News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Robot "Sumo" Antar Empat Siswa SMA Labschool UNESA Surabaya Borong Tiga Gelar Juara di Singapura

Empat siswa SMA Labschool UNESA mengharumkan nama bangsa setelah meraih tiga gelar juara dalam 16th World Robotic for Peace – Students Conference & E-Sport Tournament 2026 yang digelar di Science Centre Singapore.
Selasa, 14 Juli 2026 - 17:33 WIB
Robot "Sumo"
Sumber :
  • tim tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. Empat siswa SMA Labschool Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sukses mengharumkan nama bangsa setelah meraih tiga gelar juara dalam 16th World Robotic for Peace – Students Conference & E-Sport Tournament 2026 yang digelar di Science Centre Singapore.

Tim robotik yang diperkuat Airel Dovano Izan Ghafara, Ellza Cahya Lumintang, Evo Excel Novando, dan Evan Beck Nararya tampil gemilang di tengah persaingan ratusan peserta dari berbagai negara. Mereka berhasil membawa pulang Juara 1 kategori Open 3 Kilogram, Juara 1 kategori Close 1 Kilogram, serta Juara 2 kategori Open 1 Kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan tersebut diraih berkat robot tarung bernama "Sumo", yang dikembangkan secara mandiri oleh tim selama kurang lebih enam bulan. Robot itu dirancang menggunakan rangka berbahan logam ringan, dipadukan motor bertorsi tinggi, sistem kendali jarak jauh, baterai berkapasitas besar, serta desain bodi rendah agar memiliki keseimbangan yang baik sekaligus mampu mendorong lawan keluar arena.

Setiap unit robot dibangun dengan biaya sekitar Rp5 juta hingga Rp7 juta. Seluruh proses pengembangan dilakukan melalui serangkaian evaluasi dari kompetisi sebelumnya, mulai dari penyempurnaan desain, peningkatan performa mesin, hingga latihan intensif untuk mematangkan strategi saat bertanding.

Ketua Tim Robotik SMA Labschool UNESA, Evan Beck Nararya, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim selama berbulan-bulan.

"Kami mengembangkan robot ini selama sekitar enam bulan. Banyak evaluasi yang kami lakukan dari perlombaan sebelumnya, mulai dari desain hingga strategi saat pertandingan. Alhamdulillah, semua kerja keras itu membuahkan hasil dan kami bisa membawa pulang tiga gelar untuk Indonesia," ujar Evan.

Direktur Labschool UNESA, Prof. Dr. Sujarwanto, mengatakan pihak sekolah akan terus memberikan dukungan kepada para siswa agar mampu mengembangkan potensi dan bersaing di tingkat internasional.

"Prestasi ini membuktikan bahwa siswa Indonesia memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Sekolah akan terus mendukung pengembangan talenta mereka, baik melalui pembinaan maupun fasilitas, agar semakin banyak prestasi internasional yang dapat diraih," kata Prof. Sujarwanto.

Ia menambahkan, keberhasilan di Singapura bukan menjadi akhir perjalanan tim robotik Labschool UNESA. Dalam waktu dekat, tim tersebut dijadwalkan kembali mengikuti kompetisi robotik internasional yang akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi.

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, pihak sekolah memberikan penghargaan berupa program pendidikan bahasa asing gratis di lingkungan UNESA serta uang pembinaan kepada seluruh anggota tim. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi agar para siswa terus mengembangkan inovasi di bidang sains dan teknologi.

Raihan tiga gelar internasional ini menjadi kado istimewa pada masa libur sekolah sekaligus mempertegas bahwa kreativitas, inovasi, dan semangat riset para pelajar Indonesia mampu bersaing serta mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. (sha/hen)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top skor Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri belum mampu bertengger di papan atas usai Hyundai Hillstate tumbang dari IBK Altos.
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT