News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pemukulan Jurnalis oleh Anggota Yonif 501 Bajra Yudha Madiun 9 Tahun Lalu Berakhir Damai

Kasus pemukulan yang berujung perusakan kamera oleh 12 anggota TNI dari Yonif 501 Bajra Yudha Madiun saat pengamanan konvoi perguruan pencak silat SH Terate dalam perayaan 1 Suro di Madiun pada bulan Oktober 2016 silam kini resmi berakhir damai.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 21 Januari 2025 - 10:53 WIB
Kasus Pemukulan Jurnalis oleh Anggota Yonif 501 Bajra Yudha Madiun 9 Tahun Lalu Berakhir Damai
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Kasus pemukulan yang berujung perusakan kamera oleh 12 anggota TNI dari Yonif 501 Bajra Yudha Madiun saat pengamanan konvoi perguruan pencak silat SH Terate dalam perayaan 1 Suro di Madiun pada bulan Oktober 2016 silam kini resmi berakhir damai. 

Perdamaian antara kedua belah pihak yakni mantan kontributor Net TV wilayah kerja Madiun Raya Sony Misdananto dengan 12 anggota Yonif 501 ini dipimpin langsung oleh Danyonif 501 Bajra Yudha Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto melalui sambungan telekonferensi dari daerah penugasan di Papua, Senin (20/1) pukul 09.00 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Siapapun yang bersalah ya harus berani minta maaf sehingga jangan sampai ada permusuhan. Jadi saat kita meninggal nanti tidak meninggalkan dosa, meninggal dalam keadaan rukun dan damai,” tegas Yakhya. 

Di kesempatan yang sama perwakilan dari 12 oknum pelaku penganiayaan berpangkat Sersan Mayor juga mengucapkan permintaan maafnya melalui sambungan telekonferensi dari Papua. 

“Kami mewakili 12 anggota yang terlibat meminta maaf kepada mas Sony dan juga para rekan media di Madiun atas kejadian 9 tahun silam sehingga dampaknya sangat merugikan bagi kita semua,” ucapnya di sambungan telekonferensi. 

Permintaan maaf itupun disambut baik oleh korban Sony Misdananto dan diterima dengan ikhlas sembari membalas dengan permintaan maaf oleh korban kepada satuan Yonif Para Raider 501 Bajra Yudha. 

“Sebenarnya kasus ini telah lama dan diantara kami telah berdamai ditingkat Mabes TNI waktu itu, tidak ada permasalahan apapun namun memang belum dilakukan konferensi pers. Mungkin itu yang menjadi persoalan,” kata Sony. 

Sebelumnya, pada tanggal 2 Oktober 2016 Mantan Jurnalis Net TV Sony Misdananto menjadi korban pemukulan oleh 12 anggota TNI dari Yonif 501 Bajra Yudha saat melakukan peliputan konvoi pesilat SH Terate dalam perayaan 1 Suro. 

Selain menjadi korban pemukulan, kamera korban juga dirusak dan diminta memory card nya. Hal tersebut terjadi lantaran adanya kesalahpahaman dimana Sony Misdananto sempat merekam anggota TNI Yonif 501 Bajra Yudha Madiun menghentikan rombongan konvoi karena melanggar aturan. 

Perwakilan dari Wartawan di Madiun, Arif Wahyu Effendi, kontributor MNC group menyatakan bahwa permasalahan tersebut secara formal telah berakhir damai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Demi kepentingan bangsa dan negara, kami mencari titik tengah yang benar dan berimbang, yaitu damai. Dengan kejadian tersebut kami harapkan kita bisa menjadi mitra di lapangan,” tutup Arif. (men/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Tiga Kapal Kecelakaan Beruntun, DPR Soroti Belum Ada Tersangka dan Minta Investigasi Dibuka

Ketua Komisi V DPR Lasarus menyoroti tiga kecelakaan kapal beruntun dan meminta penegakan hukum, termasuk investigasi kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Persija Layangkan Somasi Terbuka, Beri Waktu 1x24 Jam untuk Buktikan Isu Aliran Dana

Persija Layangkan Somasi Terbuka, Beri Waktu 1x24 Jam untuk Buktikan Isu Aliran Dana

Persija Jakarta melayangkan somasi terbuka kepada akun @murizkky dan memberi waktu 1x24 jam untuk membuktikan dugaan aliran dana dari PT LIB ke Persija.
Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland meraih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026 atas komitmen pengembangan talenta, pengelolaan SDM, kolaborasi, serta budaya kerja adaptif dan berkelanjutan.
Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Pevoli asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, mengungkap kesannya terhadap Megawati Hangestri Pertiwi setelah keduanya menjadi rekan setim di Hyundai Hillstate.
Trump dan Xi Jinping Tidak Bahas Isu Keamanan AI

Trump dan Xi Jinping Tidak Bahas Isu Keamanan AI

Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih pekan lalu, tidak banyak membicarakan mengenai masalah keamanan kecerdasan buatan (AI).
Lewat Ngopi Dai, Polres Pagar Alam Serap Aspirasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Lewat Ngopi Dai, Polres Pagar Alam Serap Aspirasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Polda Sumatera Selatan melalui Polres Pagar Alam menyerap aspirasi sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban melalui kegiatan “Ngopi Dai” di Dusun Talang Tinggi, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Selasa (29/9).

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT