Kado Hari Pendidikan Nasional dari Gubernur Khofifah, Bedah Rumah Sasar 135 Insan Pendidikan di Jatim
- tim tvone - tim tvone
Surabaya, tvOnenews.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung hasil program bedah rumah milik Wandori, tenaga keamanan SMAN 2 Surabaya yang terletak di Jalan Dinoyo Baru No. 47 Surabaya, Selasa (5/5), sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan dan penyediaan hunian layak bagi insan pendidikan di Jawa Timur.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari kado Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), yang secara keseluruhan telah menyasar 135 insan pendidikan di berbagai daerah di Jawa Timur. Khusus tahun ini, program tersebut menjangkau 38 rumah yang tersebar di 24 Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Perbaikan rumah Wandori tersebut telah dimulai sejak awal April 2026 dan saat ini progresnya telah mencapai 100 persen. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memastikan seluruh insan pendidikan, termasuk tenaga penunjang, mendapatkan perhatian dan kesejahteraan yang layak.
“Insan pendidikan itu bukan hanya guru. Ada tenaga keamanan, tenaga kebersihan, dan berbagai pihak lain yang turut mendukung proses pendidikan. Mereka juga harus mendapatkan perhatian, termasuk dalam pemenuhan hunian yang layak,” tegas Khofifah.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa program bedah rumah ini bersumber dari zakat yang dihimpun oleh jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Baznas, kemudian ditasyarufkan untuk membantu perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
"Proses dari zakat yang dikumpulkan oleh staf di Dinas Pendidikan se-Jawa Timur itu kemudian ditasyarufkan antara lain untuk hunian yang layak atau rumah tinggal layak huni (Rutilahu). Jadi untuk membangun rumah tinggal layak huni. Ini salah satunya. Di semua kabupaten masing-masing ada satu titik untuk semester pertama tahun ini," kata Gubernur Khofifah.
Selain bedah rumah, dana zakat tersebut juga dimanfaatkan untuk program afirmasi pendidikan berupa beasiswa sebesar Rp1 juta bagi keluarga kurang mampu.
"Kita biasa meyebutnya itu program afirmasi. Itu juga dari zakat yang dikumpulkan oleh staf dinas pendidikan Jawa Timur," katanya.
Senada dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa program ini merupakan inisiatif Gubernur Khofifah yang diperuntukan bagi para insan pendidikan di bumi Majapahit.
Load more