News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga PMI Kamboja di Banyuwangi Diteror Nomor Telepon Asing

Belum ada kejelasan keberadaan Rizal Sampurna (29) yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja, keluarga di Banyuwangi mendapat teror dari beberapa nomor asing.
Kamis, 24 April 2025 - 13:45 WIB
Keluarga PMI Kamboja di Banyuwangi
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Masih belum ada kejelasan keberadaan Rizal Sampurna (29) yang dikabarkan meninggal dunia di Kamboja, keluarga di Banyuwangi mendapat teror dari beberapa nomor asing.

Ketika tvOnenews.com bertandang ke rumah Sulastri (53), di wilayah lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Rabu (23/04) sore, perempuan yang sehari-harinya bekerja berjualan nasi bungkus di gang dekat rumahnya itu mengaku sering mendapat telepon dari nomor asing. Setidaknya ada 2 nomor berbeda yang menghubungi ke Sulastri yang merupakan Ibu Rizal. Nomor tersebut cukup aktif menghubungi 2 hari terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awal itu telpon dua hari lalu ke nomor ibunya Mas Rizal, telponnya sekitar jam setengah 12 malam. Mereka tanya-tanya soal keluarga. Penelpon juga minta data diri dan rekening, katanya untuk santunan," kata Saputri, sepupu Rizal, Rabu (23/04).

Perempuan yang akrab disapa Putri menjelaskan setelah dari telepon pertama itu hari-hari berikutnya ada nomor berbeda yang juga menghubungi. Nomor itu memakai foto profil perempuan. Kepada keluarga nomor itu telepon mengaku sebagai teman kerja Rizal.

Orang dalam telepon mengaku menyaksikan langsung peristiwanya. Dalam pesan tertulis nomor ini mengabarkan dimana rumah sakit letak jenazah Rizal disimpan. Namun saat dimintai foto jenazah mereka justru banyak berdalih.

"Foto profilnya perempuan tapi saat telpon suaranya laki-laki. Ngakunya sebagai teman mas Rizal. Dia cerita panjang soal meninggalnya mas Rizal. Katanya mas Rizal memang meninggal dunia karena sakit dan tidak diapa-apakan oleh mereka. Dia juga memberitahu rumah sakit tempat jenazah mas Rizal disimpan. Tapi saat tak tanyai tanggal meninggalnya mas penelpon malah bingung. Ditanyai identitasnya gak mau jawab," beber Putri.

Rupanya nomor berfoto perempuan tidak hanya menghubungi keluarga saja, tapi beberapa teman Rizal juga dihubungi. Dalam pesan singkat kepada beberapa teman nomor tersebut mengaku sebagai pacar Rizal. Itulah yang membuat keluarga merasa masih banyak kejanggalan.

"Tadi ada teman mas Rizal yang datang memberitahu dihubungi nomor baru katanya pacarnya mas. Nomor itu klarifikasi bila Rizal ini benar-benar meninggal karena sakit. Ini kan aneh dapat dari mana nomor teman-teman mas Rizal, terus kok ngakunya pacar, ngapain juga klarifikasi kemana-mana," ujar Putri dengan heran.

Putri menduga mereka bisa menghubungi teman Rizal di Banyuwangi, karena hp milik Rizal dikuasai oleh komplotan scamer. Beberapa hari lalu Facebook Rizal juga sempat aktif, namun tidak dapat dihubungi.

"Padahal keterangan orang-orang yang sebelumnya ngaku temannya mas Rizal itu mereka tidak tahu keberadaan hpnya mas," bebernya.

Keluarga, kata dia, kini pasrah menunggu proses dan informasi dari kuasa hukum yang ditunjuk. Informasi yang diterima sudah terbit surat kepastian meninggalnya Rizal. Katanya keberadaan jenazah sudah diketahui oleh KBRI.

"Tapi keluarga belum mendapat dokumen apapun. Dokumentasinya tidak ada. Kami keluarga berharap segera kepastian. Makanya saya berharap kepada KBRI, Pemkab Banyuwangi dan semua pihak membantu supaya segera ada kejelasan," pungkas Putri.

Seperti dikabarkan tvOnenews.com sebelumnya, Rizal yang bekerja sebagai operator judi online dikabarkan meninggal dunia di Kamboja. Informasi itu diterima secara tidak resmi oleh keluarga pada 5 April 2025 lalu. Saat itu, keluarga Rizal didatangi oleh pria paruh baya tak dikenal di rumahnya.

Orang itu datang dengan menunjukkan data diri Rizal. Ia juga meminta data kedua orang tua Rizal. Dalam pertemuan itu, pria tak dikenal tersebut belum mengabarkan bahwa Rizal telah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Esok harinya tanggal 6 April 2025, keluarga menerima panggilan dari nomor Kamboja. Orang tersebut mengaku sebagai petugas berwajib. Ia yang mengabarkan bahwa Rizal telah meninggal dunia.

Keluarga sempat meminta kejelasan dan kepastian soal kematian Rizal. Tapi yang didapat hanya foto paspor milik Rizal. (hoa/hen)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT