News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan Jatim

Gubernur Khofifah dorong seluruh elemen beri penguatan perlindungan, pemberdayaan dan pemajuan perempuan Jatim.
Minggu, 28 Desember 2025 - 20:17 WIB
Puncak Peringatan Hari Ibu 2025
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong seluruh elemen memberikan penguatan perlindungan, pemberdayaan dan pemajuan perempuan Jawa Timur.

Menurutnya hal ini akan memberikan motivasi tersendiri bagi para ibu dan seluruh perempuan di Jawa Timur dan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peringatan Hari Ibu ke-97 menjadi momentum bersama untuk memperkokoh komitmen kita terhadap perlindungan, pemberdayaan, dan pemajuan perempuan di Jawa Timur," kata Gubernur Khofifah pada Peringatan Hari Ibu Ke-97 Tahun 2025 Jawa Timur, di Dyandra Convention Center Surabaya, Rabu (24/12).

Gubernur Khofifah menyampaikan peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember bukan sekadar kegiatan seremonial, dan bukan pula perayaan Mother’s Day sebagaimana dipahami di beberapa budaya. Melainkan, lanjutnya sebuah bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap seluruh perempuan Indonesia atas peran dan kontribusinya dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Peringatan Hari Ibu kali ini bertema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, yang menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar bangsa menuju satu abad Indonesia merdeka. Perempuan tidak hanya diposisikan sebagai pendidik dan pengasuh dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan, penggerak ekonomi, penjaga nilai sosial, serta pemimpin di berbagai bidang pembangunan.

Sebagaimana visi Jawa Timur sebagai provinsi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, perempuan harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang berdaya, terlindungi, dan memiliki ruang untuk tumbuh serta berkontribusi secara optimal bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Gubernur Jatim ini mengungkapkan jumlah penduduk Jawa Timur pada tahun 2025 mencapai 42,08 juta jiwa dengan rasio perempuan mencapai 50,17%. Menurutnya angka ini menjadi tantangan sekaligus kekuatan yang luar biasa bagi Jawa Timur.

Khofifah menuturkan capaian Indeks Pembangunan Gender (IPG) Jawa Timur tahun 2024 yang mencapai 93,05 di atas rata-rata nasional sebesar 92,46. Sementara itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Jawa Timur pada tahun 2024 turun menjadi 0,347 dari sebelumnya 0,423 di tahun 2023.

"Angka ini berada di bawah rata-rata IKG nasional yang sebesar 0,421 dan menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan tingkat ketimpangan gender terendah di Indonesia," ucapnya.

"Artinya ruang bagi perempuan untuk berdaya semakin terbuka lebar," imbuhnya.

Gubernur Khofifah menyebut bahwa hal tersebut tercermin dari dimensi pemberdayaan perempuan Jawa Timur dimana keterwakilan perempuan di legislatif telah mencapai 20%, serta keterlibatan perempuan dalam angkatan kerja yang mencapai 60,64%.

"Namun masih ada tantangan yang harus terus ditangani bersama, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, ketimpangan akses ekonomi bagi perempuan marginal, isu pernikahan anak, serta stunting di beberapa wilayah," tegasnya.

Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 ini sejalan dengan agenda nasional, termasuk implementasi Asta Cita sesuai arahan Bapak Presiden RI, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat sistem perlindungan, menghapus diskriminasi, serta mempercepat pemberdayaan perempuan di berbagai sektor. Sebagai upaya nyata mewujudkan hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kerangka hukum dan kebijakan terkait pencegahan kekerasan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan.

Upaya ini diperkuat melalui layanan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang ramah perempuan dan anak.

"Upaya ini juga disertai penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan akses permodalan dan peluang usaha," katanya.

Atas pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Kota di Jawa Timur ini Gubernur Khofifah menerima Piagam Penghargaan Atas Komitmen Dalam Mendorong Pembentukan UPTD PPA Kab/Kota di Jawa Timur. Secara khusus penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Arifatul Choiri pada Gubernur Khofifah.

"Alhamdulillaah, ini merupakan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI atas langkah Pemprov Jatim dalam memastikan hadirnya layanan perlindungan yang lebih dekat responsif dan berpihak kepada perempuan dan anak," katanya.

"Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh ibu dan perempuan Indonesia, khususnya yang ada di Jawa Timur," ucapnya.

Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Choiri Fauzi menyampaikan peringatan Hari Ibu merupakan tonggak dari gerakan perempuan Indonesia. Saat ini banyak sekali ruang bagi perempuan Indonesia untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara. Menteri PPPA RI juga menyampaikan bahwa sesuai quotes dari RA Kartini bahwa ketika seorang perempuan mengangkat dirinya artinya ia tidak mengangkat dirinya sendiri tetapi sedang mengangkat keluarganya, masyarakatnya, bangsa dan negaranya.

"Gubernur Khofifah salah satu contohnya, merupakan Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur, ini luar biasa," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Ia menuturkan perempuan sebagai pilar keluarga dan bangsa harus memiliki kualitas yang luar biasa sebagai modal membina dan membimbing anak-anaknya. Karena perempuan yang berdaya dan mampu berkarya adalah pondasi utama bagi lahirnya keluarga yang kuat, masyarakat yang inklusif serta bangsa yang adil dan berkelanjutan.

"Perempuan yang berkualitas itu bukan dari pemberian tetapi hasil dari usaha, upaya, dan proses panjang yang dilakukan oleh perempuan itu sendiri. Menjadi perempuan berkualitas harus lahir dari kesadaran perempuan sendiri," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kesempatan ini, Menteri Arifah Fauzi juga menyampaikan saat ini banyak sekali keluarga merasa sulitnya memberikan pola asuh yang baik dan tepat di era saat ini. Banyak faktor, lanjutnya, yang mempengaruhi tutur kata dan perilaku anak-anak seperti faktor ekonomi, pola asuh dalam keluarga, media sosial, lingkungan dan pernikahan usia dini.

"Mari bersama-sama kita kekuatan pondasi agama dan Budi pekerti untuk anak-anak kita, karena pondasi utama bagi anak-anak kita adalah nilai-nilai agama dan budi pekerti yang sepertinya saat ini sudah mulai ditinggalkan," pesannya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

10 Mahasiswa FT UGM Dinonaktifkan Buntut Kekerasan Berbasis Gender Online

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dinonaktifkan buntut kasus kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi mengungkap sifat asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea.
Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah imbau masyarakat Jatim kibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026.
Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa Bangladesh bukanlah tim yang patut dipandang sebelah mata. Skuad Garuda memerlukan kemenangan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Penanganan kebakaran hutan masih terus dilakukan di awasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.
Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau hanya bermodal Rp13 ribu dan KTP nenek, Maulana, pemuda 19 tahun asal Cilacap, justru menjadi korban tragedi KM Virgo. Simak kisah pilunya.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT