News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Dokter Dicatut dalam Video Deepfake Obat Diabetes, Kasus Dilaporkan ke Polda Jatim

Sejumlah pesohor di Indonesia dicatut namanya untuk kepentingan promosi obat melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) dan disebarluaskan di media sosial.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 30 Juli 2025 - 11:02 WIB
Kuasa hukum Dr. Tony, yakni Teguh Wibisono S., Dody Eka Wijaya, dan Ida Bagus Adie H
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Sejumlah pesohor di Indonesia dicatut namanya untuk kepentingan promosi obat melalui teknologi kecerdasan buatan (AI) dan disebarluaskan di media sosial. Di antara figur publik yang dicatut adalah mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, presenter ternama Rosiana Silalahi, serta dokter ortopedi Dr. Tony Setyobudi, yang seolah-olah mendukung keampuhan obat tersebut dalam tayangan menyerupai siaran televisi nasional.

Dr. Tony Setyobudi menjadi salah satu korban pencatutan dan telah melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Jawa Timur. Laporan resmi diajukan pada Senin (28/7) terkait dugaan pencurian data pribadi dan pencemaran nama baik melalui transaksi dan media elektronik, akibat penyebaran video manipulatif yang beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kuasa hukum Dr. Tony, yakni Teguh Wibisono S., Dody Eka Wijaya, dan Ida Bagus Adie H., memaparkan bahwa video yang beredar di media sosial serta situs tidak resmi menampilkan seolah-olah tokoh-tokoh tersebut mendukung efektivitas obat bernama Glucoformin dalam menyembuhkan diabetes. Padahal, seluruh tokoh yang dicatut namanya telah menegaskan bahwa mereka tidak pernah terlibat dalam promosi atau kerja sama apa pun terkait produk tersebut.

“Dokter Tony bukanlah seorang diabetolog, melainkan spesialis ortopedi. Tidak mungkin beliau membuat klaim bisa menyembuhkan diabetes atau menemukan teknik pengobatan baru seperti yang disebutkan dalam video palsu itu,” ungkap Teguh Wibisono, kuasa hukum Dr. Tony dalam konferensi pers di Surabaya.

Dalam video tersebut, Dr. Tony tampak berbicara dalam format podcast dan mengklaim telah menemukan metode penyembuhan diabetes hanya dalam 28 hari, bahkan disebut-sebut menerima penghargaan Nobel. Tim kuasa hukum menegaskan bahwa semua pernyataan dalam video itu adalah hoaks hasil manipulasi teknologi deepfake.

Video tersebut diduga kuat menjadi bagian dari skema penipuan sistematis. Masyarakat diarahkan untuk membeli produk Glucoformin melalui situs tidak resmi yang terhubung dengan perusahaan bernama PT Exodo E-Commerce Innovasia, berbasis di Jakarta Selatan. Transaksi dilakukan langsung melalui WhatsApp tanpa verifikasi atau kejelasan legalitas produk, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi publik—baik secara finansial maupun kesehatan.

Sebagai respons atas hal ini, Dr. Tony melalui tim kuasa hukumnya secara resmi telah melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur pada tanggal 28 Juli 2025, dengan nomor laporan LP/B/1057/VII/2025/SPKT/Polda Jawa Timur.

“Ini bukan hanya soal pencemaran nama baik, tapi juga menyangkut keamanan publik dan integritas profesi kedokteran. Jika dibiarkan, masyarakat bisa menjadi korban penipuan dan bahkan mengorbankan kesehatan mereka karena tergiur janji sembuh instan,” jelas Teguh.

Hasil analisis tim forensik digital dan pakar AI menunjukkan bahwa lebih dari 95% isi video merupakan hasil manipulasi teknologi deepfake. Temuan ini diperoleh dari situs Komdigi dan beberapa platform media terpercaya yang juga menyatakan bahwa konten tersebut merupakan hoaks.

Tim kuasa hukum membuka akses bagi masyarakat yang merasa tertipu atau pernah membeli produk melalui promosi palsu ini. Tujuan utamanya adalah mengumpulkan bukti tambahan guna memperkuat proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami mendorong siapa pun yang sudah memesan atau merasa tertipu untuk menghubungi tim hukum kami. Setiap informasi dari korban sangat berharga untuk mempercepat proses penyelidikan dan penindakan hukum terhadap pelaku,” tambah Teguh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim kuasa hukum juga menegaskan bahwa Dr. Tony Setyobudi tidak pernah terlibat atau mendukung promosi produk Glucoformin, serta tidak memiliki hubungan apa pun dengan perusahaan yang menjual produk tersebut.

“Untuk masyarakat, waspadalah terhadap iklan produk kesehatan yang mencatut nama tokoh medis ternama tanpa bukti resmi. Pastikan untuk selalu memverifikasi informasi, terutama yang berhubungan dengan kesehatan dan transaksi daring,” tandasnya. (msi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Berdayakan UMKM

Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Berdayakan UMKM

Sepuluh perwira menengah Polri peserta Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-67 Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri turun langsung ke Polresta Sidoarjo dalam rangkaian Studi Lingkungan Management Course (MC) Level III.
Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 Belum Diumumkan, John Herdman Terancam Coret Pemain Penting Timnas Indonesia

Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 Belum Diumumkan, John Herdman Terancam Coret Pemain Penting Timnas Indonesia

Garuda Calling FIFA ASEAN Cup 2026 belum diumumkan, tetapi John Herdman sudah dihadapkan pada dilema besar setelah satu pemain penting Timnas Indonesia cedera.
Presiden Prabowo Warning Pejabat: Jangan Ada Proyek Anggaran Jumbo tapi Minim Manfaat

Presiden Prabowo Warning Pejabat: Jangan Ada Proyek Anggaran Jumbo tapi Minim Manfaat

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk memastikan penggunaan anggaran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pidato Prabowo Dinilai Pertegas Arah Kemajuan Bangsa, Ketua Fraksi PAN: Membumi dan Menumbuhkan Optimisme

Pidato Prabowo Dinilai Pertegas Arah Kemajuan Bangsa, Ketua Fraksi PAN: Membumi dan Menumbuhkan Optimisme

Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengapresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo yang disebutnya bukan hanya sekadar laporan capaian pemerintah.
Jadwal Pendaftaran hingga Kuota Farmasi CPNS 2026, Calon Pelamar Catat Tanggalnya!

Jadwal Pendaftaran hingga Kuota Farmasi CPNS 2026, Calon Pelamar Catat Tanggalnya!

Sebelum mengikuti tes, pahami jadwal, kuota, serta persyaratan status pelamar merupakan langkah awal yang sangat krusial. Cek informasi lengkapnya di bawah ini.
Prabowo Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan, ABP Minta Manfaatnya Dikawal hingga Akar Rumput

Prabowo Jalankan 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan, ABP Minta Manfaatnya Dikawal hingga Akar Rumput

121 kebijakan transformatif yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo dalam 21 bulan terakhir dinilai menunjukkan arah cita-cita RI yang mulai diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT