GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Minyak Goreng Murah Susah Didapat, Emak-emak di Lumajang Rela Antre Sejak Pagi Sebelum Toko Buka

Dua supermarket di Jalan Raya Pasirian Lumajang, selama ini jadi harapan satu-satunya warga Desa Pasirian dan beberapa desa di Kecamatan Candipuro, untuk memperoleh minyak goreng dengan harga murah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 14.000 per liternya
Minggu, 13 Maret 2022 - 10:02 WIB
Warga mengantre panjang demi mendapat minyak goreng sesuai HET
Sumber :
  • tvone - wawan s

Lumajang, Jawa Timur - Dua supermarket di Jalan Raya Pasirian Lumajang, selama ini jadi harapan satu-satunya warga Desa Pasirian dan beberapa desa di Kecamatan Candipuro, untuk memperoleh minyak goreng dengan harga murah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 14.000 per liternya. Namun, saat ini bukan hal yang mudah bagi warga yang didominasi para ibu rumah tangga atau emak-emak ini untuk memperoleh 2 liter minyak goreng. 

Tak hanya harus berangkat lebih pagi, warga juga harus antre panjang dan berdesakan. Yang lebih membuat hati kecewa, sudah antre telalu lama namun stok habis. Seperti yang di alami Juma'ati (58) warga Desa Pasirian yang harus gigit jari tak kebagian minyak goreng meskipun sudah antre sejak pagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah berangkat sejak jam 6 pagi, ikut antri agar bisa dapat minyak, eh belum sempat masuk toko, minyak sudah habis," kata Jum'ati ,minggu (13/3) . 

Agar pulang tidak dengan tangan kosong, akhirnya Juma'ati beserta puluhan emak-emak lainya langsung berhamburan untuk berebut antrean kembali di salah satu supermarket lainya. 

Terpisah, Susiayanah (52) mengaku sejak beberapa hari terakhir, antrean minyak goreng didua supermarket ini semakin panjang. Selain harga di pasaran yang mahal, meningkatnya kebutuhan jelang bulan Ramadan ini, juga menjadi pemicunya.

Susi menambahkan, hingga saat ini untuk memperoleh minyak dengan harga murah sangat susah, oleh sebab itu dia memilih rela antri di supermarket dari pada di pasar. 

"Ya lebih baik antre disini (supermarket) karena harganya murah. Kalau di pasar kita bisa dapat minyak tapi harus satu paket dengan produk lainya seperti mie instan," kata Susi. 

Susi mencontohkan, untuk bisa mendapatkan minyak goreng satu liter dia harus merogoh kocek sebesar Rp 19.000, dengan rincian 14 ribu untuk minyak goreng dan 15 ribu untuk 10 bungkus mie instan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya, kita selaku konsumen dipaksa untuk membeli produk lain yang tidak kita butuhkan," gerutu Susi. 

Susi berharap, pemerintah lebih serius dalam penetapan harga minyak goreng agar sama, baik di toko modern maupun di pasar. Apalagi, saat ini harga sejumlah kebutuhan bahan pokok juga ikut-ikutan naik, sehingga semakin membebani warga, terutama mereka yang berpenghasilan rendah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT