News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penghayat Kepercayaan Kini Tercatat di KK dan KTP, 19 Warga Jombang Ikut Ubah Status

Sebanyak 19 orang warga Jombang, Jawa Timur, tercatat keluar dari agama dan kini beralih menjadi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 30 Juli 2025 - 11:15 WIB
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang
Sumber :
  • tvOne - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Sebanyak 19 orang warga Jombang, Jawa Timur, tercatat keluar dari agama dan kini beralih menjadi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Data tersebut berasal dari catatan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jombang, khususnya dalam proses pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejak sekitar tahun 2020.

Warga yang sebelumnya tercatat menganut salah satu agama resmi kini memilih mencantumkan identitas sebagai penghayat kepercayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi merubah sebelumnya ada agama. Jadi merubah dari agama menjadi penghayat kepercayaan. Ya karena keyakinannya seperti itu. Jadi selama ini ketika kita bertanya ya apa yang diyakini mereka ya seperti itu. Kan penghayat kepercayaan itu ada macamnya, ada yang kejawen,” jelas Mufatikhatul Marufah, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Jombang, Selasa (29/7) di kantornya.

Mufatikhatul menambahkan, proses pencantuman status sebagai penghayat kepercayaan dalam KK maupun KTP tidak menemui hambatan berarti, meskipun selama ini masyarakat umumnya mencantumkan salah satu dari enam agama yang disahkan oleh pemerintah Indonesia. Kini, sistem telah memungkinkan pencatatan identitas spiritual tersebut melalui tambahan pilihan dalam formulir.

“Aplikasi kan memang sudah disediakan oleh Kemendagri, jadi SIAK-nya sudah mengakomodir untuk itu,” tambah Mufatikhatul.

Meski fenomena ini tampak baru, sejatinya peralihan status dari pemeluk agama ke penghayat kepercayaan sudah berlangsung sejak tahun 2020-an, pasca keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2017.

“Sebenarnya masalah penghayat kepercayaan diakomodir dalam KK ini sudah lama ya. Jadi ini menindaklanjuti dari putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2017. Ada edaran dari Dirjen Dukcapil untuk segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi itu untuk penghayat kepercayaan bisa diakomodir di dalam KK. Kalau di Jombang data base kami ada 19 orang,” papar Mufatikhatul lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun jumlah warga tersebut tidak signifikan secara statistik, keberadaan mereka kini diakui secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan nasional. Dalam KK dan KTP mereka, kolom agama tidak lagi mencantumkan salah satu dari enam agama resmi, melainkan status sebagai penghayat kepercayaan.

Hingga saat ini, sosialisasi terkait pencantuman status penghayat kepercayaan dalam dokumen kependudukan belum dilakukan secara besar-besaran. Namun, sebagian warga telah merespons dengan menjatuhkan pilihan berbeda dari mayoritas penduduk, dan kini memiliki ruang legal untuk mencantumkan identitas spiritual sesuai keyakinan masing-masing.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

DPRD Curigai Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkait Capaian OPD Era Pimpinannya

Capaian kinerja sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat era pimpinan Gubernur Dedi Mulyadi menuai kecurigaan.
Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Polda Metro Jaya Apresiasi Forum Wartawan Polri Sebar Kebahagiaan ke Anak Yatim

Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan, berbagi kebahagiaan dengan mengajak 15 anak yatim dari Panti Yatim Indonesia (PYI) untuk bermain bersama, di Playtopia Senayan Park, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Melesat ke Puncak Usai Hajar Jakarta Popsivo Polwan Tiga Set

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup di hari kedua seri Surabaya antara Gresik Phonska Plus Indonesia mengahdapi Jakarta Popsivo Polwan
Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Akibat Fenomena Ini, Legislatif Beri Rapor Merah ke Pemprov Jabar di Bawah Pimpinan Dedi Mulyadi

Pemerintahan era Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi atau akrab dikenal KDM dinilai memiliki catatan kelam.
Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Indonesia Bungkam Sang Juara Putaran Kedua Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 laga penutup hari kedua di Seri Surabaya yang menyajikan duel Gresik Phonska Plus Indonesia menghadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Singgung Naturalisasi Indonesia, Pakar Hukum Olahraga Belanda Damprat Agen Pemain yang Cuma Peduli Uang Saat Kasus Paspor Dean James Mencuat

Kasus paspor Dean James seret 25 pemain Eredivisie. Pakar hukum Belanda bongkar kelalaian fatal agen pemain yang abai soal risiko naturalisasi WNI Indonesia.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT