GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Buka Puasa Bersama Warga Binaan dan Keluarga saat Ramadhan

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar kegiatan buka puasa bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:47 WIB
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar kegiatan buka puasa bersama
Sumber :
  • tim tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menggelar kegiatan buka puasa bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan keluarga. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kunjungan Rutan Kelas I Surabaya ini menjadi bagian dari layanan khusus yang diberikan selama bulan Ramadan.

Program tersebut merupakan bentuk pelayanan kemasyarakatan yang diberikan jajaran pemasyarakatan di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, guna menjaga hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga selama menjalani masa pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini sengaja dibuka secara khusus selama bulan Ramadan agar warga binaan tetap dapat merasakan suasana kebersamaan dengan keluarga di bulan suci.

“Melalui kegiatan ini, Rutan Surabaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berbuka puasa bersama keluarga mereka. Layanan ini kami buka khusus selama Ramadan agar mereka tetap dapat merasakan momen kebersamaan meskipun sedang menjalani masa pidana,” ujar Tristiantoro.

Ia menambahkan, keberadaan keluarga dalam kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dukungan moral bagi warga binaan agar lebih termotivasi mengikuti program pembinaan yang berjalan di Rutan Kelas I Surabaya.

Untuk mengakomodasi kegiatan tersebut, pihak rutan menyediakan 100 kuota bagi warga binaan yang dapat mengikuti buka puasa bersama keluarga. Setiap kuota diperuntukkan bagi dua orang dewasa dari pihak keluarga serta diperbolehkan membawa anak berusia di bawah 14 tahun untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, pendekatan kekeluargaan menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Dukungan dari keluarga dinilai mampu membantu warga binaan menjalani masa pidana dengan lebih baik sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat.

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Anton (bukan nama sebenarnya), mengungkapkan rasa harunya karena dapat berbuka puasa bersama keluarga di dalam rutan.

“Saya sangat senang bisa berbuka puasa dengan keluarga. Walaupun sedang menjalani hukuman, setidaknya masih bisa merasakan kebersamaan di bulan Ramadan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana haru tampak ketika sejumlah warga binaan bertemu dan berbuka puasa bersama anggota keluarga mereka. Bagi sebagian warga binaan, momen tersebut menjadi kesempatan langka untuk merasakan kebersamaan di bulan suci yang biasanya identik dengan berkumpul bersama keluarga.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di Rutan Kelas I Surabaya yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga memperhatikan sisi kemanusiaan dalam proses pembinaan warga binaan. (gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Beda Nasib Emil Audero dan Maarten Paes

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Beragam nasib dialami oleh mereka, dengan dua kiper Timnas Indonesia mengalami hal yang berkebalikan.
Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang ibu penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Belum Resmi Bekerja Sama, Pelatih Hillstate Sudah Hafal Makanan Korea Kesukaan Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung, pelatih Hyundai Hillstate diam-diam sudah mencari tahu apa makanan khas Korea Selatan yang disukai oleh calon pemainnya Megawati Hangestri.
Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Berhadiah Ratusan Juta Rupiah: Lombakan Kebersihan antar-UPTD Dinas PU, yang Terburuk Diumumkan secara Terbuka

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai ratusan juta rupiah. 
PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Tak Paksakan Diri ke Masjidil Haram saat Waktu-Waktu Padat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memberikan imbauan serius bagi jamaah calon haji Indonesia untuk menjaga stamina menjelang puncak ibadah haji. 
Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi SMA Asal Tangerang Selatan Diterima di Tujuh Universitas Dunia

Siswi lulusan SMA Bina Nusantara (Binus) Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kalya, berhasil diterima di tujuh perguruan tinggi terkemuka dunia pada seleksi masuk tahun ajaran 2026/2027.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT