Wanita Disabilitas di Jombang Diduga Tewas Dianiaya Kakak Kandung, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- rohmadi
Jombang, tvOnenews.com – Kematian CH (47), perempuan disabilitas asal Dusun Pajaran, Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang menyisakan duka sekaligus tanda tanya besar. Korban diduga meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berulang yang diduga dilakukan oleh kakak kandungnya sendiri, S.
Dugaan kekerasan tersebut diungkap oleh sejumlah saksi yang tinggal di sekitar rumah kos tempat keduanya menetap. Salah satunya, Ayu Syarifah Wulandari (26), yang mengaku mendengar dan melihat langsung rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Menurut Ayu, pada pagi hari sebelum kejadian, korban sempat meminta kakaknya untuk tidak berangkat bekerja. Tak lama kemudian, suara pertengkaran terdengar dari dalam kamar yang mereka tempati.
"Korban sempat keluar kamar sambil marah-marah, lalu diseret kembali ke dalam. Bahkan bajunya sampai ditelanjangi. Alasannya karena makan satu kilogram bumbu pecel, tapi warga di sini tidak ada yang percaya dengan alasan itu," ujar Ayu, Kamis (18/6).
Keributan itu kemudian berlanjut menjadi dugaan aksi kekerasan fisik. Dari jendela kamar, Ayu melihat tubuh korban telah dipenuhi memar.
"Awalnya dipukul pakai tangan kosong. Setelah itu terus dipukuli, tidak berhenti-henti," katanya.
Tak hanya itu, korban juga diduga menjadi sasaran pemukulan menggunakan berbagai benda di dalam kamar. Saksi menyebut tongkat sapu digunakan hingga patah, bahkan korban diduga dipukul menggunakan ulekan serta dibenturkan ke dinding.
"Pakai tongkat sapu sampai patah, pakai ulekan, dibenturkan ke tembok, bahkan sempat dicelupkan ke kamar mandi," ungkapnya.
Setelah suasana mendadak hening, S keluar kamar sambil menangis dan meminta bantuan warga. Kepada tetangga, ia mengaku adiknya terjatuh di kamar mandi. Namun saat warga masuk untuk memeriksa kondisi korban, CH sudah tidak bernyawa.
Sejumlah luka ditemukan di tubuh korban, mulai dari lebam di wajah, telinga yang robek dan mengeluarkan darah, hingga pembengkakan pada tangan dan kaki. Warga juga melihat adanya dugaan bekas cekikan di leher korban.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya dugaan penganiayaan yang dialami korban sebelum meninggal dunia. Keterangan saksi yang telah dikumpulkan polisi mengarah pada tindakan kekerasan yang terjadi berulang kali.
Load more