News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Padi di Nganjuk Kecewa, Bulog Tak Mau Beli Gabah Hasil Panen

Para petani padi di Kabupaten Nganjuk mengungkapkan kekecewaan mereka karena Perum Bulog setempat enggan membeli gabah hasil panen mereka.
Selasa, 18 Maret 2025 - 12:43 WIB
Petani Padi Kecewa, Bulog tak Mau Beli Gabah Hasil Panen
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Para petani padi di Kabupaten Nganjuk mengungkapkan kekecewaan mereka karena Perum Bulog setempat enggan membeli gabah hasil panen mereka. Situasi ini memaksa petani menjual gabah mereka kepada tengkulak dengan harga yang lebih rendah, sehingga mengurangi pendapatan yang mereka peroleh.

Warniadi, seorang petani di Desa Patian, Kecamatan Loceret, Nganjuk, menyatakan bahwa Bulog Nganjuk menolak membeli gabah hasil panen petani. Hal ini membuat para petani kecewa karena hasil panen mereka tidak dapat diserap oleh Bulog.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bulog menolak penjualan gabah dari petani dangan alasan kuota sudah penuh dan yang diterima oleh bulog sudah mendaftar sebelumnya, kalau panen hari ini tidak bisa menjual ke bulog," jelas Warniadi.

Warniadi mengaku kecewa dengan kebijakan pihak bulog, karena pada waktu sosialisasi, padi dengan keadaan apapun, misalnya roboh karena cuaca akan tetap diterima dengan harga Rp 6500 per kilogram.

"Tapi faktanya sekarang bulog tidak membeli, selain itu juga ada yang dikembalikan, sehingga banyak petani menjual gabah pada tengkulak," ungkap Warniadi.

Kalau dijual ke tengkulak harganya rendah, sehingga petani kurang untung. Menurut Warniadi, bahwa harga gabah yang dibeli tengkulak harganya bervariasi ada yang Rp 5700, Rp 5900 dan Rp 6000, dan ada pula yang Rp 6200 per kilogram.

"Selain itu, sesuai aturan pihak bulog membeli gabah ke petani sesuai membayar kontan, namun, juga kenyataannya ditunda 2- 3 hari," kata Warnaidi, Selasa (18/03).

Lebih lanjut Warniadi menambahkan, sebetulnya para petani, lebih memilih menjual gabahnya ke bulog, karena pihak bulog berani membeli Rp 6.500 perkilogram.

"Jadi, kalau harga Rp 6500 per kilogram, petani lebih memilih di bulog, tapi sekarang ini katanya bulog, yang daftar saat ini sudah tidak diterima, baru di terima habis lebaran," tambah Warniadi.

Sementara Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Nganjuk mendesak Perum Bulog untuk membeli gabah hasil panen petani agar mereka tidak mengalami kerugian.

Ketua AKD Nganjuk, Dedik Nawan mengatakan bahwa jika Bulog tidak menyerap gabah dari petani, mereka akan terpaksa menjual hasil panennya ke tengkulak dengan harga yang jauh di bawah biaya produksi.

"Petani sudah bekerja keras selama berbulan bulan, tapi saat panen, harga gabah justru anjlok. Seharusnya Bulog turun tangan, untuk membeli dengan harga sesuai yang ditentukan, agar petani untung dan tidak merugi," ujar Dedi.

"Jangan lepas tangan ketika panen raya bergulir, dengan alasan pembatasan kuota atau sistem nya di tutup, sehingga petani tidak mendaftar melalui sistem," ucap Dedi.

Menurutnya, harga gabah di lapangan saat ini berada di kisaran Rp 5700 hingga Rp 6000 per kilogram, jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang seharusnya Rp 6500 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berharap pemerintah melalui Bulog dapat segera menyerap gabah dalam jumlah besar agar harga kembali stabil. Jika dalam hal ini tidak tanggapan, AKD dan kelompok tani berencana menggelar aksi demo dan mengajukan audiensi langsung dengan DPRD dan Bulog untuk mencari solusi terbaik bagi petani.

"Jika tidak ada langkah konkret dari pemerintah, dikhawatirkan petani akan semakin merugi, yang dapat berdampak pada menurunnya produksi pertanian di masa mendatang," pungkas Dedi. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Respons Koh Dondy Tan hingga Tiga Alasan Utama Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut: Yayasan Punya Hak

Mualaf Center Indonesia mencabut sertifikat mualaf Richard Lee akibat dugaan penyalahgunaan dokumen administratif dan sikap yang dianggap mempermainkan agama.
Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Jay Idzes Banding-bandingkan Suporter Timnas Indonesia dengan Suporter di Italia: Tidak Pernah Saya Lihat Sebelumnya

Menurut bek kelahiran tahun 2000 itu, militansi pendukung Timnas Indonesia tak hanya sekadar fanatisme, tapi fenomena global yang sulit dicari tandingannya.
Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Tak Mau Tutupi Lagi, Pelatih Timnas Irak Bongkar 'Kejanggalan' Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Rugi!

Pelatih timnas Irak, Graham Arnold mengungkapkan bahwa format Rond 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mengalami perubahan. Timnas Indonesia dirugikan karena adanya perubahan
Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah Diminta Kaji Usulan KDMP Jadi Penyalur BBM Subsidi di Wilayah 3T

Pemerintah diminta untuk memberi wewenang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau koperasi nelayan yang berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) untuk dapat menjual BBM subsidi.
Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Bantahan Pihak Dokter Richard Lee Setelah Dituduh Masih Sering ke Gereja Meski Sudah Mualaf

Pihak dr Richard Lee membantah keras tudingan yang dilayangkan Hanny Kristianto terkait sang dokter yang diisukan masih sering ke gereja meski sudah mualaf.
Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Di Depan FIFA, Mathew Baker Blak-blakan Lebih Pilih Bela Timnas Indonesia U-17 Ketimbang Australia: Ini Bukan Soal Negara Mana yang Dicintai

Mathew Baker ungkap alasan mengharukan pilih Timnas Indonesia U-17 ketimbang Australia. Keputusan penuh tanggung jawab yang siap inspirasi pemain diaspora lainnya.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT