GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Dibegal, Remaja Bawean di Gresik Ternyata Jual Motor Temannya Sendiri

Entah bisikan setan dari mana yang masuk ke telinga Salasun, hingga ia tega menjual sepeda motor milik temannya sendiri yang dipinjamnya.
Senin, 1 Desember 2025 - 14:55 WIB
Tersangka Salasun ketika diamankan polisi di Mapolres Gresik
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com – Entah bisikan setan dari mana yang masuk ke telinga Salasun, hingga ia tega menjual sepeda motor milik temannya sendiri yang dipinjamnya.

Remaja asal Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik tersebut nekat menipu petugas kepolisian dengan mengaku sebagai korban pembegalan, demi menutupi aksi kriminalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usut punya usut, gelagat aneh dari remaja 21 tahun itu akhirnya dicurigai petugas. Setelah dicecar beberapa pertanyaan, Salasun pun pasrah dan mengakui perbuatannya.

Salasun mengakui bahwa sepeda motor milik temannya yang ia pinjam, lalu dilaporkan raib lantaran dirinya dihadang kawanan begal, ternyata dijual olehnya sendiri.

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengungkapkan bahwa kasus penggelapan dan penipuan sepeda motor yang dilakukan pelaku terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (1/11/2025). Bermula saat pelaku berada di rumah kos di Jalan Kapten Dulasim dan mendapati motor Honda Scoopy warna hitam-silver, nopol AD 5425 MN, milik korban sekaligus pelapor RK, asal Kecamatan Sukodono, Sragen, tidak bisa menyala.

Pelaku memperbaiki motor tersebut hingga bisa kembali digunakan. Sebagai timbal balik, pelaku meminjam motor korban dengan alasan menjemput mertuanya sekitar pukul 16.00 WIB.

“Dua jam berlalu, korban mencoba menghubungi pelaku. Namun nomornya tidak aktif dan tidak dihubungi,” kata AKP Arya kepada awak media, Senin (1/12/2025).

Sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku menelepon korban dan mengaku menjadi korban pembegalan. Korban lantas menjemput pelaku di Jalan Kartini, kemudian bersama-sama membuat laporan kehilangan di Polres Gresik.

Petugas yang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan mendapati kejanggalan dari keterangan pelaku.

“Hingga pelaku mengaku telah menggelapkan dan menjual sepeda korban ke salah satu temannya di Kenjeran Surabaya, dengan harga Rp3 juta,” jelasnya.

Kronologis Penangkapan: Petugas Hampir Dikelabui oleh Salasun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kanit Resmob Polres Gresik, Ipda Andi Muh Asyraf Gunawan, menyatakan bahwa setelah laporan dugaan pembegalan disampaikan pelaku, petugas melakukan olah TKP di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Bersama pelaku, petugas melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). Petugas Resmob Satreskrim Polres Gresik juga melakukan pengecekan kamera CCTV di sekitar lokasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT