GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemprov Jatim Kembali Gelar Mudik Gratis Tahun 2025, Catat Tanggal Pendaftarannya

Pemprov Jawa Timur kembali menggelar Program Mudik Gratis Lebaran 1446 H bagi warga Jawa Timur yang ingin pulang kampung merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Rabu, 12 Maret 2025 - 14:51 WIB
Pemprov Jatim Kembali Gelar Mudik Gratis Tahun 2025, Catat Tanggal Pendaftarannya
Sumber :
  • syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Program Mudik Gratis Lebaran 1446 H bagi warga Jawa Timur yang ingin pulang kampung untuk merayakan Idulfitri tahun 2025 ini bersama keluarga.  

Program ini bertujuan untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan gratis bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudik Gratis ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melayani masyarakat Jawa Timur. Kami ingin memastikan bahwa warga bisa mudik dengan aman, nyaman dan bahagia tanpa harus terbebani biaya transportasi saat mudik," ujar Gubernur Khofifah. 

Untuk memastikan kelancaran mudik gratis ini, Khofifah menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan berbagai operator transportasi dan melakukan uji kelayakan bagi kesiapan armada guna menjamin keselamatan pemudik selama perjalanan.  

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan tahun ini mudik gratis diselenggarakan dalam dua gelombang keberangkatan. Gelombang pertama akan dilaksanakan pada 28 Maret 2025 dengan rute Jakarta ke berbagai wilayah Jawa Timur. 

Rute-rute yang dilayani untuk mudik gratis dari Jakarta ke berbagai wilayah Jatim ini diantaranya, Jakarta-Pamekasan-Sumenep dengan sembilan armada bus. Lalu Jakarta-Bojonegoro-Tuban-Lamongan-Gresik dengan jumlah armada sebanyak 10 bus. 

Kemudian, Jakarta-Pacitan tujuh bus, Jakarta-Nganjuk-Jombang tujuh armada bus, Jakarta-Maospati-Madiun-Ponorogo dengan armada sebanyak 22 bus. Jakarta-Kediri-Tulungagung tiga bus, lalu Jakarta-Mojokerto-Surabaya-Malang enam bus dan Jakarta-Lumajang-Jember-Banyuwangi dengan jumlah armada enam bus. 

Sementara itu, untuk gelombang kedua akan diberangkatkan dari Surabaya ke berbagai daerah di Jawa Timur pada 29 Maret 2025 dengan rute Surabaya-Madiun delapan bus, Surabaya-Magetan 12 bus, Surabaya-Ponorogo17 bus, Surabaya-Nganjuk (via jalan arteri) tiga bus dan Surabaya-Tulungagung tiga bus. 

Lalu, Surabaya-Blitar (via Pare) satu bus, Surabaya-Trenggalek delapan bus, Surabaya-Bondowoso satu bus, Surabaya-Pacitan 15 bus, Surabaya-Jember lima bus, Surabaya-Malang-Blitar dua bus dan Surabaya-Banyuwangi (via Jember) delapan bus.  

Sementara, Surabaya-Banyuwangi (via Situbondo) empat bus, Surabaya-Ngawi delapan bus, Surabaya-Tuban satu bus, Surabaya-Sumenep dua bus dan Surabaya-Bojonegoro dua bus. Kesemua rute antar wilayah Jatim ini akan dilayani dengan jumlah total sebanyak 100 armada bus.

“Per hari ini, Mudik Bus (AKDP) antar kota di Jawa Timur. Kuota 4.000 seat sudah terisi 1.720 seat (online 40 persen). Untuk kuota pendaftaran online sudah habis terisi. Sedangkan untuk pendaftaran offline quota 2.280 seat masih tersedia semuanya karena pendaftaran mulai tanggal 16 Maret 2025,” tegas Khofifah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, untuk memaksimalkan upaya mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Gubernur Khofifah juga menyediakan angkutan gratis untuk mengangkut kendaraan sepeda motor atau R2, dengan jumlah kuota yang disediakan sebanyak 400 unit R2 untuk diangkut ke tempat tujuan pemudik.  

Tak hanya mudik gratis melalui angkutan darat, Khofifah juga mengatakan pihaknya juga menyelenggarakan mudik gratis via angkutan laut, yakni dari Pelabuhan Jangkar Situbondo ke Pulau Raas dan Pulau Sapudi Madura. Untuk pendaftaran mudik gratis via angkutan laut ini dimulai dari tanggal 17 Maret 2025 baik melalui online maupun offline di kantor Dinas Perhubungan. (sha/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT