Prajurit TNI AD yang Meninggal Dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Telah di Makamkan
- tvOne - Miftakhful Erfan
Madiun, tvOnenews.com - Pasca Meledaknya Gudang Utama Amunisi (Gupusmu) milik TNI AD yang berada di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun pada Kamis pagi (16/7). Korban tewas maupun luka langsung dilarikan ke IGD RSUD Caruban Madiun.
Informasi yang berhasil dihimpun, prajurit TNI AD atas nama Henki Noto Susanto yang meninggal telah diambil pihak keluarga pada kamis petang dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun.
Sementara itu, empat korban luka berat malam ini juga telah dipindahkan dari ruangan IGD ke ruangan rawat inap rumah sakit setempat. Begitu juga dua korban luka ringan telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti seberapa parah luka yang dialami para korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Caruban Madiun.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah anggota TNI AD dari satuan Gupusmu serta Polisi Militer masih nampak silih berganti melakukan penjagaan.
Sebagaimana diketahui, pada Kamis petang Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono melalui press conference menerangkan hasil laporan awal diketahui gudang meledak saat para prajurit melakukan pemeriksaan dan perawatan di salah satu titik gudang penyimpanan.
“Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personil melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiil amunisi di salah satu gudang penyimpanan.”kata Donny dalam konferensi pers.
Saat ini telah dibentuk tim investigasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti meledaknya gudang tersebut. (men/ias)
Load more