GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Jatim Gelar Sosialisasi Permendag Nomor 16-24 Tahun 2025, 10 Komoditas Strategis Mendapat Relaksasi

Permendag 16/2025 membagi barang impor menjadi empat klaster prioritas: bahan baku dan penolong industri, produk penunjang program nasional, produk industri berdaya saing, serta produk kehutanan. Khusus kelompok terakhir, regulasi teknis akan diatur oleh Kementerian Kehutanan.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:44 WIB
Kadin Jatim Gelar Sosialisasi Permendag Nomor 16-24 Tahun 2025
Sumber :
  • tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com -  Ratusan pengusaha dari berbagai sektor industri di Jawa Timur mengikuti Sosialisasi Permendag Nomor 16-24 Tahun 2025 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Acara ini merupakan bentuk kolaborasi antara Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim.

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Abu Amar menyampaikan bahwa perubahan kebijakan ini merupakan respon atas tantangan global yang makin kompleks. Dia menyebutkan ketegangan politik internasional, disrupsi ekonomi, hingga gangguan rantai pasok global sebagai faktor utama ketidakpastian perdagangan dunia.

“Meski menghadapi tekanan global, Indonesia menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat. Data semester I tahun 2025 mencatat surplus perdagangan sebesar 19,48 miliar dolar AS, dengan pertumbuhan ekspor naik 7,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini terutama ditopang sektor industri dan pertanian,” ungkapnya, Kamis (7/8).

Sebagai langkah deregulasi, Kemendag resmi mencabut Permendag No. 36 Tahun 2023 dan No. 8 Tahun 2024 dan menggantinya dengan sembilan regulasi baru dengan keluarnya Permendag nomor 16-24 tahun 2025. Payung utama dari reformasi ini adalah Permendag No. 16 Tahun 2025 yang mengatur secara menyeluruh kebijakan impor nasional.

Permendag 16/2025 membagi barang impor menjadi empat klaster prioritas: bahan baku dan penolong industri, produk penunjang program nasional, produk industri berdaya saing, serta produk kehutanan. Khusus kelompok terakhir, regulasi teknis akan diatur oleh Kementerian Kehutanan.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang Promosi dan Perdagangan Luar Negeri Prof. Tomy Kayhatu menyebutkan bahwa kebijakan ini sangat dinanti pelaku usaha. Dia menyoroti tingginya biaya logistik Indonesia yang mencapai 23–24 persen dari PDB, jauh di atas rata-rata ASEAN yang hanya di bawah 15 persen.

“Dengan regulasi baru ini, diharapkan biaya logistik bisa ditekan, dan pada saat yang sama, daya saing produk dalam negeri dapat meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut Tomy mengatakan, Permendag 16/2025 juga memperkenalkan sistem digital penuh melalui integrasi antara INATRADE dan SINSW (Sistem Informasi National Single Window). Importir kini wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang juga berfungsi sebagai Angka Pengenal Importir (API).

Salah satu langkah konkret dari kebijakan ini adalah relaksasi terhadap 10 kelompok komoditas strategis, mencakup 482 Kode HS (Harmonized System). Di antaranya, 441 HS untuk produk kehutanan, 7 HS untuk pupuk bersubsidi, 6 HS untuk alas kaki, dan 4 HS untuk sepeda.

Beberapa komoditas seperti bahan baku plastik, bahan bakar lain, dan pupuk bersubsidi yang sebelumnya dikenakan Persetujuan Impor (PI), kini dibebaskan dari pembatasan. Kebijakan ini sangat dinanti oleh pelaku industri manufaktur di Jatim.
 

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin Surabaya, Medy Prakoso, menyatakan bahwa dunia usaha menyambut baik langkah ini. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pengusaha terus diperkuat.

“Kami siap terus membina hubungan dan komunikasi dengan Kemendag agar implementasi aturan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini menjadi titik penting dalam reformasi kebijakan impor Indonesia. Dengan implementasi regulasi baru yang lebih adaptif dan berbasis sistem digital, diharapkan dapat terwujud iklim perdagangan nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berpihak pada pertumbuhan industri dalam negeri. (sha/ias)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Nomor Punggung Pemain Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Sudah Pilih Angka Baru

Daftar Nomor Punggung Pemain Hyundai Hillstate: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Sudah Pilih Angka Baru

Daftar nomor punggung pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Dua pemain asing, Megawati Hangestri (Opposite/Indonesia) dan Jordan Wilson (Outside Hitter/Amerika Serikat) telah memilih nomor punggung baru.
Sebanyak 40 Rumah Hangus Terbakar di Duren Sawit Jakarta Timur

Sebanyak 40 Rumah Hangus Terbakar di Duren Sawit Jakarta Timur

Kebakaran didominasi bangunan semi permanen, sehingga api berpotensi dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitarnya.
Ramai Isu Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp60 Ribu per Jam, Pramono: Bukan Angka dari Pemerintah DKI

Ramai Isu Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp60 Ribu per Jam, Pramono: Bukan Angka dari Pemerintah DKI

Belakangan ini ramai isu terkait tarif parkir mobil di Jakarta diusulkan Rp60 ribu per jam. Sontak, isu itu membuat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat
Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Kekalahan atas Juara Bertahan di AVC Women's Continental 2026

Update Ranking Dunia Timnas Voli Putri Indonesia Usai Kekalahan atas Juara Bertahan di AVC Women's Continental 2026

Update ranking dunia Timnas Voli Putri Indonesia usai menelan kekalahan atas Thailand pada laga kedua Pool B AVC Women's Continental 2026 pada Senin 22 Agustus.
Siapa Sosok di Balik Video Viral ASN Pemprov Sumbar? Ternyata Pejabat Akui Ada dalam Rekaman dan Mundur

Siapa Sosok di Balik Video Viral ASN Pemprov Sumbar? Ternyata Pejabat Akui Ada dalam Rekaman dan Mundur

Video viral yang diduga melibatkan ASN Pemprov Sumbar memicu perhatian publik. Sosok pria dalam rekaman telah mengakui dirinya dan mengundurkan
Tanggap Darurat Gempa NTT, Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten

Tanggap Darurat Gempa NTT, Dukcapil Turunkan Enam Tim ke Tujuh Kabupaten

Mendagri Tito Karnavian memerintahkan untuk memulihkan layanan administrasi kependudukan yang lumpuh dan mengganti dokumen warga yang hilang atau rusak pascagempa.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT