News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Lapor Polisi, Para Korban Arisan Bodong Puluhan Miliar Datangi Rumah Pelaku

Usai melapor ke Mapolres Lamongan, ratusan korban dugaan penipuan arisan fiktif warga Solokuro mendatangi rumah pelaku Elda Nura Zilawati di Desa Sugian.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:32 WIB
Usai Lapor Polisi, Para Korban Arisan Bodong Puluhan Miliar Datangi Rumah Pelaku
Sumber :
  • moh mahrus

Lamongan, tvOnenews.com - Usai melapor ke Mapolres Lamongan pada Minggu (3/8/2025) pagi, ratusan korban dugaan penipuan arisan fiktif warga Desa Solokuro mendatangi rumah pelaku Elda Nura Zilawati di Desa Sugian, Kecamatan Solokuro.

Saat tiba di rumah pelaku, Elda Naura Zilawati, para korban kecewa lantaran rumah pelaku yang berada di Desa Sugian, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan tersebut terkunci rapat dan tidak ada seorangpun di dalam rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu korban berinisial M (27) yang ikut mendatangi rumah pelaku menjelaskan, tidak ditemukan seorangpun di rumah pelaku. Namun dari penjelasan korban (M), pelaku diduga dilarikan salah satu oknum anggota polisi yang bertugas di Polsek Solokuro, sehingga para korban tidak menemukan pelaku dan keluarganya di rumahnya.

Selain itu, para korban yang mendatangi rumah pelaku, merasa diintimidasi oleh kepala desa setempat, pasalnya saat para korban mendatangi rumah pelaku, para korban disuruh pulang untuk membubarkan diri.

"Kami dibentak dan disuruh pulang untuk membubarkan diri, padahal kami menuntut hak kami," ungkap M saat dihubungi awak media.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid saat dihubungi awak media mengatakan, kasus dugaan penipuan arisan fiktif ini, hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih bekerja dan memintai keterangan para saksi dan korban untuk keperluan pengembangan.

"Masih dalam proses peyelidikan dan pengembangan mas,” kata Hamzaid, Rabu (6/8/2025).

Sebelumnya, ratusan ibu-ibu pada Minggu (3/8/2025) melaporkan dugaan penipuan arisan fiktif kepada Elda Naura Zilawati ke Mapolres Lamongan, para korban mengalami kerugian mulai dari puluhan juta, ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Salah seorang korban Ani, warga Desa Dadapan, Kecamatan Solokuro juga mengalami kerugian hingga mencapai angka Rp900 juta. Para korban lain juga mengalami kerugian yang bervariatif mulai dari Rp5 hingga Rp50 juta.

Dalam melancarkan aksinya, Elda menawarkan kepada para pelapor untuk membeli atau mengganti pengguna yang sudah lama tidak aktif dengan dijanjikan keuntungan yang fantastis.

“Modus menawarkan pengguna fiktif kepada korban untuk membeli slot kosong, korban ditawarkan berbagai harga mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta,” ujar salah satu pelapor.

Branding di media sosial yang dibangun Elda mampu menyihir para pelapor hingga merasa tergiur dan percaya sampai menyetor uang hingga puluhan juta rupiah. Modus penipuan tersebut terendus para pelapor ketika keuntungan yang ia janjikan tidak kunjung diberikan sejak 30 Juli 2025.

“Arisan yang sudah berjalan sejak lima tahun dengan menerima uang terkahirnya itu besar-besar,” tambah salah satu pelapor.

Menurut salah satu pelapor, dalam mencari member baru, Elda akan menghubungi para member dengan pekerjaan tertentu dengan harapan dapat membayar uang arisan dengan lancar.

Beberapa pelapor sebelumnya juga sempat menghubungi perempuan asal Kecamatan Solokuro tersebut untuk meminta kejelasan perjanjian yang sebelumnya sudah disepakati namun belum ada jawaban. Meskipun belum ada jawaban, beberapa pelapor merasa bingung karena Elda tetap aktif untuk memuat konten di salah satu aplikasi video pendek, Tiktok.

Kuasa hukum para terlapor Indahwan Suci Ningati, mengatakan para telapor yang datang ke Mapolres Lamongan untuk melaporkan kasus tersebut sebanyak 144 orang dan kerugian sementara mencapai Rp20 miliar. Menurutnya jumlah tersebut akan terus bertambah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan kasus tersebut mencuat ketika pihak penyelenggara arisan tersebut tiba-tiba menghilang dan menutup semua akun media sosialnya. 

“Untuk sementara total 144 korban, untuk dari Ngawi belum masuk cuma sudah komunikasi dengan teman-teman LBH, untuk dari Gresik sudah,” ujar Indahwan. (mmr/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT