GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jagongan Petani Milenial, Tempat Bertukar Solusi Pertanian Digital di KensVil Bojonegoro

100 petani milenial Bojonegoro berkumpul dalam “Jagongan Petani Milenial” di Agrowisata Kenep Smart Village (KensVil)
Jumat, 23 Mei 2025 - 22:03 WIB
Jagongan Petani Milenial
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Bojonegoro, tvOnenews.com - 100 petani milenial Bojonegoro berkumpul pertama kali dalam kegiatan “Jagongan Petani Milenial” yang diinisiasi oleh BUMD Bojonegoro PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), di Agrowisata Kenep Smart Village (KensVil) Desa Kenep, Kecamatan Balen, Bojonegoro. 

Mereka yang menjadi peserta berasal dari beberapa kecamatan di Bojonegoro, memiliki usaha yang sudah dijalankan di bidang pertanian. Mereka antusias menyimak aneka materi yang diutarakan para narasumber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengawali acara, Direktur PT ADS Muhammad Kundori mengemukakan Jagongan Petani Milenial ini merupakan langkah awal untuk mendorong generasi petani yang saat ini mengalami krisis penerus. Meski PT ADS bergerak di bidang pengelolaan migas, sangat support dengan adanya kegiatan pertanian. 

Kabupaten Bojonegoro saat ini penting untuk merawat pertanian dengan menumbuhkan regenerasinya. Karena migas tidak bisa menjadi andalan pendapat daerah. Pertanian merupakan potensi Bojonegoro yang butuh dioptimalkan bersama Pemkab Bojonegoro, demi masa depan Bojonegoro yang lebih baik dan berdaya.

‘’Pertanian harus menjadi andalan Bojonegoro. Pengganti migas di masa depan. Karena migas lama-kelaman akan habis,’’ tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Jaka Widada jadi narasumber pertama yang menyampaikan materi dalam Jagongan Petani Milenial. Dia mengemukakan banyak hal terkait pertanian era kiwari. Salah satunya, mengenalkan smart agriculture atau pertanian yang dilakukan dengan cara lebih ideal, teknologis, dan efisien.

Civitas akademika dari kampus ternama itu juga memaparkan beberapa contoh penerapan smart agriculture. Mulai menggabungkan pertanian, peternakan, perikanan atau integrated farming, menyunting genom, hingga merekayasa bioma untuk memaksimalkan hasil pertanian dengan tetap memperhitungkan kesehatan lingkungan.

‘’Smart agriculture ini sudah banyak diterapkan oleh para petani di China dan Vietnam. Membuat pertanian disana lebih maju,’’ ungkapnya.

Ahli mikrobiologi pertanian yang mendapat gelar doktor dari The University of Tokyo itu meneruskan, pihaknya membuka peluang kerjasama dengan petani dan stakeholders di Bojonegoro terkait penerapan smart agriculture. Sebab, smart agriculture memang diperlukan di era ini. Demi ketahanan pangan masa depan.

Ismail Fahmi, narasumber kedua dalam Jagongan Petani Milenial. Pendiri lembaga riset digital Drone Emprit dan konduktor KensVil itu menyampaikan banyak hal. Konsentrasinya mengampanyekan perubahan mindset anak muda terkait pertanian. Menurut dia, pemuda tidak perlu rikuh terjun menggarap pertanian.

Sebab, kata Ismail Fahmi, pertanian saat ini bisa digarap dengan lebih modern dan canggih. Sudah tersedia sarana dan prasarananya. Sehingga, bertani pada era kiwari bisa menjadi suatu kegiatan yang bergengsi. Sekaligus punya nilai ekonomi yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

‘’Saat ini, pertanian merupakan bisnis digital. Kita harus memanfaatkan era digital ini untuk bertani dan berbisnis,’’ tutur pria kelahiran Desa Kenep tersebut.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro Zaenal Fanani yang juga jadi narasumber, mengemukakan banyak hal pula. Salah satunya, dia mengungkapkan aneka agenda dan program pihaknya untuk petani milenial. Mulai menggencarkan pelatihan hingga menggelontorkan bantuan untuk aktivitas petani milenial.

‘’Petani milenial adalah tulang punggung ketahanan pangan di Bojonegoro. Maka dari itu, petani milenial sangat menjadi perhatian kami,’’ tandasnya.

Sementara Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga hadir dalam Jagongan Petani Milenial. Membuat suasana jagongan itu semakin asik. Sebab, dia mengaku datang tidak sebagai Bupati Bojonegoro semata. Namun, juga sebagai petani. Jadi, tukar-menukar unek-unek pertanian antara Setyo Wahono, peserta, dan narasumber pun terjadi. Guyub dan gayeng sekali.

Bupati Wahono mengapresiasi Jagongan Petani Milenial berikut para pesertanya. Menurut dia, forum itu apik untuk menyamakan persepsi para petani milenial di Bojonegoro. Ke depan perlu dilanggengkan dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret. Melibatkan banyak pihak. Mulai pemerintah, akademisi, organisasi, hingga industri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Sehingga, para petani milenial bisa mewujudkan pertanian Bojonegoro lebih teknologis, produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,’’ ujarnya.

Pasca Jagongan Petani Milenial rampung, Setyo Wahono, para peserta, narasumber mengunjungi perkebunan melon dan anggur agrowisata Kensvil. Mereka diajak observasi agar punya angen-angen meneladani. Usai itu, mereka juga melihat pemupukan padi di agrowisata KensVil menggunakan drone. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kehadiran skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027 bukan sekadar pelengkap. Garuda menurutnya jadi lawan berat.
Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT