News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Penetasan Terbesar Telur Penyu di Dunia Ada di Banyuwangi

Di Banyuwangi ada rumah penetasan telur penyu buatan di Indonesia. Sebab rumah penetasan ini memiliki kapasitas bisa menampung 20 ribu butir telur penyu.
Kamis, 9 Juli 2026 - 14:30 WIB
Rumah Penetasan Terbesar Telur Penyu
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi memang tidak ada habisnya. Selain destinasi wisata alamnya yang indah, di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini juga ada satu-satunya rumah pusat penetasan telur penyu buatan di Indonesia, bahkan di dunia. Sebab rumah penetasan ini memiliki kapasitas bisa menampung hingga 20 ribu butir telur penyu.

Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) adalah inisiator sekaligus pengelola fasilitas konservasi mutakhir ini. Sejak didirikan pada tahun 2011 hingga saat ini, BSTF atau Yayasan Penyu Banyuwangi ini dimotori Wiyanto Haditanodjo yang tetap konsisten mengelola yayasan non-profit ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak heran, BSTF selalu menjadi garda terdepan dalam menyelamatkan reptil laut purba tersebut dari ancaman kepunahan.

“Setiap musim penyu bertelur tiba, BSTF berhasil menyelamatkan puluhan ribu butir telur untuk kemudian ditetaskan dan dilepasliarkan kembali ke samudra luas,” ungkap pria yang akrab dipanggil Wiwit ini, Kamis (9/7). 

Keberadaan pusat penetasan ini menjadi sangat vital mengingat posisi geografis Banyuwangi yang unik. Antara bulan Februari hingga Agustus, pesisir Banyuwangi kerap menjadi jujukan kawanan penyu untuk bertelur.

“Banyuwangi menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menjadi habitat pendaratan 4 jenis penyu sekaligus dari total 7 spesies yang ada di dunia. Ada Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea),” beber Wiwit.

Membiarkan telur penyu menetas secara alami di pantai, tambah Wiwit, kini menghadapi risiko kegagalan yang sangat tinggi. Di alam liar, potensi kematian embrio maupun tukik (anak penyu) dipicu oleh banyaknya predator alami serta aktivitas manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, ada ancaman baru yang jauh lebih mengerikan bagi reptile laut purba ini adalah Pemanasan Global (Global Warming). Suhu pasir yang semakin panas akibat perubahan iklim memicu fenomena ketidakseimbangan jantan dan betina. Suhu tinggi menyebabkan mayoritas telur menetas menjadi penyu berjenis kelamin betina.

"Secara biologis, rantai reproduksi penyu sangat unik. Untuk bisa memproduksi telur yang subur, satu penyu betina membutuhkan pembuahan dari 4 sampai 6 penyu jantan," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil Ultimatum Pengusaha: Tak Pakai B50, RKAB Saya Tinjau!

Bahlil Ultimatum Pengusaha: Tak Pakai B50, RKAB Saya Tinjau!

Menteri ESDM menegaskan telah memberikan peringatan kepada para pelaku usaha agar mendukung implementasi B50 sebagai bagian dari kebijakan strategis pemerintah.
Padahal Sudah Disakiti Adik Sendiri, Ruben Onsu Masih Enggan Laporkan Jordi Onsu

Padahal Sudah Disakiti Adik Sendiri, Ruben Onsu Masih Enggan Laporkan Jordi Onsu

Padahal mengaku sudah disakiti, Ruben Onsu tetap enggan melaporkan Jordi Onsu. Kuasa hukum mengungkap alasan haru di balik keputusan tersebut.
Hasil RUPSLB PIPA, Multi Makmur Ubah Nama Jadi Oxala Energy hingga Setujui Rights Issue untuk Ekspansi Bisnis

Hasil RUPSLB PIPA, Multi Makmur Ubah Nama Jadi Oxala Energy hingga Setujui Rights Issue untuk Ekspansi Bisnis

Selain menyetujui pergantian nama, pemegang saham Multi Makmur (PIPA) menyetujui peningkatan modal dasar Perseroan dari Rp200 miliar menjadi Rp274 miliar.
Antisipasi Kepergian Pemain Pilar, Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Bandung Agresif di Bursa Transfer

Antisipasi Kepergian Pemain Pilar, Igor Tolic Ungkap Alasan Persib Bandung Agresif di Bursa Transfer

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic membeberkan alasan timnya aktif di bursa transfer. Prioritas utama timnya adalah menambal lubang yang ditinggal pemain lama.
Eks Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK

Eks Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemanggilan terhadap mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI Ma'ruf Cahyono (MC), Kamis (9/7/2026).
Sekjen Gernas Ayo Mondok Bakal Mengkaji Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB

Sekjen Gernas Ayo Mondok Bakal Mengkaji Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB

Sejauh ini kasus dugaan pembakaran santri masih didalami oleh Kepolisian. Sekarang kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan.

Trending

Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026: Pameran, Forum dan SAR Challenge

Gelaran IISAR 2026 dilaksanakan di Nusantara International Convention Exhibiton (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang.
Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah Gelombang Serangan Baru AS, Iran Sebut Selat Hormuz Hanya Dibuka Sesuai Aturan Iran

Setelah gelombang serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan, Selat Hormuz hanya akan dibuka sesuai aturan Iran dan bukan karena ancaman dari AS.
FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

FBI Periksa Federasi Sepakbola Argentina di Tengah Piala Dunia 2026, AFA Diduga Lakukan Pencucian Uang di AS

Di tengah perjuangan Tim Tango pada gelaran Piala Dunia 2026, belakangan mencuat kembali kabar terkait diperiksanya Federasi Sepakbola Argentina (AFA) oleh FBI.
Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk Sukses Bersama Lille, NEC Nijmegen Pecahkan Rekor Transfer pada Pemain yang Susul Bek Timnas Indonesia

Calvin Verdonk mengantarkan Lille ke peringkat ketiga klasemen akhir Liga Prancis musim 2025-2026 dan berpeluang lolos ke Liga Champions melalui jalur kualifikasi.
3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Ketiban Durian Runtuh pada 10 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba ketiban durian runtuh pada 10 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat ini, siapa yang paling beruntung?
Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 10 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Libra Disarankan Refleksi

3 zodiak diprediksi cuan di ramalan zodiak 10 Juli 2026. Cek keuangan Aries hingga Pisces lengkap dengan angka keberuntungan dan siapa yang paling beruntung1
Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Mesir Murka ke Wasit yang Pernah 'Hancurkan' Mimpi Shin Tae-yong, Kemenangan Argentina di Piala Dunia 2026 Buka Luka Lama Timnas Indonesia

Francois Letexier adalah wasit yang sama dengan pengandil yang menggagalkan Timnas Indonesia menembus Olimpiade 2024 lalu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT