News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Puting Beliung Terjang Jombang, Belasan Bangunan Rusak

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebuah warung dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah.
Minggu, 8 Maret 2026 - 17:30 WIB
Kondisi rumah dan warung di Dusun Belut, Jogoroto, Jombang rusak akibat angin puting beliung.
Sumber :
  • tvOne - Adi

Jombang, tvOnenews.com – Hujan deras disertai angin kencang yang diduga puting beliung menerjang Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (8/3), sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebuah warung dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan akibat terpaan angin kencang. Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah sehingga atapnya harus ditutup sementara menggunakan terpal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga setempat, Desy Andra (34), menuturkan kejadian berlangsung sangat cepat. Saat itu cuaca awalnya hanya gerimis ringan, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang hingga menerbangkan berbagai material bangunan.

“Awalnya cuma gerimis, tidak terlalu deras. Tapi tiba-tiba anginnya kencang sekali sampai membawa material ke depan musala,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Desy angin puting beliung muncul sekitar pukul 14.00 WIB dan hanya berlangsung singkat. Meski demikian, dampaknya cukup terasa bagi warga di sekitar lokasi. “Kejadiannya cepat sekali, tidak lama. Di sini ada sekitar enam rumah yang terdampak,” katanya.

Desy menjelaskan kerusakan paling parah terjadi pada bagian teras dan atap rumah yang tersapu angin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Waktu kejadian pemilik rumah ada di dalam, tapi material yang terbang tidak sampai masuk ke dalam rumah,” jelasnya.

Warga lainnya, Komariyah (50), yang tinggal di Dusun Belut, Desa Ngumpul, juga merasakan langsung terjangan angin kencang tersebut. Ia mengatakan angin datang setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.

“Hujan dulu sama angin, terus tiba-tiba jadi kacau,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut atap rumah Komariyah mengalami kerusakan cukup parah. Selain rumah warga, sebuah warung di sekitar lokasi juga dilaporkan hancur akibat terjangan angin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung saat kejadian tidak ada warga yang terluka. Pemilik warung diketahui tidak berada di lokasi. Sementara warga yang berada di sekitar tempat kejadian berhasil menyelamatkan diri.

Setelah angin mereda, warga langsung bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan serta memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Awalnya Diragukan Dedi Mulyadi, Kakek Jali 84 Tahun Ini Ternyata Veteran Sejati yang Mengagumkan

Awalnya Diragukan Dedi Mulyadi, Kakek Jali 84 Tahun Ini Ternyata Veteran Sejati yang Mengagumkan

​​​​​​​Dedi Mulyadi awalnya meragukan Kakek Jali 84 tahun yang datang menemuinya. Setelah terbukti veteran, sikapnya berubah dan memberi penghormatan penuh.
Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik

Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM tak hanya beberkan penyebab Utama tingginya populasi ikan sapu-sapu di berbagai wilayah. KDM juga bocorkan
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menanggapi soal ucapan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut ada jasanya yang membuat Jokowi menjadi Presiden.
RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

Publik soroti kasus dugaan malpraktik yang dialami pasien yang merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar, bernama Mimi Maisyarah (48), di RS Muhammadiyah Medan.
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT