GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Regrouping Sekolah Dasar di Pacitan, Siswa Ancam Mogok Belajar

Pemerintah Kabupaten Pacitan akan regrouping sejumlah sekolah dasar di Pacitan.
Selasa, 15 April 2025 - 11:34 WIB
Regrouping Sekolah, Siswa Ancam Mogok Belajar
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Pacitan akan melakukan regrouping sejumlah sekolah. Salah satunya adalah SDN 1 Baleharjo Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Sekolah tersebut direncanakan akan diregrouping dengan SDN Baleharjo 2 tanpa alasan yang jelas.

Rencana itu mendapat penolakan dari wali murid. Seluruh murid bahkan sepakat melakukan mogok belajar jika sekolah mereka diregrouping dengan sekolah lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang tua murid memiliki alasan kuat dari berbagai faktor agar regrouping tidak terlaksana. Sejumlah faktor yang memberatkan akan adanya regrouping  yakni Sekolah Dasar Negeri 1 Baleharjo tersebut merupakan lembaga sekolah yang memiliki sejarah, prestasi, serta menjadi favorit warga di Kota Pacitan.  

Presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono menimba ilmu di sekolah ini. Alumni SDN 1 Baleharjo banyak yang menjadi tokoh penting di negeri ini. Sederet prestasi yang tidak diperoleh sekolah lain. Baru-baru ini murid sekolah ini mewakili OSN tingkat propinsi Jawa Timur, bahkan setiap tahun ajaran baru penerimaan murid masih memenuhi kuota.

“Ini sekolahnya Bapak SBY, belum lagi prestasi sekolah. Dari situ saja Pemkab seharusnya sudah paham. Ini kok mau diregrouping. Ini sekolah memiliki nilai sejarah. Maka kami tidak bisa melepaskan anak-anak begitu saja dan akan berusaha bertahan untuk tidak dilakukan regrouping,” terang Ketua Komite SDN 1 Baleharjo, Mohtarom.

“Alasan wali murid melakukan penolakan cukup logis. Beberapa, faktor lain juga menjadi pertimbangan para wali murid menolak rencana regrouping. Baginya, regrouping akan berdampak secara ekonomi bagi para wali murid yang sebagian besar bekerja sebagai petani,” lanjut Mohtarom.

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan Pacitan menyebutkan bahwa di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan ada sekitar 14 Sekolah Dasar yang akan di regrouping. Dari 14 itu akan menjadi 7 Sekolah, termasuk SDN 1 Baleharjo. Dinas Pendidikan menyampaikan telah dilakukan musyawarah dengan berbagai pihak, tinggal menunggu keputusan Bupati Pacitan.

“Dari hasil kajian Litbang ada yang diajukan ke Bupati Pacitan untuk regrouping, tim kami sudah ke lapangan. Ada beberapa yang menolak. Dinas Pendidikan hanya sebatas menjalankan regulasi saja. Finalnya pengajuan tinggal keputusan Bupati,” tutur Ririh Enggar Purwati, Sekretaris Dindik Pacitan.

Perlu diketahui bahwa SDN 1 Baleharjo masih memiliki siswa sebanyak 122 anak, sedangkan syarat regrouping jika sekolah itu hanya dihuni kurang dari 60 anak. Bahkan jauh hari ada 6 anak yang mendaftar di SDN 1 Baleharjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudah sejak beberapa bulan terakhir wali murid resah dengan wacana regrouping. Berusaha untuk menyuarakan penolakan kepada Dinas Pendidikan melalui komite, tapi hingga saat ini  tidak pernah ditanggapi. Seluruh wali murid  meminta agar Pemerintah Daerah melakukan kaji ulang terkait rencana regrouping SDN 1 Baleharjo.

Anak-anak saat ini sedang semangat belajar, kini mereka akhirnya enggan bersekolah karena regrouping. Jika harus tegas nanti benar-benar digabung dengan sekolah manapun, maka anak anak akan mogok belajar. (asw/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Terowongan Tambak, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, berhasil digagalkan pihak kepolisian.
KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjemput langsung 12 warganya yang jadi pemandu karaoke atau LC di Maumere, NTT.
Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Sambil terbata-bata menahan rasa sakit, NS bocah di Sukabumi yang kondisinya terbaring kritis sempat mengungkap bahwa ibu tiri menyuruh dia meminum air panas.
Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Persaingan menuju babak empat besar Proliga 2026 semakin memanas. Jakarta Livin Mandiri menjaga asa mereka usai meraih kemenangan dramatis atas Bandung BJB Tandamata pada lanjutan ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Sulis, Bobotoh yang sempat dicari-cari oleh suporter usai buat pitch invasion saat leg kedua ACL Elite Two Persib vs Ratchaburi FC akhirnya muncul ke publik.
Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang memberikan pernyataannya usai anak asuhnya gagal lolos ke babak final four Proliga 2026.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT