News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tokoh Arsitektur dan Tata Kota Indonesia, Prof Johan Silas Berpulang di Usia 90 Tahun

Prof. Johan Silas, tokoh terkemuka sekaligus pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meninggal dunia.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 8 Juni 2026 - 13:16 WIB
Prof. Johan Silas Berpulang di Usia 90 Tahun
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Dunia arsitektur, tata kota, dan pelestarian cagar budaya Indonesia berduka. Prof. Johan Silas, tokoh terkemuka sekaligus pakar tata kota dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meninggal dunia. Beliau berpulang pada Senin dini hari, 8 Juni 2026, di Rumah Sakit Kemenkes Surabaya dalam usia 90 tahun.

Informasi menyedihkan ini disampaikan langsung oleh putri mendiang, Ina, melalui pesan yang dibagikan kepada keluarga besar dan rekan-rekan almarhum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Prof Johan Silas berpulang di RS Kemenkes SBY pukul 03.24 WIB,” tulis Ina dalam pesan kabar duka yang diterima tim tvOne, Senin pagi.

Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Prof. Johan Silas rencananya akan disemayamkan di Rumah Duka Adi Jasa Surabaya. Namun, untuk hari ini, jenazah masih dalam proses persiapan pemandian dan penanganan oleh pihak keluarga.

“Rencananya akan disemayamkan di Adi Jasa. Hari ini masih dimandikan dan di coller. Rabu (10 Juni 2026), baru masuk ruang,” ungkap Ina.

Rangkaian prosesi penghormatan terakhir direncanakan berlangsung hingga akhir pekan. Keluarga menjadwalkan penutupan peti jenazah pada Sabtu, 13 Juni 2026.

“Sabtu akan tutup peti. Dibawa ke Katedral untuk doa, lanjut disemayamkan di ITS, dan jam 12 siang diberangkatkan ke TPU Keputih untuk kremasi,” lanjutnya.

Meski demikian, pihak keluarga menyebut jadwal dan rangkaian acara tersebut masih dapat berubah menyesuaikan dengan kedatangan anggota keluarga yang saat ini masih berada di luar Kota Surabaya.

Di akhir pesannya, Ina mewakili seluruh keluarga besar juga memohon maaf atas segala kesalahan mendiang semasa hidup serta memohon doa terbaik bagi almarhum.

“Mohon maaf untuk kesalahan Prof Johan Silas. Semoga beliau diterima di sisi-NYA. Amiin,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Prof. Johan Silas menjadi kehilangan besar bagi dunia akademik, pembangunan kota, dan pelestarian warisan budaya di Indonesia. Selama puluhan tahun, nama beliau dikenal luas sebagai salah satu pemikir perkotaan yang konsisten dan vokal mendorong pembangunan kota yang tidak hanya maju, tetapi juga berpihak pada kepentingan masyarakat luas serta menjaga kelestarian kawasan bersejarah.

Selain berkarier panjang sebagai akademisi di ITS Surabaya, Prof. Johan Silas juga terlibat aktif dalam berbagai kajian dan penyusunan kebijakan pembangunan perkotaan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Di Surabaya, beliau diingat sebagai anggota Tim Ahli Cagar Budaya yang berperan besar dalam upaya menjaga dan melestarikan bangunan serta kawasan bersejarah agar tetap lestari di tengah pesatnya pembangunan kota.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan Aceh-Jakarta Dibatalkan

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan Aceh-Jakarta Dibatalkan

Erupsi Gunung Anak Krakatau turut berdampak terhadap sektor transportasi udara hingga pembatalan sejumlah rute penerbangan.
UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.
HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

Upacara bendera tiba-tiba berubah menjadi unjuk rasa ratusan siswa yang menuntut klarifikasi oknum guru SMAN 1 Pamanukan yang diduga telah melakukan pencabulan.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Peran Ayah-Ibu Jadi Unsur Utama Bentuk Karakter Anak

Peran Ayah-Ibu Jadi Unsur Utama Bentuk Karakter Anak

Berbagai pihak turut ambil peran dalam penguatan pola asuh orang tua terhadap anak sebagai langkah membentuk generasi cemerlang.
MK Putuskan Guru Tak Dapat Terlibat Program MBG

MK Putuskan Guru Tak Dapat Terlibat Program MBG

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan permohonan Nomor 301/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh Herifuddin Daulay.

Trending

HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

HEBOH Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Kejar Oknum Guru Terduga Pelaku Pencabulan

Upacara bendera tiba-tiba berubah menjadi unjuk rasa ratusan siswa yang menuntut klarifikasi oknum guru SMAN 1 Pamanukan yang diduga telah melakukan pencabulan.
Peran Ayah-Ibu Jadi Unsur Utama Bentuk Karakter Anak

Peran Ayah-Ibu Jadi Unsur Utama Bentuk Karakter Anak

Berbagai pihak turut ambil peran dalam penguatan pola asuh orang tua terhadap anak sebagai langkah membentuk generasi cemerlang.
MK Putuskan Guru Tak Dapat Terlibat Program MBG

MK Putuskan Guru Tak Dapat Terlibat Program MBG

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan permohonan Nomor 301/PUU-XXIV/2026 yang diajukan oleh Herifuddin Daulay.
UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri Digugat ke MK, Pemohon Persoalkan Satpam di Bawah Kewenangan Kapolri

UU Polri tersebut digugat oleh Syamsul Jahidin selaku pemohon perkara Nomor 324/PUU-XXIV/2026 yang menyoal tentang petugas Satpam menjadi kewenangan Kapolri.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT