Robot "Sumo" Antar Empat Siswa SMA Labschool UNESA Surabaya Borong Tiga Gelar Juara di Singapura
- tim tvone - syamsul huda
Surabaya, tvOnenews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. Empat siswa SMA Labschool Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih tiga gelar juara dalam 16th World Robotic for Peace – Students Conference & E-Sport Tournament 2026 yang digelar di Science Centre Singapore.
Tim robotik yang diperkuat Airel Dovano Izan Ghafara, Ellza Cahya Lumintang, Evo Excel Novando, dan Evan Beck Nararya tampil gemilang di tengah persaingan ratusan peserta dari berbagai negara. Mereka berhasil membawa pulang Juara 1 kategori Open 3 Kilogram, Juara 1 kategori Close 1 Kilogram, serta Juara 2 kategori Open 1 Kilogram.
Keberhasilan tersebut diraih berkat robot tarung bernama "Sumo", yang dikembangkan secara mandiri oleh tim selama kurang lebih enam bulan. Robot itu dirancang menggunakan rangka berbahan logam ringan, dipadukan motor bertorsi tinggi, sistem kendali jarak jauh, baterai berkapasitas besar, serta desain bodi rendah agar memiliki keseimbangan yang baik sekaligus mampu mendorong lawan keluar arena.
Setiap unit robot dibangun dengan biaya sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta. Seluruh proses pengembangan dilakukan melalui serangkaian evaluasi dari kompetisi sebelumnya, mulai dari penyempurnaan desain, peningkatan performa mesin, hingga latihan intensif untuk mematangkan strategi saat bertanding.
Ketua Tim Robotik SMA Labschool UNESA, Evan Beck Nararya, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim selama berbulan-bulan.
"Kami mengembangkan robot ini selama sekitar enam bulan. Banyak evaluasi yang kami lakukan dari perlombaan sebelumnya, mulai dari desain hingga strategi saat pertandingan. Alhamdulillah, semua kerja keras itu membuahkan hasil dan kami bisa membawa pulang tiga gelar untuk Indonesia," ujar Evan.
Direktur Labschool UNESA, Prof. Dr. Sujarwanto, mengatakan pihak sekolah akan terus memberikan dukungan kepada para siswa agar mampu mengembangkan potensi dan bersaing di tingkat internasional.
"Prestasi ini membuktikan bahwa siswa Indonesia memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Sekolah akan terus mendukung pengembangan talenta mereka, baik melalui pembinaan maupun fasilitas, agar semakin banyak prestasi internasional yang dapat diraih," kata Prof. Sujarwanto.
Ia menambahkan, keberhasilan di Singapura bukan menjadi akhir perjalanan tim robotik Labschool UNESA. Dalam waktu dekat, tim tersebut dijadwalkan kembali mengikuti kompetisi robotik internasional yang akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi.
Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, pihak sekolah memberikan penghargaan berupa program pendidikan bahasa asing gratis di lingkungan UNESA serta uang pembinaan kepada seluruh anggota tim. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar para siswa terus mengembangkan inovasi di bidang sains dan teknologi.
Raihan tiga gelar internasional ini menjadi kado istimewa pada masa libur sekolah sekaligus mempertegas bahwa kreativitas, inovasi, dan semangat riset para pelajar Indonesia mampu bersaing serta mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. (sha/hen)
Load more