GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eskalasi Konflik Iran dan AS Memanas, 100 Jamaah Umroh asal Nganjuk Masih Tertahan di Tanah Suci

Ketegangan konflik bersenjata yang semakin memanas antara Amerika Serikat–Israel dan Iran di kawasan Timur Tengah kini berdampak langsung terhadap ratusan warga Nganjuk yang tengah menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 3 Maret 2026 - 11:04 WIB
Jamaah umroh yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
Sumber :
  • tim tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Ketegangan konflik bersenjata yang semakin memanas antara Amerika Serikat–Israel dan Iran di kawasan Timur Tengah kini berdampak langsung terhadap ratusan warga Nganjuk yang tengah menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.

Situasi geopolitik yang makin tidak menentu ini telah menyebabkan gangguan besar terhadap jadwal penerbangan internasional dan kepulangan para jamaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah kondisi ini, sekitar 100 jamaah umroh yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dilaporkan masih berada di Makkah dan Madinah. Rombongan tersebut diberangkatkan oleh salah satu biro perjalanan umrah, SDW, dan sejauh ini dipastikan dalam kondisi aman serta terus menjalankan ibadah seperti biasa meski kepulangannya belum dapat dipastikan.

Direktur Umroh dan Haji SDW Nganjuk, Franki Yoen Anando, mengatakan saat ini terdapat tiga grup jemaah yang masih berada di Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.

Salah satu rombongan diantaranya merupakan jamaah Solawat Janur pimpinan Gus Arafat Ajisoko dari Selorejo, Kecamatan Bagor.

“Total ada 100 jamaah. Sampai sekarang mereka masih berada di Mekkah dan Madinah,” ujar Franki, Selasa (3/3).

Ia mengungkapkan hingga kini belum ada informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun dari KJRI Jeddah terkait kondisi terbaru dan kepastian penerbangan jemaah.

Selain itu, Franki juga menerima informasi bahwa seluruh penerbangan yang transit di kawasan negara Teluk saat ini tidak mendapatkan izin terbang.

“Pesawat yang transit di negara Teluk sementara tidak diizinkan terbang. Untuk penerbangan carter seperti Lion Air dan Garuda Indonesia juga masih belum ada konfirmasi,” ungkap Franki.

Lebih lanjut, Franki menambahkan, sesuai jadwal awal, grup pertama yang dipimpin Gus Arafat dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 5 Maret 2026. Sementara grup kedua dengan paket 16 hari direncanakan pulang pada 11 Maret 2026.

Adapun grup ketiga yang menjalani program umroh penuh Ramadan dijadwalkan kembali pada H+2 Idulfitri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pihak biro perjalanan saat ini terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait,” ujar Franki.

“Kami terus memantau kondisi dan berharap semuanya berjalan lancar sampai kepulangan jamaah. Mohon doa dari semua pihak agar seluruh jamaah diberi kelancaran dan selamat sampai pulang kembali ke Tanah Air,” pungkasnya. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Mundur, Timnas Indonesia Bisa Gantikan Team Melli di Piala Dunia 2026?

Iran Mundur, Timnas Indonesia Bisa Gantikan Team Melli di Piala Dunia 2026?

Jika Iran benar-benar mundur atau didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026, muncul spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi slot itu. Apakah Timnas Indonesia?
Menaker Terbitkan SE THR 2026, Gubernur Diminta Bentuk Posko Satgas dan Perusahaan Wajib Patuh Aturan

Menaker Terbitkan SE THR 2026, Gubernur Diminta Bentuk Posko Satgas dan Perusahaan Wajib Patuh Aturan

Pemerintah memperketat pengawasan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 dengan menerbitkan surat edaran resmi dan memerintahkan pembentukan Posko Satgas THR di seluruh daerah.
Rocky Gerung Bela Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Pamer Paspor Inggris: Bisa Saja Anaknya Kelak Lebih Patriotis dari Menteri

Rocky Gerung Bela Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Pamer Paspor Inggris: Bisa Saja Anaknya Kelak Lebih Patriotis dari Menteri

Ia mencontohkan kemungkinan di masa depan, ketika anak Dwi Sasetyaningtyas justru mengambil peran membantu Indonesia lewat jejaring global. 
Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Blitar Kota Tutup Perlintasan Sebidang di Desa Kandangan

Jelang Operasi Ketupat, Satlantas Polres Blitar Kota Tutup Perlintasan Sebidang di Desa Kandangan

Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Satlantas Polres Blitar Kota bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar dan PT KAI Daop 7 melakukan penutupan palang pintu perlintasan sebidang di JPL 209.
Pascal Struijk Kaget Bukan Main, Masih Diserbu Fans Garuda Meski Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

Pascal Struijk Kaget Bukan Main, Masih Diserbu Fans Garuda Meski Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia

Nama Pascal Struijk kembali jadi perbincangan hangat di kalangan suporter Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu akui kaget sosial medianya diserbu fans Garuda.
Bareskrim Polri Atensi Kasus Tewasnya Nizam di Sukabumi, Usut Soal Dugaan Pembiaran oleh Ayah Kandung

Bareskrim Polri Atensi Kasus Tewasnya Nizam di Sukabumi, Usut Soal Dugaan Pembiaran oleh Ayah Kandung

Dit PPA-PPO Bareskrim Polri memberikan atensi terhadap kasus meninggalnya Nizam Syafei (NS), bocah 12 tahun asal Jampang Kulon, Sukabumi.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Trump Beberkan Motif Bunuh Ali Khamenei: Saya Berhasil!

Presiden Amerika Serikat (Presiden AS), Donald Trump beberkan motif ia bunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kata Donald Trump, motif dirinya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Usai Keluhkan JIS, Manajer Borneo FC Ngamuk Lagi Imbas 'Dibangunin Sahur' Jelang Lawan Persija Jakarta

Usai Keluhkan JIS, Manajer Borneo FC Ngamuk Lagi Imbas 'Dibangunin Sahur' Jelang Lawan Persija Jakarta

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, kembali mengeluarkan keluh kesahnya menjelang laga kontra Persija Jakarta. Setelah permasalahan JIS, tim Pesut Etam diganggu tidurnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT