News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK, 9 Orang Dibawa ke Jakarta

Wali Kota Madiun, Jawa Timur, Maidi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Madiun, Senin (19/1).
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Januari 2026 - 18:52 WIB
Wali Kota Madiun Maidi Terjaring OTT KPK
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.comWali Kota Madiun, Jawa Timur, Maidi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Madiun, Senin (19/1). Selain Maidi, tim penyidik KPK juga mengamankan total 15 orang.

Usai menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun, tim penyidik KPK langsung membawa sembilan orang, salah satunya Wali Kota Madiun Maidi, ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang dihubungi melalui aplikasi pesan singkat pada Senin (19/1), membenarkan adanya operasi senyap tersebut.

“Benar, hari ini tim sedang melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di Madiun dengan mengamankan 15 orang,” ujarnya.

“Sebanyak sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta, dan salah satunya adalah Wali Kota Madiun Maidi,” imbuhnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun, Wali Kota Maidi langsung bertolak ke Jakarta pada Senin (19/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Wali Kota Maidi terlihat mengenakan masker, topi, dan jaket saat meninggalkan Mapolres Madiun. Ia hanya melambaikan tangan kepada awak media sebelum masuk ke dalam mobil berwarna hitam yang telah menunggunya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Hardianto, mengaku belum mengetahui secara pasti terkait kasus yang menjerat Wali Kota Madiun tersebut.

Ia hanya menyampaikan bahwa Maidi dibawa ke Jakarta untuk koordinasi dan dimintai keterangan.

“Belum ada informasi yang saya terima. Tadi saya hanya diminta untuk koordinasi saja,” terang Soeko saat meninggalkan Mapolres Madiun.

Terpisah, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara membenarkan bahwa tim penyidik KPK meminta izin menggunakan ruang dan fasilitas Mapolres Madiun untuk keperluan pemeriksaan.

Namun, terkait kasus dan jumlah pasti pihak yang diamankan, ia mengaku tidak mengetahuinya secara detail.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang tadi ada pemeriksaan oleh KPK, tetapi terkait teknisnya kami tidak tahu. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak KPK. Hari ini seluruh pihak telah meninggalkan Mapolres Madiun,” tutup Kemas.

Hingga kini, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi terkait kasus yang menimpa Maidi. Namun, OTT tersebut diduga berkaitan dengan fee proyek dan dana corporate social responsibility (CSR) senilai ratusan juta rupiah. (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT