News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamentan Panen Raya dan Dialog Bersama Petani Ngawi Bahas Swasembada Pangan

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Dirjend Tanaman Pangan Yudi Sastro dan didampingi Bupati Ngawi Oni Anwar terjun bersama para petani ikut memanen padi menggunakan mesin panen padi atau Combine di area sawah Dusun Cepet
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 18 Juni 2025 - 18:54 WIB
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Dirjend Tanaman Pangan Yudi Sastro dan didampingi Bupati Ngawi Oni Anwar
Sumber :
  • tim tvOne

Ngawi, tvOnenews.com - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono bersama Dirjend Tanaman Pangan Yudi Sastro, dan didampingi Bupati Ngawi Oni Anwar terjun bersama para petani ikut memanen padi menggunakan mesin panen padi atau Combine di area sawah Dusun Cepet, Desa Kendal, Kabupaten Ngawi, Rabu (18/6).

Kunjungan Wamentan ini adalah sebagai upaya percepatan program pemerintah pusat yakni swasembada pangan segera terwujud. Dikesempatan yang sama Sudaryono juga ingin mendengar langsung keluhan dan kendala yang dihadapi petani di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ngawi ini luar biasa jadi IP nya sudah 2,8 dan panen sudah 3 kali dalam setahun dan kita ingin dorong itu biar dalam setahun bisa panen lebih dari 3 kali," kata Sudaryono usai berdialog dengan kelompok tani Kecamatan Kendal, Ngawi. 

Tak hanya mencoba memanen padi dengan mesin combine, Sudaryono juga menyempatkan diri berdialog dengan para petani. Rata-rata para petani di Ngawi sanggup meningkatkan produktivitas padi dan panen lebih dari 3 kali dalam setahun. 

Namun demikian sejumlah kendala yang dihadapi saat ini adalah terbatasnya mesin penanam padi, karena jumlah pekerja tanam padi semakin hari semakin berkurang. Kemudian mesin panen (Combine) yang hanya ada satu saja di Desa Kendal. 

Kemudian yang terpenting adalah saluran irigasi dan sumur dalam yang dirasa kurang mencukupi dikala musim kemarau tiba. Selain sumber air irigasi di Kecamatan Kendal ini adalah dari pegunungan Lawu dan sawah tadah hujan, sumur bor juga hanya satu buah per dusun. 

“Demi menunjang produktivitas padi yang tinggi maka insya Allah kementrian pertanian akan kasih bantuan yang mereka butuhkan. Namun diharapkan dengan diberikannya alsintan itu petani bisa meningkatkan produktivitas padinya," imbuhnya. 

Wamentan juga berharap kepada para petani di daerah lain yang belum mendapat jatah bantuan alsintan dari pemerintah agar berkordinasi dengan Pemerintah Desa dan Kabupaten masing-masing untuk kredit alsintan ke kementerian pertanian dari dana desa, pemerintah akan bantu subsidi bunganya. 

“Semua kepala daerah dari partai manapun latar belakangnya gak ada masalah dengan program ini, karena pada intinya adalah mewujudkan program ketahanan pangan, swasembada pangan," pungkas Sudaryono.

Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Ngawi ini mempunyai luas lahan baku sekitar 49.622 hektar dengan luas panen padi pada tahun 2024 mencapai 123.076 hektar. Sementara produksi gabah yang dihasilkan pada tahun 2024 lalu sebesar 765.704 ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, Kabupaten Ngawi merupakan lumbung padi terbaik se Propinsi Jawa Timur dalam produktivitas padinya, karena mampu melakukan panen sebanyak 7 kali dalam dua tahun dengan Indeks Pertanian (IP) mencapai 2,8.

Usai ikuti panen raya dan berdialog bersama para petani Ngawi, Sudaryono kemudian melanjutkan kunjungan kerja ke pondok pesantren Al-Hidayah untuk membagikan bantuan alsintan yakni 5 mesin traktor bajak sawah dan 1 unit mesin Combine (Kombi) kepada sejumlah kelompok tani se Kecamatan Kendal Ngawi. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.
Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Usai Tumbangkan Timnas Indonesia, Pelatih Bulgaria Langsung Diincar Klub Indonesia

Keberhasilan Aleksandar Dimitrov membawa Timnas Bulgaria menjuarai FIFA Series 2026 di Jakarta langsung menarik perhatian. Pelatih berusia 49 tahun itu kini di-
John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

John Herdman Dongkrak Level Garuda, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Siap Uji Nyali Lawan Tim Timur Tengah

Performa Timnas Indonesia meningkat di era John Herdman. Bung Ropan menilai skuad Garuda bisa uji kekuatan lawan tim Timur Tengah di FIFA Matchday Juni 2026.
Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Jadwal dan Lawan Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026: Misi Pertahankan Gelar Juara

Timnas Futsal Indonesia bersiap kembali tampil di ajang ASEAN Futsal Championship (Piala AFF) 2026 yang akan digelar di Nonthaburi. Berstatus sebagai juara ber-
Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Geger, Empat Warga Jawa Barat Ditemukan Tewas di Jakarta Selatan

Sebanyak empat pekerja ditemukan tewas di proyek bangunan bertingkat, Jalan Tb Simatupang RT.02 RW.02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4/2026) pagi.
Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Bisa Lampaui Shin Tae-yong? Ini Pandangan Jujur Thom Haye Lihat John Herdman Nakhodai Timnas Indonesia

Thom Haye nilai John Herdman bawa angin segar untuk Timnas Indonesia, hal ini terlihat di FIFA Series 2026. Apakah bisa lampaui era pelatih Shin Tae-yong?

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT