News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ledakan Petasan Rakitan di Ponorogo Menewaskan Pelajar SMP

Sementara itu Polsek Kauman Sumoroto masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti ledakan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara polisi menemukan sejumlah barang bukti diantaranya balon udara tanpa awak, sisa bahan petasan, sumbu petasan serta sejumlah barang bukti lainnya. 
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 2 Maret 2026 - 10:23 WIB
Ledakan petasan rakitan di Ponorogo menewaskan pelajar SMP.
Sumber :
  • tvOne - Aris Batara

Ponorogo, tvOnenews.com - Ledakan dasyat yang berasal dari petasan rakitan mengakibatkan seorang pelajar kelas 3 SMP berinisial R (16) meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Kejadiannya di RT 2 RW 2 Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Minggu sore (1/3/).

Sementara korban lainnya AT (20) warga Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengalami luka serius dan dirawat intensif di Hospital Bantarangin. Namun karena luka yang diderita cukup serius akhirnya korban di rujuk ke RSUD dr. Harjono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang saksi mata, Siswanto, menyampaikan ledakan terdengar sangat keras hingga mengagetkan warga sekitar. Saat mendengar ledakan, dirinya berada tidak jauh dari lokasi dan langsung mencari sumber bunyi ledakan. 

"Awalnya terdengar ledakan cukup keras dan saya langsung mencari sumber ledakan. Ternyata tidak jauh dari rumah saya. Saat itu saya melihat ada dua orang yang kondisinya parah, satu dipeluk ibu dan kakaknya sedangkan satu korban lainnya berada didepan rumah dalam kondisi kritis. Akhirnya satu korban meninggal," ungkapnya.

Siswanto menambahkan, dirinya terkejut mengetahui rumah milik Minten yang porak poranda. Selanjutnya warga mengevakuasi salah satu korban dengan menggunakan motor ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan. 

"Posisi korban masih di depan rumah, belum meninggal dan didekap sama ibu dan kakaknya. Tapi akhirnya meninggal karena tidak ada pertolongan atas nama R. Satu korban lainnya atas nama AT langsung dibawa ke Rumah Sakit Bantarangin setelah melihat kondisi yang berlumuran darah," ujar Siwanto. 

Sementara itu Polsek Kauman Sumoroto masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti ledakan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara polisi menemukan sejumlah barang bukti diantaranya balon udara tanpa awak, sisa bahan petasan, sumbu petasan serta sejumlah barang bukti lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali yang memimpin jalannya olah tempat kejadian perkara saat dikonfirmasi sejumlah media menjelaskan jika pihaknya masih melakukan.

"Jadi saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait ledakan yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka bakar hingga 80 persen. Korban yang meninggal dunia sudah di evakuasi ke rumah sakit untuk di autopsi. " katanya.  (asn/ias)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Jay Idzes Mulai Terbuka Bicarakan Klub Impiannya Andai Tinggalkan Sassuolo: Saya Pilih Liverpool

Dalam sebuah interview beberapa waktu lalu, kapten Timnas Indonesia Jay Idzes terang-terangan menyebut dirinya bermimpi suatu saat bisa bermain di Liverpool.
Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Cedera Belum Pulih, Pratama Arhan Kena Pukulan Telak Usai Bangkok United Rekrut Bek Korea di Tengah Regulasi Baru

Nasib bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan, kini mulai berada di ujung tanduk. Posisinya di Bangkok United terancam usai klub Thailand itu datangkan bek Korea.
Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Ramalan Kesehatan Weton 25 April 2026: Sabtu Kliwon Hati-hati Kelelahan Mental hingga Imunitas Minggu Pahing Terganggu

Tanggal 25 April 2026, yang bertepatan dengan Sabtu Kliwon, atmosfer bumi membawa getaran neptu yang bersifat "mengikat". Berikut ramalan kesehatan wetonnya.
Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Ramalan Karier Weton 25 April 2026: Rabu Kliwon di Puncak Diplomasi, Minggu Pon Bisa Mulai Evaluasi Target Kerja

Energi Sabtu Kliwon akan sangat menentukan siapa yang akan mendapatkan promosi hingga yang melakukan manuver. Berikut ramalan karier weton pada 25 April 2026.
Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sangat Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk hari Jumat (24/4) ini. 
Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Ramalan Asmara Weton 25 April 2026: Jumat Wage Dapat Kejutan dari Pasangan, Kamis Kliwon Diuji Masalah Komunikasi

Bagi beberapa weton, Sabtu Kliwon tanggal 25 April 2026 akan jadi jembatan menuju pelaminan, tapi bagi yang lain, ini juga bisa menjadi momen ujian kesetiaan.

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT