News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Peristiwa Penganiayaan, Bule Rusia Ternyata Jabat Posisi Direktur di Banyuwangi Tanpa VITAS

WNA Rusia berinisial AF yang diduga terlibat penganiayaan salah satu warga Banyuwangi di pintu masuk Marina Boom Banyuwangi pada Minggu pagi (29/03/2026) lalu ternyata tercatat sebagai salah satu direktur perusahaan food and beverage (F&B) mewah di objek wisata tersebut.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 7 April 2026 - 15:21 WIB
Kantor Imigrasi Banyuwangi
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – WNA Rusia berinisial AF yang diduga terlibat penganiayaan salah satu warga Banyuwangi di pintu masuk Marina Boom Banyuwangi pada Minggu pagi (29/03/2026) lalu ternyata tercatat sebagai salah satu direktur perusahaan food and beverage (F&B) mewah di objek wisata tersebut.

Berdasarkan penelusuran di Kantor Imigrasi Banyuwangi, bule berusia 50 tahun itu belum mengantongi Visa Tinggal Terbatas (VITAS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Sub Seksi Teknologi Informasi dan Intelijen Penindakan Kantor Imigrasi Banyuwangi, Gilang Arizona, membeberkan bahwa AF diketahui melakukan satu kali perpanjangan izin tinggal sementaranya di Jakarta Pusat pada awal Maret lalu. Pada awal Februari 2026, AF masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar.

“Visa itu tidak dikeluarkan dari imigrasi Banyuwangi tapi itu adalah visa arrival saat yang bersangkutan tiba di Indonesia melalui bandara Internasional Denpasar dan melakukan pengurusan visa kunjungan saat kedatangan. Jadi itu bukan visa yang dikeluarkan dari Banyuwangi,” kata Gilang, Senin (06/04/2026).

Dengan Visa on Arrival (VoA), tambah Gilang, WNA tersebut bisa melakukan aktivitas wisata, pembicaraan bisnis, dan peninjauan. Namun, terkait dokumen keimigrasian AF, pihak Imigrasi Banyuwangi hanya bertugas melakukan pengecekan pasca peristiwa terkait dugaan penganiayaan yang kasusnya tengah ditangani oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi.

“Kalau dari Imigrasi Banyuwangi bisa melakukan pengecekan karena baru ada kasus ini atau laporan itu. Sebelumnya ketika beliau itu melakukan kunjungan saat kedatangan, kita tidak bisa mengetahui seperti apa mobilitasnya, dia kesini atau kemana seperti apa khan kita tidak bisa mengetahui karena mobilitasnya khan banyak,” tambah Gilang.

Terkait keberadaan nama AF dalam jajaran direksi perusahaan yang mempekerjakan WNA Rusia tersebut, Gilang menyebut perusahaan seharusnya melengkapi data terkait Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA). Sebab, IMTA merupakan syarat bagi pemodal asing atau pemodal dalam negeri yang mempekerjakan WNA di dalam negeri.

Imigrasi Banyuwangi telah memanggil sejumlah pihak yang terkait dengan AF untuk mengonfirmasi kelengkapan dokumen tersebut.

“Kami sempat melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan saudara WNA tersebut. Kebetulan saat kami melakukan pemanggilan tersebut, ternyata yang bersangkutan sudah keluar wilayah Republik Indonesia,” tegas Gilang.

Berdasarkan data yang dicatat oleh Imigrasi, masa tinggal AF seharusnya berakhir pada 4 April 2026. Untuk memperbarui izin tinggal, secara umum seluruh WNA yang telah melakukan perpanjangan dua kali masa tinggal harus mengurus ulang dengan keluar dari wilayah yurisdiksi Republik Indonesia.

Diketahui, AF yang merupakan WNA asal Rusia diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap SHN, warga Banyuwangi yang tengah bertugas mengoperasikan sound system pada acara Gebyar Lebaran 2026.

Peristiwa bermula pada Jumat (27/3/2026), ketika AF merasa terganggu dengan suara sound system milik SHN yang disebut volumenya terlalu kencang. Hari itu, SHN telah memenuhi permintaan AF untuk mengecilkan volume sound system miliknya.

Namun, pada hari Sabtu (28/3/2026), AF kembali datang dan meminta SHN untuk mengecilkan serta memindahkan alat pengeras suaranya. Untuk menghormati keinginan AF, SHN pun mengecilkan suara dan memindahkan alat pengeras suaranya sekitar 10 meter dari lokasi semula dan diarahkan keluar area Marina Boom.

Hal tak terduga terjadi pada Minggu (29/3/2026) pagi, saat SHN tengah sibuk mempersiapkan perlengkapan sound system miliknya. Tiba-tiba, AF datang lagi, mengecilkan volume pada perlengkapan sound system, serta mencabut beberapa kabel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khawatir terjadi kerusakan pada peralatan miliknya, SHN mencoba menghalau AF dengan cara mendorong hingga terjadilah dugaan aksi pemukulan oleh AF kepada SHN.

Kini kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwajib dan tengah didalami oleh penyidik Polresta Banyuwangi. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Identitas Massa Penyerang saat Demo di Malioboro Disorot, Kapolda DIY: Itu Preman, Bukan Jaga Warga

Identitas Massa Penyerang saat Demo di Malioboro Disorot, Kapolda DIY: Itu Preman, Bukan Jaga Warga

Identitas massa tak dikenal yang terlibat bentrokan dan diduga menyerang peserta aksi unjuk rasa di kawasan Malioboro pada 28 Oktober 2026 lalu menjadi sorotan.
Lewat Program Ini, Santri Digembleng Miliki Kreativitas Pendidikan

Lewat Program Ini, Santri Digembleng Miliki Kreativitas Pendidikan

Berbagai pihak turut andil dalam memperkuat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Nobar Film Laut Bercerita, Pemuda Diajak Merawat Ingatan Sejarah

Nobar Film Laut Bercerita, Pemuda Diajak Merawat Ingatan Sejarah

Ratusan pelajar, mahasiswa, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan (OKP) mengikuti pemutaran gratis film Laut Bercerita pada Minggu (8/11).
Golkar Kota Cirebon Targetkan Raih 8 Kursi Legislatif, Daniel Mutaqien Bantah Isu Munaslub

Golkar Kota Cirebon Targetkan Raih 8 Kursi Legislatif, Daniel Mutaqien Bantah Isu Munaslub

Keberadaan kader Golkar yang kini menjabat sebagai Wali Kota Cirebon menjadi modal politik untuk memperkuat elektabilitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap partai.
Bukan Satukan Rel, Ini Solusi Integrasi Dua Sistem LRT di Jakarta

Bukan Satukan Rel, Ini Solusi Integrasi Dua Sistem LRT di Jakarta

Dua sistem LRT di Jakarta memiliki konstruksi dan pengelolaan berbeda. Pegiat transportasi menilai integrasi fisik antarmoda menjadi solusi paling realistis.
Duka Ganda Persib di Semarang: Takluk 1-2 dari Java United dan Seorang Bobotoh Meninggal Dunia

Duka Ganda Persib di Semarang: Takluk 1-2 dari Java United dan Seorang Bobotoh Meninggal Dunia

Kesedihan ganda dialami Persib Bandung pada laga pekan ke-9 Super League 2026/2027. Selain menelan kekalahan dari Java United, seorang Bobotoh meninggal dunia.

Trending

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

WNI Kru Helikopter BNPB yang Jatuh di Sungai Barito Kalsel Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

Tim SAR Gabungan mengevakuasi WNI bernama Yayan Supyansuri (39), kru helikopter yang kecelakaan saat hendak memadamkan Karhutla di Sungai Barito, Desa Tabatan, Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Viral Penumpang Mobil Diduga Keracunan Gas di Karawang, Kenali 4 Cara Mencegah Bahaya Karbon Monoksida

Viral Penumpang Mobil Diduga Keracunan Gas di Karawang, Kenali 4 Cara Mencegah Bahaya Karbon Monoksida

Video yang memperlihatkan sejumlah penumpang mobil diduga keracunan gas karbon monoksida di Karawang viral di media sosial. Ini 4 cara cegah bahaya tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT