GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BNSP dan LSP Perkerisan Indonesia Kukuhkan Kurator Keris Profesional

KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, kolektor sekaligus pelestari pusaka Nusantara, berkesempatan mengikuti program sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Perkerisan Indonesia yang dilaksanakan di Bali
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 3 September 2025 - 15:08 WIB
Sertifikasi BNSP melalui LSP Perkerisan Indonesia digelar di Bali.
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, kolektor sekaligus pelestari pusaka Nusantara, berkesempatan mengikuti program sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Perkerisan Indonesia yang dilaksanakan di Bali, dalam rangkaian acara “Harmoni Pemajuan Kebudayaan” yang dibuka oleh Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI.

“Saya merasa sangat bangga diundang untuk mengikuti sertifikasi dari LSP Perkerisan Indonesia, ini merupakan langkah tepat pemerintah dalam memberi perhatian pada seni pusaka keris yang selama ini tidak mendapat perhatian,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KRA Rivo Cahyono Setyonegoro yang sudah tersertifikasi sebagai edukator keris, kali ini mendapatkan sertifikasi sebagai kurator keris. Ia menyampaikan, dengan adanya keabsahan dari pemerintah ini adalah langkah strategis untuk memajukan budaya tradisi perkerisan di Indonesia, sekaligus upaya melestarikan pusaka Nusantara.

Rivo menilai langkah BNSP tersebut sebagai tonggak penting bagi dunia perkerisan Indonesia.

“Program ini merupakan langkah maju dalam memberikan penghargaan pada para pengrajin, empu, dan kolektor keris. Dengan adanya sertifikasi resmi, profesi kurator keris mendapatkan legitimasi sekaligus menjaga & meningkatkan standar edukasi, profesionalisme dalam perawatan pusaka,” ujar Rivo.

Ia menambahkan, selama ini profesi kurator keris kerap dipandang sebelah mata. Padahal, peran mereka sangat vital, mulai dari menentukan usia, menilai keaslian, hingga mengungkap nilai historis sebuah pusaka. Dengan adanya sertifikasi dari BNSP, profesi ini tidak lagi dianggap sekadar hobi, melainkan pekerjaan yang diakui negara.

Rivo memandang sertifikasi ini bukan hanya simbol legitimasi, tetapi juga pintu masuk untuk mencetak kurator-kurator baru di berbagai daerah. Ia berharap ke depan setiap daerah yang memiliki senjata tradisional, seperti Badik Bugis, Mandau Kalimantan, dan pedang dari wilayah lain dapat memiliki kurator profesional yang kredibel sesuai kearifan lokal masing-masing.

“Kalau dulu pameran atau lelang keris internasional banyak dikurasi orang luar negeri yang belum tentu mengerti keris lebih mendalam, sekarang kesempatan itu terbuka bagi orang Indonesia karena kita sudah memiliki sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh BNSP dan diakui secara nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Kecintaan Rivo pada budaya Nusantara tidak berhenti pada koleksi pribadinya yang telah mencapai ratusan keris, tombak, dan pusaka lain. Melalui Yayasan Ethnic Indonesia Berbagi dan Koperasi Ethnic Indonesia Sejahtera, ia juga aktif menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa Prodi Keris ISI Surakarta serta mendukung UMKM yang bergerak di sektor budaya.

Langkah-langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk nyata pelestarian budaya berkelanjutan.

“Saya ingin generasi muda melihat pusaka bukan hanya dari sisi mitos atau spiritualitas, tapi juga sebagai karya seni yang kaya filosofi, teknis pembuatannya rumit, dan layak mendapat tempat di panggung internasional,” tegasnya.

Kehadiran pejabat lintas instansi, termasuk perwakilan BNSP, kementerian, hingga tokoh politik dalam acara sertifikasi ini, kian menegaskan bahwa seni pusaka bukan lagi sekadar warisan tradisional, melainkan bagian dari strategi kebudayaan nasional.

Bagi Rivo, momen ini adalah batu loncatan bagi para kurator pusaka Indonesia untuk meningkatkan kapasitas diri, mendapatkan pengakuan internasional, dan menjaga warisan leluhur dengan cara profesional.

Setelah mendapatkan sertifikasi edukator dan sertifikasi kurator, Rivo yang juga konten kreator dengan kanal YouTube Ethnic Indonesia akan terus mengedukasi generasi muda, baik pemula maupun berbagai kalangan, untuk memandang seni dan budaya khususnya Tosan Aji dari sudut pandang yang lebih modern, berbeda, dinamis, dan berkembang. Artinya, tidak sekadar dari sisi spiritual dan mitos yang ditonjolkan, melainkan juga kesulitan pembuatannya, lipatan pamor, bentuk, hingga filosofinya.

“Ini membuatnya lebih optimis, edukator maupun kurator Indonesia ke depannya tidak hanya diakui Indonesia secara resmi, bahkan juga besar kemungkinan diakui internasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur LSP Perkerisan Agung Guntoro Wisnu menyampaikan LSP Perkerisan ini adalah kepanjangan tangan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga negara hadir mengakui profesionalitas pelaku budaya perkerisan, baik yang bergerak sebagai kurator, kreator, maupun konservator.

“Sertifikat ini bukan sekadar formalitas pengakuan dari negara, tapi yang telah mendapatkan sertifikat ini juga harus tetap menjaga tradisi dan memiliki tanggung jawab besar menjaga tradisi perkerisan,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agung Guntoro menegaskan, sertifikasi kompetensi ini tidak hanya diakui negara, tetapi juga berlaku secara internasional.

“Pemerintah ke depan juga akan mendirikan balai lelang dan kurator yang tersertifikasi akan dikirim ke balai-balai lelang, bahkan pihaknya telah mengirim data kurator yang tersertifikasi ke balai lelang di ranah Eropa dan Amerika, sehingga para kurator ini diakui di dunia internasional,” pungkasnya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Kepala Dusun di Jombang Kepergok Selingkuh, Aksi Direkam Anak-anaknya Hingga Viral

Oknum Kepala Dusun di Jombang Kepergok Selingkuh, Aksi Direkam Anak-anaknya Hingga Viral

Seorang oknum Kepala Dusun (Kasun) di Kecamatan Mojoagung, Jombang yang kepergok diduga selingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki anak.
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Terkini 4 Anak Korban Perdagangan Orang di Pedalaman Sumatra

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Terkini 4 Anak Korban Perdagangan Orang di Pedalaman Sumatra

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengungkapkan terkait kondisi terkini empat anak korban dugaan TPPO di wilayah Sumatra.
Teks Khutbah Jumat Singkat: 3 Amalan Sunnah Menemani Puasa Ramadhan 2026

Teks Khutbah Jumat Singkat: 3 Amalan Sunnah Menemani Puasa Ramadhan 2026

Bukan hanya puasa, ternyata ada 3 amalan sunnah yang bisa dikerjakan umat muslim selama di bulan suci ramadhan 2026
Update Ranking P4P UFC: Islam Makhachev Masih yang Terhebat, Dricus Du Plessis Naik Peringkat

Update Ranking P4P UFC: Islam Makhachev Masih yang Terhebat, Dricus Du Plessis Naik Peringkat

Update ranking Pound-for-Pound atau P4P UFC, di mana Islam Makhachev masih menjadi yang terhebat sedangkan Dricus Du Plessis juga naik peringkat.
Bos Mercedes Geram Dituding Pakai Mesin Ilegal F1 2026, Tegaskan Power Unit yang Mereka Gunakan Sudah Sesuai Aturan

Bos Mercedes Geram Dituding Pakai Mesin Ilegal F1 2026, Tegaskan Power Unit yang Mereka Gunakan Sudah Sesuai Aturan

Menjelang bergulirnya F1 2026, polemik soal power unit mulai memanas, setelah Mercedes dan Red Bull dituding memanfaatkan celah regulasi rasio kompresi mesin.
Ratchaburi Keluarkan Peringatan untuk Suporter agar Berhati-hati Saat Bertandang ke Markas Persib Bandung

Ratchaburi Keluarkan Peringatan untuk Suporter agar Berhati-hati Saat Bertandang ke Markas Persib Bandung

Ratchaburi menang 3-0 atas Persib di ACL 2, namun laga diwarnai ketegangan suporter hingga nyaris bentrok. Klub pun beri peringatan jelang tandang ke Indonesia.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT