GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unik, Usir Hama Tikus, Warga di Gresik Gelar Festival Gropyokan Berhadiah Uang Tunai

Maraknya hama tikus di lahan pertanian saat musim tanam, membuat warga di Desa Gredek, Duduksampeyan, Gresik dibuat pusing.
Senin, 5 Mei 2025 - 10:24 WIB
Festival Gropyokan Berhadiah Uang Tunai
Sumber :
  • Tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Maraknya hama tikus di lahan pertanian saat musim tanam, membuat warga di Desa Gredek, Duduksampeyan, Gresik dibuat pusing. Pihak desa pun lalu berinisiatif membuat festival unik gropyokan tikus, dengan melibatkan seluruh warga desa

Menariknya lagi dalam festival gropyokan tikus massal itu, pihak desa menyediakan hadiah sejumlah uang tunai, bagi warga yang menjadi peserta dan berhasil menangkap tikus dalam jumlah terbanyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gropyokan tikus merupakan tradisi tahunan desa dan diadakan berbeda dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu menggandeng komunitas penembak," ujar Ghofar, Kades Gredek, Senin (5/5).

Dijelaskan Ghofar, tradisi gropyokan hama tikus ini akan berlangsung selama sepekan kedepan, yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB," imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, peserta bakal menyisir area persawahan di wilayah desa. Jika berhasil menangkap tikus hidup atau mati akan dibawa ke balai desa Gredek dan dihargai Rp1500 per satu ekor tikus

Pantauan di lapangan, nampak para petani itu beramai-ramai berburu hama tikus dengan cara ditembak atau menggunakan senapan angin milik mereka masing-masing

Mereka langsung menuju sawah untuk berburu tikus yang mengancam produktivitas padi mereka. Dalam gropyokan ini, petani bergerak serentak menyisir area persawahan yang menjadi tempat persembunyian tikus

Dikatakan Ghofar jika pemberantasan hama tikus dengan menggunakan tembak atau senapan angin lebih jitu dan aman, dibanding memasang jebakan kabel

"Setrum tikus sangat berbahaya, karena dapat membunuh tikus dan membahayakan nyawa petani yang menggunakan. Karena sudah banyak yang menjadi korban sehingga gropyokan ini dilakukan,” lanjutnya.

Festival gropyokan ini, kata Ghofar juga diadakan untuk memacu semangat petani dalam menjaga sawahnya dari hama tikus. 

"Gropyokan ini diadakan untuk memacu semangat petani menjaga sawah dari hama. Yang bisa menangkap tikus, akan mendapatkan bonus Rp 1500 per ekor. Ini sebagai wujud apresiasi kepada peserta dalam upaya memberantas hama tikus," ungkapnya.

Lebih jauh Ghofar menuturkan jika kegiatan ini dianggap lebih efektif dan mampu membangun kebersamaan dan kerukunan antar petani.

"Festival gropyokan tikus ini tidak sekadar membasmi hama tikus saja tetapi yang terpenting, mampu menumbuhkan rasa gotong-royong antar masyarakat petani,” tutupnya

Sementara itu Sarjan, salah satu petani yang mengikuti Festival Gropyokan, mengatakan bahwa kesulitan yang dialami adalah ada beberapa sawah yang tanamannya sudah mulai tinggi

"Sulitnya saat mencari tikus ini ada di beberapa sawah yang padinya sudah tumbuh sudah tinggi. Sehingga untuk melihat keberadaan dan pergerakan tikus sedikit terganggu," tukasnya

Sarjan mengungkapkan bahwa ketika padinya tidak terlalu tinggi, dapat memudahkan petani dalam membasmi hama tikus. 

"Kalau padinya tidak terlalu tinggi, membasmi tikus akan lebih mudah. Tak perlu gunakan senapan angin. Bisa dengan dipukul dengan kayu. Bahkan bisa mendapatkan lebih dari 50 ekor tikus di tiap sawahnya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, selain gropyokan tikus, pemerintah desa juga telah menyediakan rumah burung hantu di area persawahan untuk memberantas hama tikus

"Di desa Gredek, keberadaan rumah burung hantu sudah merata di seluruh wilayah pertanian. Meski begitu rencananya akan ditambah karena populasi tikus semakin banyak," pungkasnya. (mhb/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kerap Bikin Onar dan Bolos Sekolah, 3 Pelajar WNA Asal Sudan Diamankan Imigrasi Bandar Lampung

Kerap Bikin Onar dan Bolos Sekolah, 3 Pelajar WNA Asal Sudan Diamankan Imigrasi Bandar Lampung

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mengamankan tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Sudan di sebuah kontrakan wilayah Pringsewu Utara, Kabupaten Pringsewu.
Kemenangan Jakarta Bhayangkara Presisi 'Dibantu' Fans, Hyundai Skywalkers Kagumi Euforia Volimania Indonesia di AVC Champions League 2026

Kemenangan Jakarta Bhayangkara Presisi 'Dibantu' Fans, Hyundai Skywalkers Kagumi Euforia Volimania Indonesia di AVC Champions League 2026

Hyundai Capital Skywalkers merasa takjub dengan atmosfer yang disuguhkan oleh volimania Indonesia usai tumbang dari Jakarta Bhayangkara Presisi di semifinal AVC Champions League 2026.
Sambut Libur Sekolah, Saksikan Animal Show Nuansa Peternakan di Dairyland Farm Theme Park Puncak

Sambut Libur Sekolah, Saksikan Animal Show Nuansa Peternakan di Dairyland Farm Theme Park Puncak

Destinasi wisata keluarga yang tengah populer di Jalan Raya Puncak, yakni Dairyland Farm Theme Park Puncak bersiap diri menyambut libur anak sekolah yang diperkirakan pada Juni mendatang.
KDKMP Diyakini Akan Perkuat Ekonomi Desa

KDKMP Diyakini Akan Perkuat Ekonomi Desa

Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) bakal memperkuat ekonomi masyarakat di pedesaan karena memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh akses permodalan hingga pemasaran produk.
Update Transfer Emil Audero ke Juventus: Sang Kiper Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk dari Jurnalis Italia

Update Transfer Emil Audero ke Juventus: Sang Kiper Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk dari Jurnalis Italia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampaknya mendapatkan kabar buruk mengenai potensi dirinya gabung Juventus. Hal ini beriringan dengan kabar dari jurnalis asal Italia.
Kraton Jogja Angkat Orkestra Nusantara di Jakarta, “Gregah Nusa” Gaungkan Kebangkitan Budaya

Kraton Jogja Angkat Orkestra Nusantara di Jakarta, “Gregah Nusa” Gaungkan Kebangkitan Budaya

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat membawa konser Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) ke Jakarta sebagai seruan kebangkitan budaya dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Cerita Sherly Tjoanda, Akui Jatuh Cinta dengan Benny Laos Berawal dari Mobilnya yang Kebanjiran: Kejadiannya Receh Banget

Dengan mata berbinar-binar, gubernur Malut Sherly Tjoanda menceritakan perjalanan asmaranya dengan mendiang Benny Laos sebelum putuskan menikah pada tahun 2005.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT