Jelang Libur Nataru, Sopir Bus dan Kru di Terminal Nganjuk Jalani Tes Urine dan Anjing Pelacak Diterjunkan
- tim tvone - kasianto
Nganjuk, tvOnenews.com - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), aparat gabungan menggelar pemeriksaan ketat terhadap sopir dan kru bus di Terminal Bus Anjuk Ladang Nganjuk. Salah satu langkah yang dilakukan yakni tes urine untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba demi menjamin keselamatan penumpang, Rabu (17/12).
Kegiatan ini melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pengelola terminal. Selain tes urine, petugas juga menerjunkan anjing pelacak (K9) untuk menyisir area bus, ruang tunggu, hingga barang bawaan kru dan penumpang.
Tes urine dilakukan secara acak terhadap sejumlah sopir dan kru. Petugas juga menyisir ruang tunggu, serta area sekitar terminal dengan bantuan anjing pelacak untuk mendeteksi kemungkinan adanya narkotika maupun barang terlarang lainnya.
Kepala urusan pembinaan operasi (KBO) Lantas Polres Nganjuk IPTU Warji menyampaikan, pemeriksaan tersebut merupakan upaya preventif untuk memastikan seluruh awak angkutan umum dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkotika saat melayani lonjakan penumpang pada masa libur panjang.
“Keselamatan menjadi prioritas utama. Sopir yang membawa penumpang harus benar-benar fit dan bebas narkoba. Ini demi mencegah potensi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
IPTU Warji menjelaskan bahwa tes urine dilakukan secara acak terhadap 47 sopir dan kru bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP). Apabila ditemukan hasil positif, yang bersangkutan akan langsung ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Dari hasil pemeriksaan test urine 47 sopir bus dan kru, satu orang terkonfirmasi obat terlarang, karena mengalami riwayat penyakit lambung. Hal ini juga dibenarkan petugas, jika ada satu sopir terkonfirmasi obat terlarang.
"Benar, yang bersangkutan konsumsi obat-obatan diperoleh dari dokter, karena yang bersangkutan ada riwayat penyakit lambung," kata IPTU Warji.
Sejumlah sopir angkutan umum yang mengikuti tes urine menyatakan mendukung penuh kegiatan tersebut. Mereka menilai pemeriksaan ini penting untuk menjaga kepercayaan penumpang sekaligus keselamatan di jalan raya.
Salah satu sopir bus antar kota, Wagi (52) mengaku tidak keberatan dengan adanya tes urine maupun pemeriksaan menggunakan anjing pelacak. Menurutnya, langkah ini justru memberikan rasa aman bagi sopir yang bekerja secara profesional.
Load more