GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Dianiaya, Seorang Gadis di Jombang Ditenggelamkan hingga Tewas dan Motornya Dibawa Kabur

Hasil autopsi jasad gadis yang ditemukan terapung di sungai di Jombang, ternyata merupakan korban pembunuhan. Terdapat luka di kepala dan perut akibat benturan
Rabu, 12 Februari 2025 - 22:46 WIB
Gadis Bernasib Malang Setelah Dianiaya Ditenggelamkan Hingga Tewas Motor Dibawa Kabur
Sumber :
  • Umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Hasil autopsi jasad gadis yang ditemukan terapung di sungai di Jombang, ternyata merupakan korban pembunuhan. Terdapat luka di bagian kepala dan perut bekas benturan benda tumpul. Namun kematiannya akibat tenggelam. Meski kalung dan cincin emas yang dikenakan masih melekat, namun motor dan ponsel korban diduga dibawa kabur pelaku.

Setelah ditemukan pada Selasa (11/2/2025) pagi, autopsi jasad gadis asal Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Jombang bernama Putri Regita Amanda (18), baru selesai pada Selasa petang. Autopsi dilakukan di kamar jenazah RSUD Jombang oleh tim forensik RS Bhayanagkara,  Kediri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil autopsi, kematian korban akibat tenggelam di sungai. Namun sebelum tenggelam, korban sempat mendapatkan tindakan kekerasan yang mengakibatkan luka di pelipis, kepala serta perut.

"Dari hasil autopsi memang ditemukan adanya luka sobek di bagian kepala yang diakibatkan benda tumpul dan juga ada indikasi benturan di bagian perut yang bisa mengakibatkan kematian," jelas AKP Margono Suhendra Kasat Reskrim Polres Jombang, Selasa (11/2/2025) di RSUD Jombang.

Meskipun penganiayaan tersebut bisa mengakibatkan kematian, lanjut Margono, penyebab kematian korban sesuai hasil autopsi karena tenggelam. Sebelum dibuang ke sungai korban telah tidak berdaya setelah dianiaya terduga pelaku, sehingga korban tewas saat tenggelam.

"Dari hasil autopsi penyebab kematian pertama adalah tenggelam. Jadi pada saat dia masuk ke sungai itu posisinya masih hidup sehingga diindikasikan meninggalnya karena tenggelam. Karena posisi sebelumnya sudah lemas tak berdaya," sambung Margono.

Guna mengungkap pelaku, petugas telah minta keterangan sejumlah saksi. Selain seorang warga yang pertama kali melihat jasad korban di sungai, juga telah minta keterangan tiga orang teman sekolahnya yang sama-sama duduk di bangku kelas akhir sebuah SLTA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga tengah menyelidiki adanya transaksi C-O-D seperti saat korban berpamitan keluarganya pada hari Senin sore. Motor dan ponsel korban yang tidak ditemukan di TKP juga menjadi fokus pencarian karena diduga dibawa kabur pelaku. Setelah autopsi tuntas, jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Jasad korban ditemukan warga di sungai Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh pada Selasa pagi. Awalnya tidak diketahui identitasnya. Namun setelah penemuannya tersebar di media sosial, keluarganya memastikan, mayat tersebut merupakan anggota keluarganya. (usi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

Profitabilitas BRI Makin Solid di Triwulan I 2026, Transformasi BRIvolution Reignite Berbuah Manis

BRI mencatatkan Return on Assets (ROA) naik menjadi 2,8%, sementara Return on Equity (ROE) naik dari 17,1% pada Triwulan I 2025 menjadi 18,4% pada Triwulan I 2026.
Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Adu Prestasi Megawati Hangestri vs Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Punya Formula Juara?

Jika berbicara soal pengalaman dan statistik, nama Megawati Hangestri Pertiwi jelas lebih unggul dari Jordan Wilson. Bukan tanpa alasan, Hyundai Hillstate berani menyatukan dua karakter 
Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT