News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.200 Calon Jemaah Haji Furoda asal Jatim Dipastikan Gagal Berangkat

Ketua DPD ASPHIRASI Jawa Timur, Syihabul Muttaqin menyebut, mayoritas jemaah yang gagal berasal dari Surabaya, Malang, Gresik, hingga Sidoarjo.
Senin, 2 Juni 2025 - 15:28 WIB
1.200 CJH Furoda dari Jatim dipastikan gagal berangkat
Sumber :
  • tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews - Calon Jemaah Haji (CJH) Furoda asal Jawa Timur sebanyak 1.200 orang dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Mereka adalah bagian dari sekitar 2.000 CJH Furoda nasional yang tak kunjung mendapatkan visa mujamalah dari Arab Saudi hingga batas akhir keberangkatan.

Ketua DPD ASPHIRASI Jawa Timur, Syihabul Muttaqin menyebut, mayoritas jemaah yang gagal berasal dari Surabaya, Malang, Gresik, hingga Sidoarjo. Ia menyesalkan lambannya proses pengisian kuota tambahan dan minimnya perhatian terhadap nasib para jemaah furoda yang telah mengeluarkan biaya besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jamaah furoda ini jumlahnya 1.200-an dari Jatim. Mereka sabar, tapi sebagian besar sekarang mulai meminta refund ke travel. Ini harus jadi perhatian. Kuota Indonesia itu sebenarnya tidak ada untuk furoda, yang beredar adalah kuota luar negeri yang diambil oknum travel. Ini jelas melanggar aturan," ujar Syihabul kepada wartawan.

Syihabul juga meminta pemerintah lebih terbuka dalam diskusi soal skema haji non-reguler. Menurutnya, minat masyarakat untuk berhaji tanpa antre sangat tinggi dan perlu solusi konkret, bukan sekadar wacana.

Ali Yasin, salah satu CJH furoda yang batal berangkat, mengaku kecewa berat. Hingga hari ini dirinya belum mendapatkan kepastian visa meski sudah membayar hampir Rp 500 juta per orang untuk paket haji furoda lengkap.

"Hari ini jadi hari paling berat. Visa belum terbit, Saudi sudah hampir tutup. Kami berharap ada keajaiban. Semoga Menteri Agama yang jadi Amirul Hajj bisa lobi pemerintah Saudi. Kalau tidak, ya kami coba lagi tahun depan," ucap Ali

Ali menambahkan, kerugian tidak hanya berupa uang, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual yang sudah dipersiapkan matang. Ia menyebut ratusan jemaah lainnya mengalami hal serupa, bahkan ada yang sudah lansia dan sangat berharap bisa berangkat tahun ini.

Ketua Umum ASPHIRASI  Amaludin Wahab mendesak pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap fenomena ini. Menurutnya, haji furoda adalah bentuk kebutuhan spiritual masyarakat yang ingin menunaikan ibadah tanpa harus antre belasan tahun.

"Ini bukan soal kaya atau pejabat. Banyak pengusaha, orang tua, yang sudah daftar lama tapi ingin cepat berangkat. Pemerintah harus hadir dengan solusi. Salah satunya skema haji remunurasi dengan tambahan kuota khusus," tegas Amaludin.

Amaludin menyarankan adanya kuota tambahan yang diatur secara proporsional antara haji reguler dan haji khusus, termasuk furoda. Ia juga menilai pemerintah Arab Saudi sebenarnya memberi ruang, namun Indonesia terlalu lamban mengatur dan memanfaatkan kesempatan tersebut.

"Kalau tahun lalu ada tambahan kuota 20 ribu, masa tahun ini tidak ada? Jangan sampai rakyat jadi korban karena ketidakjelasan regulasi," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ASPHIRASI mendorong pemerintah segera mengevaluasi skema haji furoda agar tahun depan tidak lagi terjadi kegagalan massal. Mereka juga meminta penyelenggara travel untuk transparan dan bertanggung jawab terhadap jemaah yang sudah membayar penuh namun tak kunjung berangkat. (khu/ias)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Loncat dari Fly Over Pasopati Bandung

Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Loncat dari Fly Over Pasopati Bandung

Tragis seorang pelajar berusia 17 tahun asal Kota Cimahi, ditemukan tewas di bawah jalan layang Pasopati Kota Bandung.
Rizky Febian Ungkap Teddy Pardiyana Sering Minta ke Putri Delina, Kini Heran Malah Tuntut Warisan!

Rizky Febian Ungkap Teddy Pardiyana Sering Minta ke Putri Delina, Kini Heran Malah Tuntut Warisan!

Rizky Febian bongkar fakta mengejutkan soal Teddy Pardiyana. Sebut sering minta sesuatu ke Putri Delina, tapi kini malah menuntut hak waris ke pengadilan.
Kasus Oknum TNI Aniaya Ojol di Kembangan Diselesaikan secara Kekeluargaan

Kasus Oknum TNI Aniaya Ojol di Kembangan Diselesaikan secara Kekeluargaan

Polda Metro Jaya angkat bicara soal kasus penganiayan terhadap pengemudi ojek online (ojol) oleh oknum TNI di Kembangan, Jakarta Barat.
Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Demo di Kantor Bupati Pamekasan, Tuntut Cukai Diturunkan

Ribuan Buruh dan Petani Tembakau Demo di Kantor Bupati Pamekasan, Tuntut Cukai Diturunkan

Ribuan buruh yang tergabung dalam Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur
Masyarakat Tak Perlu Khawatir Jika BPJS PBI-nya Nonaktif, Menkes Tegaskan akan Otomatis Aktif Kembali Selama Tiga Bulan

Masyarakat Tak Perlu Khawatir Jika BPJS PBI-nya Nonaktif, Menkes Tegaskan akan Otomatis Aktif Kembali Selama Tiga Bulan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan status BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran (PBI) yang nonaktif akan otomatis diaktifkan kembali.
Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

PT KAI Daop 8 Surabaya menghias tiga stasiun besar di wilayahnya dengan ornamen maupun pernik khas Imlek.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT