News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris! Pinjam Rp25,5 Juta di Bank Jombang, Nenek Ngatini Malah Ditagih Rp140 Juta dan Terancam Dieksekusi

Nasib memilukan dialami Ngatini (69), warga Desa Banjardowo,Jombang. Ia terancam kehilangan aset keluarga setelah menerima tagihan kredit mencapai Rp140 juta.
Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB
Nenek Ngatini (69) nasabah Bank Jombang yang tagihannya naik hingga Rp140 juta
Sumber :
  • Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Nasib memilukan dialami Ngatini (69), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Di usia senjanya, ia harus menghadapi persoalan hukum dan ancaman kehilangan aset keluarga setelah menerima tagihan kredit yang nilainya mencapai Rp140 juta, jauh di atas jumlah pinjaman yang pernah diterimanya.

Kasus ini mencuat setelah Ngatini menerima surat dari Pengadilan Negeri Jombang terkait proses eksekusi aset berupa dua bidang tanah dan bangunan yang dijadikan jaminan kredit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, menurut pengakuannya, pinjaman yang pernah diterima dari Bank Jombang hanya sebesar Rp25 juta dengan jaminan sertifikat tanah dan Rp500 ribu dengan jaminan BPKB sepeda motor yang kemudian diganti menggunakan sertifikat tanah milik anaknya.

Ngatini mengaku terkejut ketika mengetahui kewajiban kredit yang harus dibayarnya telah berubah menjadi dua tagihan masing-masing sebesar Rp70 juta. Dengan demikian, total kewajiban yang tercatat mencapai Rp140 juta.

“Awalnya saya dapat pinjaman Rp25 juta. Kemudian butuh lagi dan membawa BPKB motor untuk pinjaman Rp500 ribu. Karena katanya jaminan motor sudah tidak bisa digunakan, saya menggantinya dengan sertifikat rumah anak saya. Saya sempat mencicil tiga kali," ujar Ngatini, Selasa (7/7).

"Tapi tiba-tiba dapat surat dari pengadilan, kok utangnya jadi dua, masing-masing Rp70 juta atas nama mantan suami dan anak saya. Saya kaget dan bertanya ke pegawai bank, katanya memang sudah dibuat seperti itu oleh pihak bank. Kalau tidak dilunasi akan disita,” tambah Ngatini menjelaskan.

Persoalan tersebut membuat Ngatini mencari pendampingan hukum untuk memahami duduk perkara yang dihadapinya. Setelah mempelajari dokumen-dokumen kredit yang ada, kuasa hukum Ngatini menemukan sejumlah kejanggalan yang dinilai perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penasihat hukum Ngatini, Adang Dwi W, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi adanya dugaan unsur pidana dalam proses kredit tersebut.

Menurutnya, meskipun hubungan hukum antara nasabah dan bank pada dasarnya merupakan perjanjian perdata, namun apabila ditemukan unsur tipu muslihat atau prosedur yang tidak sesuai ketentuan, maka perkara tersebut dapat masuk ke ranah pidana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramai Parodi "Kopdes Ala Militer", Menkop Ferry: Kritik Warganet Jadi Bahan Evaluasi

Ramai Parodi "Kopdes Ala Militer", Menkop Ferry: Kritik Warganet Jadi Bahan Evaluasi

Menkop Ferry Juliantono merespons maraknya video parodi di media sosial yang menyindir pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.
Mantan Kapten Timnas Prancis sampai Murka Lihat Keputusan Wasit yang Untungkan Argentina: Mesir Telah Dirampok

Mantan Kapten Timnas Prancis sampai Murka Lihat Keputusan Wasit yang Untungkan Argentina: Mesir Telah Dirampok

Salah satu mantan pemain Timnas Prancis turut murka melihat keputusan wasit yang justru menguntungkan Argentina. Menurutnya, gol Mesir harusnya dianggap sah.
Fakta Nafkah Anak Ruben Onsu Rp200 Juta yang Sering Keliru, Ini Penjelasan Dua Kuasa Hukum

Fakta Nafkah Anak Ruben Onsu Rp200 Juta yang Sering Keliru, Ini Penjelasan Dua Kuasa Hukum

Kuasa hukum Ruben Onsu dan Sarwendah menjelaskan duduk perkara nafkah anak Rp200 juta yang selama ini kerap disalahpahami dan menjadi polemik publik luas.
Viral, Petani di Tuban ke Sawah Naik Drone Pertanian

Viral, Petani di Tuban ke Sawah Naik Drone Pertanian

Pemandangan tak biasa terekam di langit Desa Sembungrejo, Tuban. Seorang petani tampak "terbang" pulang dari sawah dengan menumpang drone pertanian raksasa.
dr Adrian Bukan Pertama Kali, Kasus Dugaan Bullying Dokter PPDS juga Pernah Terjadi di RS Kandou Manado

dr Adrian Bukan Pertama Kali, Kasus Dugaan Bullying Dokter PPDS juga Pernah Terjadi di RS Kandou Manado

Kematian dr Adrian Rantung, dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi FK Unsrat menjadi kasus dugaan bullying ke-2 di RSUP Kandou Manado.
Ucapan Belasungkawa Unsrat atas Meninggalnya Dokter PPDS Anestesi yang Diduga jadi Korban Bully

Ucapan Belasungkawa Unsrat atas Meninggalnya Dokter PPDS Anestesi yang Diduga jadi Korban Bully

Viral kabar dokter PPDS diduga jadi korban bully. Pihak kampus pun mengucapkan belasungkawa dan juga ada kementerian kesehatan (Kemenkes), simak di bawah ini.

Trending

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Kejutan di Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Sempat Tertinggal, Argentina Menang Remontada dari Mesir

Juara bertahan Argentina hampir pulang hingga akhirnya mencatatkan remontada dari Maroko. Skor akhir 3-2 atas kemenangan Argentina tercatat di Stadion Atlanta, Selasa (7/7/2026).
Prediksi 23 Pemain Skuad Final Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Maksimalkan Potensi Super League

Prediksi 23 Pemain Skuad Final Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, John Herdman Maksimalkan Potensi Super League

John Herdman masih memiliki kesempatan untuk menyaring pemain yang akan masuk dalam daftar mahal Timnas Indonesia. Termasuk dalam pemusatan latihan yang tengah berlangsung di Bali, 5-11 Juli 2026 ini. 
Respons Elegan Pelatih Baru Persib Usai 11 Nama Gabung Skuad Provisional Timnas Indonesia di Tengah Persiapan 5 Kompetisi yang Diikuti Maung Bandung

Respons Elegan Pelatih Baru Persib Usai 11 Nama Gabung Skuad Provisional Timnas Indonesia di Tengah Persiapan 5 Kompetisi yang Diikuti Maung Bandung

Dari kiper hingga striker, pemain muda hingga naturalisasi dari Persib Bandung mewarnai skuad yang tengah menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali, 5-11 Juli 2026 ini. 
Kemenangan Argentina Seperti Dipaksakan, Pelatih Mesir Murka pada Wasit dan FIFA

Kemenangan Argentina Seperti Dipaksakan, Pelatih Mesir Murka pada Wasit dan FIFA

Pelatih Mesir, Hossam Hassan, melontarkan tuduhan keras kepada FIFA usai timnya kalah 2-3 dari sang juara bertahan dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta.
Tahukah Kamu? John Herdman Bisa Buat Starting Eleven Timnas Indonesia Hanya dari Pemain Persib Bandung

Tahukah Kamu? John Herdman Bisa Buat Starting Eleven Timnas Indonesia Hanya dari Pemain Persib Bandung

John Herdman kembali merilis skuad provisional Timnas Indonesia untuk menyaring pemain yang akan tampil di Piala AFF 2026. 
Istana: Modi Sambangi Prambanan untuk Beribadah dan Luncurkan Konservasi Bersama Prabowo

Istana: Modi Sambangi Prambanan untuk Beribadah dan Luncurkan Konservasi Bersama Prabowo

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan meluncurkan kerja sama konservasi Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026).
Siap-siap! NIK akan Jadi Identitas Tunggal untuk Akses Semua Layanan Publik, DPR Beberkan Rencananya

Siap-siap! NIK akan Jadi Identitas Tunggal untuk Akses Semua Layanan Publik, DPR Beberkan Rencananya

DPR dan pemerintah menggodok RUU Adminduk yang akan menjadikan NIK sebagai identitas tunggal untuk seluruh layanan publik dan mempercepat transformasi digital nasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT