News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Diizinkan Kerja di Luar Kota, Gen Z Ini Sukses Bisnis Budidaya Modern Ikan di Halaman Rumah

Bermodalkan halaman yang ada di samping rumahnya di tengah pemukiman padat penduduk di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Fahriyyah ternyata mampu menghasilkan cuan hingga Rp50 juta setiap tahunnya.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 21 April 2026 - 17:38 WIB
Tidak Diizinkan Kerja di Luar Kota, Gen Z Ini Sukses Bisnis Budidaya Modern Ikan di Halaman Rumah
Sumber :
  • tim tvOne

Banyuwangi, tvOnenews.com - Bermodalkan halaman yang ada di samping rumahnya di tengah pemukiman padat penduduk di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Fahriyyah ternyata mampu menghasilkan cuan hingga Rp50 juta setiap tahunnya.

Gadis lulusan Universitas Airlangga Banyuwangi jurusan Akuakultur Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) ini boleh dibilang mulai berhasil dalam usahanya budidaya ikan nila kekar. Dalam kurun waktu tiga tahun, Ria, panggilan akrabnya, mampu membuka peluang kerja untuk dirinya sendiri dan tetangganya dari bisnis budidaya ikan berkelanjutan dan modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ditawarin kerja di luar kota. Tapi karena saya anak bungsu dari delapan bersaudara, saya dilarang bekerja jauh dari keluarga," ungkap Ria kepada tvOnenews.com, Selasa (21/4/2026).

Karena tidak ingin menganggu dan tidak ingin ilmu yang didapatkan selama berkuliah menjadi sia-sia, gadis berusia 24 tahun ini akhirnya memanfaatkan lahan di samping rumahnya dengan membuat kolam ikan nila.

Dari yang awalnya dua kolam bioflok, kini sudah ada enam kolam yang terpasang di halamannya. Tiap kolam berisi ratusan ekor ikan nila dengan berbagai ukuran. Ada yang masih anakan, hingga yang siap panen.

"Setiap dua hingga tiga bulan, ikan nila ini siap panen. Sekali panen bisa sampai 200 kilogram," ungkap Ria sambil tersenyum.

Tidak hanya untuk dikirim ke beberapa restoran dan rumah makan yang menyediakan menu ikan nila. Ternyata dari tempat usaha yang diberi nama I-Tawar ini, Ria juga menampung beberapa peternak ikan nila di Banyuwangi yang kesulitan untuk menjual hasil panennya.

Di tengah perjalanan, ternyata ide untuk meningkatkan nilai ekonominya pun muncul.

"Sejak dibuat ikan frozen, ternyata menambah nilai ekonominya," tambah Ria.

Dengan mengandalkan resep keluarga, ikan nila mentah diolah menjadi ikan nila bumbu kuning, ikan nila bakar, hingga nugget nila. Semua ikan frozen yang dijual secara offline dan online itu ternyata banyak peminatnya.

"Kami sering kirim ke Jakarta, Surabaya, Malang dan kota-kota lain. Bahkan di Lumajang dan Bali sudah ada resellernya," ujar Ria.

Apa yang dilakukan Ria ini memang sejalan dengan semangat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang secara intensif mendorong budidaya ikan berkelanjutan dan modern untuk meningkatkan produksi, menjaga ekosistem, dan memperkuat ekonomi dengan prinsip zero waste.

“iTawar ini adalah inovasi saya pribadi yang merupakan usaha budidaya ikan air tawar yang menggabungkan teknologi modern dan prinsip keberlanjutan. Saya sengaja memilih ikan nila karena nilai keekonomiannya lebih tinggi dan perawatannya pun tidak menimbulkan bau seperti ikan lele, karena kolam-kolam kami ini ada di sekitar pemukiman warga,” tegas Ria.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bersyukur Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan dukungan baik dari bisnis rumahannya tersebut. Selain mendapatkan pendampingan dari Dinas Perikanan Banyuwangi, ia juga tengah mengajukan kerjasama untuk dengan Pemkab Banyuwangi untuk menambah kolam pemijahan sebagai solusi atas kendala mendapatkan benih berkualitas.

“Kendala kami saat ini mendapatkan benih dengan kualitas baik di Banyuwangi. Selama ini saya dapat benih dari luar kota dan pernah satu hari itu mati semua benihnya karena memang jarak yang sangat jauh. Ke depan, saya sedang mengajukan bantuan dari Pemkab Banyuwangi untuk menambah kolam pemijahan mandiri untuk memproduksi benih dengan genetik yang baik,” lanjutnya. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam perampok spesialis nasabah bank di Jakarta dan Bekasi ditangkap. Mereka diketahui sering mengintai dan membuntuti nasabah bank. 

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam perampok spesialis nasabah bank di Jakarta dan Bekasi ditangkap. Mereka diketahui sering mengintai dan membuntuti nasabah bank. 
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT