News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Proyek Pabrik Fiktif, Pria Asal Jombang Diduga Tipu Rekannya Rp280 Juta

Kepolisian mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus proyek pembangunan pabrik yang menyeret seorang pria asal Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang.
Selasa, 2 Juni 2026 - 18:52 WIB
Kapolsek Jombang, Edy Widoyono (tengah) diapit korban dan Kanit Reskrim saat konferensi pers di Mapolsek Jombang
Sumber :
  • tvOne - Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Kepolisian mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus proyek pembangunan pabrik yang menyeret seorang pria asal Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang. Tersangka berinisial AA (Akhmad Afandi) diduga berhasil memperdaya korban hingga mengalami kerugian mencapai Rp280 juta.

Kasus tersebut kini ditangani jajaran Polsek Jombang. Tersangka diamankan setelah korban melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan dengan dalih membutuhkan modal untuk mengerjakan proyek pembangunan pabrik di wilayah Kecamatan Mojowarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, menjelaskan bahwa perkara bermula dari hubungan pertemanan antara tersangka dan korban bernama Hariadi. Saat itu, tersangka mengajukan pinjaman dana dengan alasan membutuhkan modal kerja untuk menjalankan proyek bernilai miliaran rupiah.

“Awalnya terjadi transaksi peminjaman uang antara tersangka dan korban. Dana tersebut kemudian ditransfer secara bertahap hingga jumlahnya mencapai Rp280 juta,” ujar AKP Edy Widoyono saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).

Untuk meyakinkan korban, tersangka disebut menunjukkan sejumlah dokumen yang diklaim sebagai Surat Perintah Kerja (SPK) pembangunan pabrik di Kecamatan Mojowarno.

Polisi menyebut tersangka membawa empat bendel dokumen SPK yang digunakan sebagai alat untuk meyakinkan korban bahwa proyek tersebut benar-benar ada dan sedang dalam proses pengerjaan.

Menurut keterangan yang diterima penyidik, tersangka mengaku dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pekerjaan awal proyek hingga pencairan uang muka dari pihak pemberi kerja.

“Pelaku menunjukkan dokumen SPK dan menjelaskan bahwa dana itu diperlukan untuk mendukung pekerjaan proyek sebelum pembayaran termin atau uang muka cair,” jelas Kapolsek.

Karena percaya dengan penjelasan dan dokumen yang diperlihatkan tersangka, korban akhirnya mentransfer uang secara bertahap ke rekening pelaku.

Total dana yang dikirim mencapai Rp280 juta. Seluruh transaksi tersebut, kata polisi, didukung bukti transfer yang kini menjadi bagian dari alat bukti penyidikan.

Namun, setelah dana diterima, tersangka diduga mulai menghindar dan tidak kunjung mengembalikan pinjaman sebagaimana yang telah dijanjikan sebelumnya.

Korban, Hariadi, mengungkapkan bahwa saat meminjam uang, tersangka menjelaskan terdapat dua paket pekerjaan dalam proyek tersebut, yakni pekerjaan fisik bangunan dan pengurugan lahan. Nilai proyek yang disampaikan kepada korban bahkan disebut mencapai miliaran rupiah.

“Tersangka mengatakan ada dua item pekerjaan, yaitu pekerjaan fisik dan pengurugan. Nilainya disebut lebih dari Rp10 miliar untuk satu pekerjaan dan sekitar Rp6 sampai Rp7 miliar untuk pekerjaan lainnya,” kata Hariadi.

Masalah mulai muncul setelah seluruh dana diberikan. Menurut korban, setiap kali ditagih, tersangka selalu memberikan alasan yang sama, yakni pembayaran dari pihak proyek belum cair.

“Saya sudah berkali-kali menghubungi yang bersangkutan. Jawabannya selalu belum dibayar oleh pihak pabrik,” ungkapnya.

Selain mengalami kerugian uang ratusan juta rupiah, korban mengaku juga sempat meminjamkan kendaraan roda empat miliknya kepada tersangka untuk menunjang aktivitas pekerjaan yang diklaim sedang dijalankan.

Hal itu membuat korban semakin kecewa karena niat baiknya justru diduga dimanfaatkan oleh pelaku.

“Saya sangat menyayangkan karena niat membantu malah berujung seperti ini. Bahkan kendaraan saya juga sempat dipinjam untuk mendukung mobilitasnya,” tutur Hariadi.

Atas perbuatannya, tersangka kini telah ditahan dan menjalani proses hukum. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tindak pidana penipuan.

“Tersangka kami tahan dan dikenakan Pasal 492 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun serta denda kategori V hingga Rp500 juta,” tegas AKP Edy Widoyono.

Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus dugaan penipuan bermodus proyek pembangunan pabrik tersebut. Polisi juga terus melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut. (roi/gol)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Imbang dari PSMS Medan, Tangan Kanan STY Ungkap Kelelahan Buat Persija Kesulitan Maksimalkan Peluang 

Tampil di laga perdana babak penyisihan grup, skor akhir 1-1 antara Persija melawan PSMS berakhir di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026). 
Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Optimalkan Pemadaman, BNPB Sebut Karhutla di Sulteng Masih Sisakan Titip Asap

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla menjadi perhatian banyak pihak. Salah satu wilayah yang dioptimalkan di Sulawesi Tengah.
Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link Live Streaming Korea Open 2026, Rabu 4 November: 11 Wakil Indonesia Berjuang, Alwi hingga Ubed Tampil

Link live streaming Korea Open 2026, sebanyak 11 wakil Indonesia dijadwalkan bertanding pada lanjutan babak 32 besar di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (4/11/2026).
Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Ketegangan Timur Tengah Buat Piala Asia Resmi Ditunda, Australia Tetap Berangkat Lawan Qatar dan Yordania

Walau dipastikan tertunda, Australia tetap mengikuti rencana tim yang akan menghadapi Qatar dan Yordania pada laga uji coba FIFA Matchday edisi November 2026. 
Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Jawa Timur, Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari Jawa Timur. Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo Yeni Eko Purwaningsih meninggal dunia. Untuk diketahui, sebelum menjadi Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, almarhumah pernah menjabat sebagai Wakil Ketua hingga Ketua Pengadilan Negeri Marabahan.
Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Kasus Korupsi Menjerat Sejumlah Kepala Daerah di Jateng, Gubernur Gelar Pengawasan Daerah Bersama KPK, BPK dan BPKP

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan memperkuat sistem pengawasan terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta jajaran inspektorat pemerintah daerah

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL Hari Ini 4 November 2026 Rute JIS-Jakarta Kota, Ada Puluhan Perjalanan

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Jakarta International Stadium (JIS)-Jakarta Kota tersedia dalam puluhan perjalanan. Cek di sini.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL 4 November 2026 Rute Jakarta Kota-Nambo

Ada belasan perjalanan yang tersedia. Simak sebelum berangkat. Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 4 November 2026.
Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Direksi Summarecon Diperiksa KPK soal SDM Perusahaan dan Anak Usaha

Namun, saksi lain dari pihak swasta berinisial AAR tidak memenuhi panggilan dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT