News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Senangnya Pemuda di Lumajang, Ngabuburit sambil Tonton Balapan Motor

Momen ngabuburit atau menunggu waktu adzan maghrib menjelang buka puasa sudah jadi agenda wajib selama Ramadhan.
Senin, 17 Maret 2025 - 10:21 WIB
Ngabuburit Tonton Balapan Motor
Sumber :
  • Tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Momen ngabuburit atau menunggu waktu adzan maghrib menjelang buka puasa sudah jadi agenda wajib selama Ramadhan.

Terlebih lagi, kegiatan ngabuburit juga tidak kenal usia. Mulai anak-anak hingga lanjut usia sangat akrab dengan kegiatan ini selama Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, ada yang berbeda dengan kegiatan ngabuburit anak-anak muda di Lumajang.

Dari yang biasanya balapan motor liar sambil memasang kewaspadaan tinggi akan kedatangan polisi, kini bisa balapan dengan tenang karena disediakan arena balapan oleh pemerintah daerah.

Tempatnya, di jalan lintas timur (JLT) Lumajang. Biasanya, tempat ini jadi salah satu arena ilegal para pemuda untuk menguji kebolehan kendaraannya.

Seperti yang terpantau pada acara balapan perdana di JLT Lumajang sore tadi tampak mendapat antusias tinggi para pemuda di Lumajang.

Tidak hanya pembalapnya, namun antusias tinggi juga ditunjukkan oleh ribuan penonton yang berjajar di sepanjang sirkuit 201 meter ini.

Tidak sedikit penonton yang merangsek hingga masuk ke sirkuit demi bisa melihat motor jagoannya beradu kecepatan.

Wahyu, salah satu remaja asal Desa Dawuhan Lor mengatakan, baru kali ini ia melihat balapan tanpa perlu was-was akan dibubarkan polisi.

Biasanya, kata Wahyu, sambil melihat balapan dirinya juga harus bersiaga di atas kendaraannya untuk siap-siap melarikan diri apabila polisi tiba-tiba datang.

"Baru kali ini lihat balapan bisa tenang, gak dibubarkan polisi, semoga ada lagi besok-besok biar ngabuburitnya lebih seru," kata Wahyu di JLT Lumajang.

Yang hadir ngabuburit dengan balapan motor ini memang didominasi oleh kalangan muda. Mulai dari anak-anak yang masih berada di bangku sekolah menengah.

Sayangnya, anak-anak yang masih di bawah umur atau belum memiliki KTP tidak diperbolehkan untuk menguji kebolehan motornya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang dialami Armando, remaja asal Kelurahan Tompokersan. Ia yang datang membawa sepeda motor vario tidak bisa ikut balapan karena belum memiliki KTP dan BPJS ketenagakerjaan yang dipersyaratkan panitia.

"Saya kira semua bisa ikut, ternyata gak bisa, jadi hanya lihat, semoga kedepan yang masih sekolah juga boleh coba balapan," terang Arman. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentetan Kasus Pemerasan Sudewo, KPK Periksa Plt Bupati dan Sekda Kabupaten Pati

Rentetan Kasus Pemerasan Sudewo, KPK Periksa Plt Bupati dan Sekda Kabupaten Pati

Penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait pemerasan pengisian jabatan di Kabupaten Pati yang menyeret nama Bupati nonaktif Sudewo terus bergulir.
Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: John Herdman tetapkan standar ketat naturalisasi Timnas Indonesia, peluang juara Manchester United, dan Persebaya disorot.
PSN Food Estate di Merauke Berimbas Pemrcepatan Pembangunan Infrastruktur dan Lapangan Kerja Baru

PSN Food Estate di Merauke Berimbas Pemrcepatan Pembangunan Infrastruktur dan Lapangan Kerja Baru

Proyek food estate yang berlangsung di Merauke, Papua Selatan dinilai memiliki peran strategis dalam memeperkuat ketahanan pangan nasional termasuk motor pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Kaum perempuan terkhusus ibu rumah tanggan di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus digodok untuk dapat mandiri secara ekonomi.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.

Trending

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Dua pemain Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie dan Syauqi Saud, menyambut antusias laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan mempertemukan skuad Garuda dengan Jepang.
Dittipideksus Bareskrim Polri Tetapkan Pasutri Pemegang Saham PT MPAM Jadi Tersangka, Modus Beli Saham Murah Jual Mahal

Dittipideksus Bareskrim Polri Tetapkan Pasutri Pemegang Saham PT MPAM Jadi Tersangka, Modus Beli Saham Murah Jual Mahal

Pasangan suami istri (Pasutri) dan satu orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dalam kasus tindak pidana pasar modal dengan modus beli saham murah dan menjual dengan harga mahal untuk mengambil keuntungan, di PT Minna Padi Asset Manajemen.
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT