News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kematian Prajurit TNI AL di Kamar Kapal Perang Diduga Akibat Penganiayaan Senior, Koarmada I Buka Suara

Kematian anggota TNI AL, KLD Ghofirul Kasyfi (22), warga Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengundang tanda tanya bagi pihak keluarga dan masyarakat luas
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 6 Mei 2026 - 17:33 WIB
Pemakaman anggota TNI AL, Kelasi Dua (KLD) Ghofirul Kasyfi (22)
Sumber :
  • tvOne - abdul rohim

Bangkalan, tvOnenews.com – Kematian anggota TNI AL, Kelasi Dua (KLD) Ghofirul Kasyfi (22), warga Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengundang tanda tanya bagi pihak keluarga dan masyarakat luas. Pihak TNI AL melalui Komando Armada (Koarmada) I menyebut kematian prajurit Ghofirul Kasyfi di dalam kamar KRI Radjiman Wedyodiningrat disebabkan oleh bunuh diri, bukan karena disiksa senior.

Di sisi lain, pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi tubuh almarhum yang mengarah pada dugaan kekerasan. Berdasarkan pengamatan keluarga saat melihat jenazah, ditemukan banyak luka lebam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koarmada I memberikan klarifikasi melalui rilis pers resmi. Berdasarkan hasil visum et repertum dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr. Mintohardjo, Jakarta, tertanggal 26 April 2026, dinyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul pada tubuh korban.

"Tidak ditemukan pendarahan pada area selangkangan sebagaimana informasi yang beredar. Pemeriksaan visum tersebut juga dihadiri oleh pihak keluarga almarhum,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Kolonel (P) Ary Mahayasa, dalam keterangannya pada Selasa (5/5/2026).

Menurut Ary, luka lebam yang terlihat sebelum pemakaman merupakan livor mortis atau lebam mayat. Hal ini adalah tanda pasti kematian akibat berhentinya sirkulasi darah, sehingga sel darah merah mengendap di bagian tubuh terendah karena pengaruh gravitasi.

Selain itu, luka pada bagian leher disebut sebagai luka tekan melingkar yang disertai pengelupasan kulit ari. Secara medis, pola dan karakteristik luka tersebut identik dengan kasus gantung diri, bukan penganiayaan.

“Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa penyebab kematian almarhum adalah murni akibat gantung diri, bukan karena tindakan kekerasan,” tegasnya.

Sementara itu, Mahbub, ayah korban, tetap bersikukuh dan tidak percaya anaknya melakukan bunuh diri tanpa ada sebab dan akibat selama berdinas. Keyakinannya didasarkan pada temuan luka di bagian selangkangan korban yang menurutnya masih mengeluarkan darah.

"Lebih aneh lagi, luka di leher anak saya itu di sini (leher bawah). Seharusnya, kalau memang bunuh diri, tali ke atas karena tubuhnya merosot ke bawah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga kini menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Jika hasil autopsi membuktikan adanya kekerasan, keluarga meminta keadilan ditegakkan.

"Kalau dari hasil otopsi memang tidak ada tanda kekerasan, keluarga ikhlas. Tapi, kalau dari hasil otopsi ada tanda kekerasan maka harus diusut tuntas. Semua yang terlibat harus dihukum," pungkasnya. (arm/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tutup Proram Magang Kemendagri, Bima Arya Bocorkan Kunci Sukses Ada pada Karakter

Tutup Proram Magang Kemendagri, Bima Arya Bocorkan Kunci Sukses Ada pada Karakter

Wamendagri Bima Arya menyampaikan kepada lulusan Magang Kemendagri bahwa keberhasilan seseorang lebih banyak ditentukan oleh karakter, setelah itu baru kompetensi.
Jose Mourinho Dikabarkan Membuka Negosiasi dengan Real Madrid, Syarat Soal Kontrak dan Skuad Jadi Penentu Kepulangannya

Jose Mourinho Dikabarkan Membuka Negosiasi dengan Real Madrid, Syarat Soal Kontrak dan Skuad Jadi Penentu Kepulangannya

Jose Mourinho dikabarkan mulai negosiasi dengan Real Madrid. Ia ajukan syarat tegas soal kontrak, skuad, hingga kendali penuh di klub.
Fenomena Baru, Warga ke Luar Jakarta Meningkat Dibanding Pendatang Pasca Lebaran 2026

Fenomena Baru, Warga ke Luar Jakarta Meningkat Dibanding Pendatang Pasca Lebaran 2026

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta mengaku adanya fenomena baru terkait urbanisasi pasca Lebaran 2026.
Mahfud MD Bongkar Isi 10 Dokumen Reformasi Polri untuk Prabowo, Semua Masalah hingga Solusi Disebut Sudah Dibahas

Mahfud MD Bongkar Isi 10 Dokumen Reformasi Polri untuk Prabowo, Semua Masalah hingga Solusi Disebut Sudah Dibahas

Komisi Reformasi Polri menyerahkan 10 dokumen rekomendasi kepada Presiden Prabowo. Mahfud MD menyebut seluruh masalah dan solusi Polri sudah dibahas.
Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah

Bima Arya Tegaskan Tantangan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tapi Lemah Implementasi di Daerah

Wamendagri menyampaikan bahwa hambatan menghadapi perubahan iklim bukan pada regulasi, tetapi justru terletak pada pelaksanaan atau implementasi di lapangan.
Ribuan Bobotoh Siap Kepung GBLA Jelang Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Dukungan Gila-gilaan Ini Bisa Jadi Suntikan Motivasi untuk Juara

Ribuan Bobotoh Siap Kepung GBLA Jelang Persija Jakarta Vs Persib Bandung, Dukungan Gila-gilaan Ini Bisa Jadi Suntikan Motivasi untuk Juara

Ribuan Bobotoh bakal penuhi GBLA beri dukungan ke Persib jelang lawan Persija. Laga krusial ini berpotensi menentukan nasib juara Super League musim ini.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Pengunduran diri Megawati Hangestri dari Timnas voli putri Indonesia menarik perhatian media asing yang kemudian menyoroti sosok muda Khanza Putri sebagai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT