GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pohon Tumbang akibat Angin Kencang di Lumajang, Timpa Toko hingga Tutup Jalan

Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (12/2).
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 13 Februari 2025 - 10:01 WIB
Ratusan pohon pinus tumbang akibat angin kencang
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang,tvOnenews.com - Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Rabu (12/2).

Akibatnya, satu toko milik Titik, warga Dusun Banjarejo, Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro rusak tertimpa pohon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, ratusan pohon pinus juga tumbang dan menutup jalan desa penghubung antar dusun.

Titik, pemilik toko yang tertimpa pohon mengatakan, tokonya tertimpa pohon kelapa dan pohon kembang yang cukup besar.

Menurutnya, saat itu ia sedang berada di dapur. Sedangkan, di toko ada seorang pembeli tali rafia yang ada di tokonya.

Beruntung, ia dan pelangannya tidak sampai terluka saat tiba-tiba pohon menimpa tokonya.

"Anginnya kencang, kurang lebih 1 jam, tadi ada yang beli untung gak sampai kena, tapi barang di dalam toko rusak," kata Titik.

Sekretaris Desa Penanggal Mufidun Alamin menerangkan, selain toko milik Titik, beberapa rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat angin kencang.

Selain itu, angin kencang juga menyebabkan jalan desa penghubung antar dusun tertutup lantaran ratusan pohon pinus tumbang ke jalan.

"Ada beberapa rumah rusak, terus pohon tumbang di Kalipoh, Laharan, dan penghubung antar dusun," jelas Amin.

Petugas BPBD Lumajang langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi batang pohon yang tumbang.

Petugas BPBD Lumajang Dwi Nur Cahyo menerangkan, saat ini timnya masih melakukan upaya evakuasi sambil asesmen dampak angin kencang yang terjadi.

Menurutnya, hasil asesmen sementara, selain di hunian penyintas Semeru, angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang dan rumah rusak di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kecamatan Pasrujambe dan Gucialit.

"Untuk korban jiwa tidak ada, hanya korban luka, untuk dampak kerusakan masih asesmen, tapi dampak angin kencang dirasakan di Candipuro, Pasrujambe dan Gucialit," jelasnya.

Dwi mengimbau, masyarakat meningkatkan kewaspadaannya meski sedang berada di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, resiko angin kencang akibat cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi sampai seminggu ke depan.

"Tingkatkan kewaspadaan baik saat beraktivitas di luar maupun di dalam rumah, mengingat resiko ancaman angin kencang masih cukup tinggi," imbaunya. (wso/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Tingkah Gemas Gubernur Sherly Tjoanda saat Blusukan di Hutan Suku Togutil, Tiba-tiba Akui Ingin Menghilang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen ketika menyusuri hutan untuk menemui masyarakat adat Suku Togutil.
Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gara-gara WNI Asal Karawang Terlantar di Libya, Dedi Mulyadi Langsung Beri Pesan Tegas untuk Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bantu pulangkan WNI asal Karawang yang terlantar di Libya. Kasus ini jadi peringatan keras untuk warga Jabar.
Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Hasil Super League: Persis Solo Jaga Asa Bertahan di Super League usai Tumbangkan Dewa United

Persis Solo menjaga asa keluar dari zona merah setelah menang 1-0 atas Dewa United, sementara Malut United ditahan imbang Persita Tangerang.
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Tanggal 17 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar saat Menghadapi Ujian Berat

Menurut perhitungan kitab Primbon Jawa, ada lima weton yang disarankan untuk memperlambat tempo, menahan diri, dan ekstra waspada pada tanggal 17 Mei 2026.
Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Pantas Saja Berani Protes, Josepha Alexandra SMAN 1 Pontianak Ternyata Pernah Juara 1 LCC Kalbar hingga Lolos Tingkat Nasional

Sosok Josepha Alexandra (Ocha) ternyata bukan anak bawang di panggung LCC garapan MPR RI ini. Ia adalah sang petahana yang punya rekam jejak cukup mengagumkan.
Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Rico Waas Tak Hadir di Kopdes, Bobby Nasution Soroti Tingkah Wali Kota Medan: Kita Lapor ke Kemendagri

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menyoroti tingkah Wali Kota Medan, Rico Waas. Pasalnya, orang nomor satu di Kota Medan itu tak hadir dalam acara Kopdes

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT