangan, Sidoarjo meroket tembus di harga kisaran Rp100 hingga Rp110 ribu per kilogramnya.

Salah satu penjual cabai rawit, Amir mengatakan harga cabai rawit di lapak miliknya mengalami kenaikan harga yang drastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Naik drastis per awal tahun, sekarang Rp100 ribu per sampai hari ini masih tetap, sebelumnya di harga Rp70 ribu per kilogramnya di akhir tahun 2024," ucapnya. 

Amir melanjutkan, meroketnya harga cabai rawit juga diikuti oleh harga cabai merah besar, bawang serta tomat.

"Cabai merah besar ikut naik, sekarang di Rp45 ribu sebelumnya Rp35 ribu, 

bawang putih Rp40 ribu sebelumnya Rp38 ribu selisih seribu sama bawang merah. Tomat juga naik jadi Rp10 ribu sebelumnya Rp8 ribu per kilogramnya," jelasnya.

Senada dengan Amir, Johan menyampaikan harga cabai rawit yang ia jual juga mengalami lonjakan dari harga sebelumnya.

"Gila-gilaan harga cabai rawit yang saya jual sekarang tembus di Rp110 ribu yang sebelumnya Rp95 ribu per kilogramnya," ungkapnya.

Menurut Johan, cabai rawit yang ia jual adalah dengan kualitas bagus sehingga berdampak pada harga jual yang turut melambung.

"Yang saya jual cabai rawit yang bagus, yang gak ada busuknya. Bagus-bagus semuanya, jadi pengaruh ke harga," terang Johan.

Sementara itu, Ela menjelaskan akibat meroketnya harga cabai rawit, berdampak pula pada harga sayur mayur di lapak miliknya.

"Rawit naik, sayur juga ikut naik. Tomat dari Rp15 ribu ke harga Rp18 ribu. Brokoli sekarang Rp23 ribu sebelumnya Rp18 ribu per kilogramnya. Kentang dari Rp14 ribu ke Rp18 ribu," terangnya.

Ela menduga kenaikan harga ini disebabkan karena musim hujan yang berpengaruh ke kualitas harga bahan pokok di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya rasa karena musim hujan, pas dari tempat kulaknya bagus, waktu dibawa perjalanan dari Malang kesini kena hujan, itu penyebab kualitasnya jadi turun karena jadi busuk, apalagi kalau sayuran, kalau ada yang busuk nyebar ke lainnya," ujar Ela.

Salah satu pembeli, Erin yang merasakan dampak kenaikan harga bahan pokok di pasar mengaku harus menekan pengeluaran demi menghemat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT