News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Kebutuhan Pokok di Jombang Belum Stabil Pasca Lebaran, Pedagang Keluhkan Penurunan Pembeli

Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Jombang, Jawa Timur, masih belum stabil pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Rabu, 9 April 2025 - 14:10 WIB
Pasar Tradisional Peterongan, Jombang
Sumber :
  • tvOne - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Jombang, masih belum stabil pasca Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Sejumlah komoditas memang menunjukkan penurunan harga, terutama dari kelompok sayuran, namun beberapa bahan pokok penting justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Pantauan di Pasar Tradisional Peterongan pada Rabu (9/4) pagi menunjukkan bahwa harga cabai rawit kini turun menjadi Rp70 ribu hingga Rp72 ribu per kilogram, dari sebelumnya sempat menembus Rp100 ribu hingga Rp110 ribu saat Lebaran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, harga Cabai merah besar juga mengalami penurunan menjadi Rp40 ribu per kilogram, dari sebelumnya di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu. Harga tomat juga sudah melandai ke angka Rp8 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp12 ribu.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas lain yang justru mengalami lonjakan harga. Harga bawang merah naik drastis menjadi Rp44 ribu per kilogram, padahal sebelumnya masih di angka Rp30 ribu. 

Harga daging ayam tetap tinggi di kisaran Rp32 ribu per kilogram, sementara daging sapi bertahan di angka Rp115 ribu per kilogram. Adapun harga telur ayam kini mencapai Rp24.500 hingga Rp25 ribu per kilogram, naik dari harga sebelum Lebaran yang berada di kisaran Rp22 hingga Rp23 ribu.

Kondisi ini sudah berlangsung dalam tiga hari terakhir, dan para pedagang mulai merasakan dampaknya. Volume pembeli di pasar tradisional diketahui mulai menurun dibandingkan dengan saat momen Lebaran.

Fatimah, salah seorang pembeli, mengaku kini lebih selektif dalam belanja. Pihaknya berharap kepada pemerintah agar menstabilkan harga kembali, sehingga roda ekonomi pasca lebaran bisa berjalan seperti sedia kala.

"Harga sayuran mulai turun, tapi telur dan daging malah naik. Kita jadi harus atur-atur belanja supaya tetap cukup," ujarnya.

Sementara itu, Dwi Wahyuni, pedagang sayur, mengeluhkan belum stabilnya harga dan menurunnya daya beli masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat kembali normal dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional bisa kembali ramai seperti sebelumnya.

"Pembeli memang turun. Mungkin karena habis Lebaran dan kondisi harga yang masih naik-turun, orang jadi lebih hemat," katanya. (roi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT