News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Jombang Ungkap Kasus Mayat di Sungai Megaluh, Motif Cemburu Berujung Pembunuhan

Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan jenazah laki-laki di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh yang sempat menggegerkan warga. Polisi memastikan korban tewas akibat pembunuhan dengan motif kecemburuan asmara.
Selasa, 21 April 2026 - 12:41 WIB
Kasatreskrim Polres Jombang, Dimas Robin Alexander saat konferensi pers di Mapolres Jombang
Sumber :
  • tvOne - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Kepolisian Resor Jombang akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan jenazah laki-laki di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh yang sempat menggegerkan warga. Polisi memastikan korban tewas akibat pembunuhan dengan motif kecemburuan asmara.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers di lobi Satreskrim Polres Jombang, Selasa (21/4). Kasatreskrim Polres Jombang, Dimas Robin Alexander, menyatakan bahwa korban telah teridentifikasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban diketahui bernama Anang Sularso (33), warga Dusun Bogem Utara, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Sebelumnya, jasad korban ditemukan di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, dalam kondisi mengenaskan.

“Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam, di antaranya pada leher dan wajah. Penyebab kematian adalah luka pada leher yang memutus pembuluh darah utama,” ujarnya.

Polisi menetapkan satu pelaku utama berinisial Slamet Mahmudi (43), yang juga berasal dari wilayah yang sama dengan korban. Selain itu, satu orang lainnya, Mohammad Abdul Mutolib (36), turut diamankan karena membantu menghilangkan barang bukti.

Dimas menjelaskan, pembunuhan dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban yang diduga mendekati perempuan yang merupakan pasangan pelaku.

“Pelaku tidak terima korban mendekati pasangannya, sehingga terjadi cekcok yang berujung pada pembunuhan,” katanya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Saat itu, korban dan pelaku diketahui sempat bersama dan mengonsumsi minuman keras sebelum terjadi pertengkaran.

Pelaku bahkan menjemput korban di rumahnya, lalu keduanya pergi bersama menggunakan sepeda motor milik korban. Dalam perjalanan, pertikaian terjadi hingga pelaku menghabisi nyawa korban menggunakan senjata tajam.

Usai melakukan pembunuhan, pelaku kemudian membuang jasad korban ke sungai di sekitar lokasi kejadian untuk menghilangkan jejak. Arus sungai membawa jasad korban hingga akhirnya ditemukan di wilayah Megaluh, Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, pelaku bersama rekannya juga membuang sejumlah barang bukti ke Sungai Brantas di wilayah Kecamatan Kras, Kediri. Barang bukti tersebut meliputi sepeda motor, telepon genggam korban, serta senjata tajam yang digunakan dalam aksi pembunuhan.

“Saat ini kami masih melakukan pencarian barang bukti yang dibuang ke sungai, namun terkendala derasnya arus,” ungkap Dimas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: AC Milan Cari Alternatif usai Dengar Tuntutan Dusan Vlahovic dan Robert Lewandowski

Bursa Transfer: AC Milan Cari Alternatif usai Dengar Tuntutan Dusan Vlahovic dan Robert Lewandowski

AC Milan dikabarkan mulai mencari alternatif lain untuk mengisi pos striker mereka di musim depan. Sebab, Dusan Vlahovic dan Robert Lewandowski sama-sama memiliki tuntutan yang tinggi.
Khawatir Digugat ke MK, DPR Minta Revisi UU Pemilu Tak Diburu-buru

Khawatir Digugat ke MK, DPR Minta Revisi UU Pemilu Tak Diburu-buru

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pembahasan RUU Pemilu tidak perlu dipaksakan selesai dalam waktu dekat.
Buntut Viralnya Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM, JK Terjunkan Tim Ahli IT untuk Melacak Dalangnya

Buntut Viralnya Video Ceramah Jusuf Kalla di UGM, JK Terjunkan Tim Ahli IT untuk Melacak Dalangnya

Buntut viralnya di media sosial terkait potongan video ceramah Jusuf Kalla di UGM. Ternyata membuat JK geram hingga pihaknya telah menerjunkan tim ahli IT untuk
Dedi Mulyadi Blak-blakan Umbar Gaji Jadi Gubernur Jawa Barat dan Penghasilan dari YouTube: Cukup Untuk 4 Istri

Dedi Mulyadi Blak-blakan Umbar Gaji Jadi Gubernur Jawa Barat dan Penghasilan dari YouTube: Cukup Untuk 4 Istri

Selama memimpin Jawa Barat, kini Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi berani mengungkapkan penghasilannya menjadi pejabat dan content creator di kanal YouTube miliknya
Usai Dapat Usulan Ketua DPRD Ciamis, Dedi Mulyadi Bergerak Cepat Lengkapi 'Kekurangan' di Jembatan Cirahong

Usai Dapat Usulan Ketua DPRD Ciamis, Dedi Mulyadi Bergerak Cepat Lengkapi 'Kekurangan' di Jembatan Cirahong

Usai mendapat usulan dari Ketua DPRD Ciamis, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi beri respons cepat dengan memasang CCTV di kawasan Jembatan Cirahong.
Dampak Mengerikan Konflik Iran dengan AS, Harga Kondom Meroket

Dampak Mengerikan Konflik Iran dengan AS, Harga Kondom Meroket

Konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) ternyata berdampak mengerikan. Pasalnya berimbas terhadap sejumlah sektor. Seperti plastik, hingga membuat harga kondom

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Singgung Para Pemain Timnas Indonesia, Jurnalis Belanda Marah Besar Eks Feyenoord Dukung NAC Breda

Jurnalis Belanda marah besar eks Feyenoord mendukung NAC Breda soal kasus skandal paspor. Hal ini telah merugikan banyak pihak termasuk para pemain Timnas Indonesia.
Kementerian Hukum Sahkan Kepengurusan Partai Bulan Bintang Pj Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah

Kementerian Hukum Sahkan Kepengurusan Partai Bulan Bintang Pj Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah

Kementerian Hukum resmi mengesahkan kepengurusan DPP PBB di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah.
Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi Beri Pujian Setinggi Langit untuk Anak SD Ini, Apresiasi Semangat dan Optimisnya

Dedi Mulyadi memberikan apresiasi tinggi kepada Bagas, siswa SD di Sukabumi yang semangat berjuang melawan kanker darah. Seperti apa kish inspiratifnya? Simak!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT