GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

46 Adegan Terungkap dalam Rekonstruksi Pembunuhan Driver Ojol Perempuan di Sidoarjo

Syah Rama (36), pelaku pembunuhan terhadap seorang driver ojek online (ojol) perempuan asal Sekardangan, Kecamatan Kota Sidoarjo, menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan
Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:01 WIB
Syah Rama (36), pelaku pembunuhan terhadap seorang driver ojek online
Sumber :
  • tvOne - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Syah Rama (36), pelaku pembunuhan terhadap seorang driver ojek online (ojol) perempuan asal Sekardangan, Kecamatan Kota Sidoarjo, menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan yang mengguncang publik, Selasa (5/8).

Rekonstruksi digelar di lokasi kejadian, yakni di Toko Fotokopi Jaya Makmur, yang berada di Perumahan Griya Bhayangkara Permai, Blok A No. 3 / Blok E No. 2, Dusun Jedong, Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. Terungkap, pelaku mengeksekusi korban di TKP Sidoarjo sebelum jasadnya dibuang di Gresik, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses rekonstruksi yang diawasi ketat oleh penyidik kepolisian, pelaku memperagakan 46 adegan, mulai dari saat menjemput korban hingga membuang jasad korban di wilayah Kedamaian, Gresik.

Berdasarkan rekonstruksi, pada adegan awal, pelaku menjemput korban dan mengajaknya ke ruang tamu, kemudian ke kamar. Ketegangan meningkat pada adegan ke-9 saat pelaku mulai memindahkan barang, lalu memukul korban pada bagian tengkuk dengan tangan kanan sebanyak tiga kali (adegan ke-10).

Saat korban meminta tolong, pelaku menutup mulut korban menggunakan tangan kiri (adegan ke-11), lalu kembali memukul kepala bagian belakang korban sebanyak 4–5 kali (adegan ke-12), yang menyebabkan korban sempoyongan dan akhirnya jatuh akibat dorongan pelaku (adegan ke-13).

“Pelaku juga sempat menanyakan kepada korban apakah membawa uang sebelum melanjutkan aksinya,” ujar seorang penyidik.

Pada adegan ke-17, korban diseret ke kamar dengan cara ditarik rambutnya sejauh tiga meter. Setelah memastikan korban sudah meninggal (adegan ke-19), pelaku mengambil pisau dari dasbor motor miliknya (adegan ke-21), lalu memotong tali tas korban yang berisi tiga dompet, sebuah handphone, dan uang tunai sebesar Rp1,3 juta (adegan ke-22).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku lalu membungkus kepala korban yang telah terluka dengan plastik dan melilitkan lakban pada bagian leher untuk mencegah darah keluar (adegan ke-25). Tangan dan kaki korban juga diikat. Tubuh korban kemudian dilipat antara kepala dan kaki, dibungkus menggunakan polibag plastik besar berwarna hitam (adegan ke-29), lalu dimasukkan ke dalam kardus dan dilakban rapat (adegan ke-33).

Setelah itu, pelaku menyeret kardus berisi jasad korban keluar kamar (adegan ke-36). Seorang teman pelaku datang membawa sepeda motor (adegan ke-37). Pada adegan ke-42, pelaku mengangkat jasad korban ke atas motor, lalu mengendarai motor itu dan membawa keluar jasad korban dari lokasi (adegan ke-45 dan ke-46).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT