GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Digelar Tertutup, Babak Baru Penanganan Kasus Siswi MI Korban Pembunuhan dan Perkosaan di Banyuwangi

10 bulan dalam penantian, akhirnya kasus pembunuhan dan perkosaan terhadap siswi MI di Kecamatan Kalibaru memasuki babak baru.
Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:25 WIB
kasus pembunuhan siswi MI di Banyuwangi
Sumber :
  • tim tvone - happy

Banyuwangi, tvOnenews.com – 10 bulan dalam penantian, akhirnya kasus pembunuhan dan perkosaan terhadap siswi MI di Kecamatan Kalibaru memasuki babak baru. Hari ini, sidang untuk keadilan bocah perempuan yang mengalami nasib nahas digelar secara tertutup, Kamis (09/10) di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Dalam sidang perdana yang dipimpin majelis hakim Yoga Perdana, pelaku anak berinisial R (14) juga dihadirkan. R didampingi kuasa hukum dan ayahnya. Sementara dari pihak korban hanya dihadiri oleh kuasa hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sidang kali ini agenda pembacaan dakwaan itu, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Endra menyampaikan sejumlah tuntutan.

Kuasa hukum korban DCNA (7), Kharisma Adilaga Sugiyanto membeberkan kalau sidang perdana tersebut digelar secara tertutup lantaran pelaku masih di bawah umur.

“Untuk hari ini kami memantau jalannya sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Yang pasti yang didakwakan undang-undang perlindungan anak,” ujar Kharisma yang akrab dipanggil Rama usai persidangan di PN Banyuwangi.

Rama juga membenarkan kalau proses penyidikan terhadap kasus kliennya itu berlangsung hingga lebih dari 9 bulan lantaran banyaknya kesulitan yang dihadapi oleh pihak aparat penegak hukum. Salah satunya lantaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang rusak. Sehingga, proses akhir yang diduga kuat sebagai penentu menemukan pelaku adalah metode Scientific Crime Investigation.

“Sebelumnya kami sampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum yang telah bekerja keras mengungkap kasus ini. Karena memang dalam peristiwa itu tempat kejadian perkara itu rusak jadi pembuktian kasus ini menggunakan metode scientific crime investigation,” beber Rama.

Pelaku yang juga statusnya masih di bawah umur ini disebut sebagai keluarga dekat korban. Hal itu membuat ayah dari korban sempat tidak percaya. Namun, penetapan yang dilakukan oleh penyidik, tambah Rama, sudah cukup menjadi dasar berjalannya proses hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya pihak keluarga tidak percaya ya kaget kalau si R ini yang berhadapan dengan hukum. Tapi karena sudah ditetapkan tersangka ya mau tidak mau diproses,” tutup Rama.

Rencananya, sidang k dua akan digelar pada Hari Senin (13/10) di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Agendanya adalah pemeriksaan saksi-saksi. Sebab, ada 50 saksi dan 6 saksi ahli yang akan dihadirkan di sidang tertutup kasus yang menyita perhatian publik sejak akhir tahun 2024 lalu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).
Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT