News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencarian 6 Korban Longsor di Desa Depok, Trenggalek Dipusatkan di 2 Titik Utama

Proses pencarian 6 korban tanah longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, memasuki hari keempat. 
Kamis, 22 Mei 2025 - 15:58 WIB
Pencarian 6 Korban Longsor di Trenggalek
Sumber :
  • tim tvone - aris sutikno

Trenggalek, tvOnenews.com — Proses pencarian 6 korban bencana alam tanah longsor yang menerjang rumah warga di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, memasuki hari keempat. 

Sebanyak 150 personel gabungan diterjunkan dalam upaya evakuasi ini. Mereka terbagi dalam dua tim yang bekerja dari dua arah berbeda dari bawah untuk normalisasi jalur dan dari atas untuk fokus mencari korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat ekor anjing pelacak turut dilibatkan dalam pencarian. Dua diantaranya berasal dari Polda Jawa Timur dan dua lainnya dari relawan. 

Anjing-anjing tersebut lebih dulu dikerahkan ke titik utama longsor sebelum tim penyelamat lainnya tiba, untuk mengoptimalkan deteksi korban yang kemungkinan masih tertimbun. 

Jika anjing pelacak memberikan tanda di suatu titik, area tersebut akan ditandai dengan bendera.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, menyebut cuaca menjadi salah satu kendala utama. Meski akses jalan telah terbuka sejak hari sebelumnya, pencarian sempat tertunda akibat hujan. 

“Hari ini kami fokus mencari korban. Namun jika hujan turun, kegiatan di titik longsor utama harus dihentikan sementara,” jelas Didit.

Selain itu, petugas juga disiagakan di bagian atas untuk memantau pergerakan tanah. Jika terjadi pergeseran tanah, peringatan akan diberikan dengan bunyi peluit agar tim segera menjauh dari lokasi berbahaya.

Sementara itu, warga setempat masih trauma dengan peristiwa ini. Wiwit Wijayanti (35), warga RT 12 Desa Depok, mengaku berada di dalam rumah saat longsor terjadi pada Senin sore kemarin. 

Ia hanya mendengar suara "kratak-kratak" yang diduga berasal dari pepohonan tumbang. Saat keluar rumah, ia terkejut melihat tanah sudah longsor dan beberapa rumah tertimbun.

Pasca kejadian itu, Wiwit bersama keluarganya mengungsi ke dekat Balai Desa Depok dan mengaku belum mendapatkan bantuan logistik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mengungsi di dekat balai desa, tapi sampai sekarang belum pernah mendapat bantuan,” ujarnya.

Saat ini petugas terus berupaya melakukan pencarian 6 korban tanah longsor, di dua titik yang disinyalir menjadi lokasi tempat korban tertimbun. Hal ini didasari dari keterangan sejumlah saksi dan tanda yang diberikan anjing pelacak. (asn/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT