GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bayi Terbungkus Kresek Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Toko

Bayi tak bernyawa terbungkus kain jarik di dalam kantong kresek hitam ditemukan di Kabupaten Malang Selasa sore (13/5). Bayi tersebut ditemukan di teras toko pakan burung oleh Adi (32), seorang pengendara motor yang melintas dan mencium bau tak sedap dari arah pos kecil di depan toko.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 14 Mei 2025 - 13:08 WIB
Warga menemukan bayi tak bernyawa terbungkus kantong kresek
Sumber :
  • tvone - edy cahyono

Malangtvonenews.com – Bayi tak bernyawa terbungkus kain jarik di dalam kantong kresek hitam ditemukan di kawasan Jalan Tanjakan Pletes, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Selasa sore (13/5).

Bayi tersebut ditemukan di teras toko pakan burung oleh Adi (32), seorang pengendara motor yang melintas dan mencium bau tak sedap dari arah pos kecil di depan toko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya pikir bangkai hewan, tapi baunya kuat sekali. Waktu saya dekati, ternyata ada tas kresek biru. Setelah saya buka, isinya bayi,” ungkap Adi yang masih syok saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui temuan tersebut langsung melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, tim dari Polsek Sumbermanjing Wetan bersama Unit Inafis Polres Malang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Garis polisi langsung dipasang, sementara warga tampak berkerumun menyaksikan proses identifikasi.

Kapolsek Sumbermanjing Wetan Iptu Cahyo Wiyono dalam keterangannya membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jasad bayi laki-laki itu diduga baru saja dilahirkan karena masih terdapat tali pusar yang menempel.

“Kami sudah evakuasi jasad bayi ke RSUD Kepanjen untuk dilakukan autopsi. Kondisinya sangat memprihatinkan, diperkirakan belum lama dilahirkan sebelum akhirnya dibuang,” jelasnya.

Petugas juga tengah menyisir lokasi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar jalan Tanjakan Pletes untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut. “Kami masih dalam tahap penyelidikan. Ini jelas perbuatan yang sangat tidak manusiawi. Kami akan usut sampai tuntas,” tegas Iptu Cahyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga sekitar mengaku sedih sekaligus marah atas kejadian ini. Banyak dari mereka menyayangkan tindakan pelaku yang dinilai kejam dan tak berperikemanusiaan. “Kalau memang tidak sanggup membesarkan, masih banyak jalan. Bisa dibawa ke panti asuhan atau dilaporkan ke RT, bukan malah dibuang begitu saja,” keluh Siti (46), warga Dusun Krajan yang ikut memadati lokasi.

Polisi kini meminta bantuan warga yang mungkin mengetahui atau melihat hal mencurigakan beberapa waktu terakhir. “Kami mohon partisipasi aktif masyarakat. Sekecil apa pun informasi yang dimiliki bisa menjadi petunjuk penting bagi kami,” imbuh Kapolsek. (eco/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT