Wanita Disabilitas di Jombang Diduga Tewas Dianiaya Kakak Kandung, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- rohmadi
"Berdasarkan keterangan saksi, memang ada penganiayaan yang dilakukan berulang, baik menggunakan tangan maupun benda lain seperti sapu. Saksi mendengar dan melihat kejadian tersebut," jelas Dimas.
Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, polisi bersama tim dokter forensik RS Bhayangkara Kediri melakukan ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah CH pada Minggu (14/6).
Hasil sementara menunjukkan bahwa korban meninggal secara tidak wajar.
"Kematiannya dipastikan tidak wajar. Namun untuk rincian hasil autopsi masih dalam proses penyusunan oleh tim forensik," tambahnya.
Polisi juga telah mengamankan S, kakak korban yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Meski demikian, proses pemeriksaan belum berjalan maksimal lantaran yang bersangkutan lebih banyak diam dan tidak memberikan jawaban saat dimintai keterangan penyidik.
Selain itu, sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, di antaranya sapu dan beberapa benda lain yang diduga digunakan saat penganiayaan berlangsung.
"Status yang bersangkutan masih terperiksa. Kami akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu sebelum menentukan status hukumnya," pungkas Dimas.
Sebelumnya, makam CH di Dusun Pajaran, Desa Peterongan, dibongkar pada Minggu siang untuk kepentingan autopsi. Langkah tersebut dilakukan setelah muncul dugaan bahwa perempuan disabilitas itu meninggal akibat tindak kekerasan yang terjadi pada Jumat (12/6) lalu. (roi/far)
Load more