PERDISKI Himpun Guru Pendidikan Agama Kristen dari 30 Provinsi dalam Munas di Surabaya
- tim tvOne
Surabaya, tvOnenews.com - Penguatan peran guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam membentuk karakter peserta didik menjadi salah satu pembahasan utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Mawar Sharon, Surabaya, digelar pada 2–4 Juli 2026.
Pembukaan Munas pada Kamis (2/7) diikuti sekitar 800 peserta yang berasal dari 30 provinsi. Pertemuan tersebut mengangkat tema “Guru Pendidikan Agama Kristen Bangkit dan Bersinar, Indonesia Kuat”.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, yang mewakili Gubernur Jawa Timur. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, beserta sejumlah pejabat terkait.
Dalam sambutannya, Akhmad Sruji Bahtiar menilai organisasi profesi seperti PERDISKI memiliki peran dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Kristen. Menurutnya, proses pendidikan perlu mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi landasannya.
“Pendidikan Kristen tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Pembelajaran yang disampaikan harus relevan dengan tantangan zaman, bersifat mengubah sikap, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Injil. Kita tak cukup hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi wajib membentuk pribadi yang takut akan Tuhan, hidup dalam kasih, menghargai keberagaman, serta siap menjadi pembawa damai di tengah masyarakat majemuk,” tegas Akhmad.
Ia juga berharap Munas menghasilkan rumusan yang dapat menjadi acuan dalam pembinaan siswa Kristen di berbagai daerah.
“Munas ini harus mencetak gagasan besar dan komitmen bersama agar pembinaan siswa Kristen di seluruh Indonesia makin kuat dampaknya.”
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan perkembangan teknologi tidak mengurangi pentingnya peran guru dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, guru tetap menjadi sosok yang berperan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Peran guru jauh melampaui sekadar mentransfer ilmu. Melalui perhatian, kasih sayang, dan keteladanan, Andalah yang membentuk jiwa penerus bangsa—hal yang tak bisa digantikan kemajuan teknologi apa pun,” ujar Aries.
Ketua Panitia, Riovold Yulianto, mengatakan Munas diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, Ketua Umum PERDISKI, Yusak, menyampaikan organisasinya berupaya menjadi wadah bagi pendidik dan pembina siswa Kristen dengan menitikberatkan pada pengembangan kualitas organisasi.
Load more