News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PWNU Jatim Resmi Tugaskan Gus Kikin Maju Calon Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35

PWNU Jawa Timur resmi menugaskan Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke-35.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 22 Juli 2026 - 14:03 WIB
PWNU Jatim Resmi Tugaskan Gus Kikin Maju Calon Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35
Sumber :
  • syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur resmi menugaskan Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, untuk maju sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU ke-35.

Keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah internal PWNU Jatim dan mendapat dukungan bulat dari seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penugasan itu diumumkan dalam konsolidasi PWNU Jawa Timur yang berlangsung di Kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar Timur Nomor 9, Surabaya, Selasa (21/7/2026).

Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH Abdul Matin Djawahir, menegaskan pencalonan Gus Kikin bukan didorong kepentingan pribadi maupun arahan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Ini bukan keinginan pribadi Gus Kikin dan bukan pula arahan dari PBNU. Keputusan ini murni hasil musyawarah Syuriyah dan Tanfidziyah PWNU Jawa Timur," ujar KH Abdul Matin Djawahir.

Menurut Abdul Matin, proses pengambilan keputusan dilakukan melalui serangkaian rapat organisasi yang melibatkan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah. Hasilnya, seluruh 45 PCNU se-Jawa Timur menyatakan sikap yang sama untuk mengusung Gus Kikin pada Muktamar mendatang.

"Semua 45 PCNU di Jawa Timur menyatakan dukungan. Ini menjadi amanah bersama yang kami bawa menuju Muktamar ke-35," katanya.

PWNU Jatim menilai Gus Kikin memiliki kapasitas dan pengalaman yang lengkap, baik dalam kepemimpinan organisasi, pengelolaan pesantren, maupun pemberdayaan ekonomi umat. Sosoknya juga dinilai mampu menjaga marwah NU dengan tetap berpegang pada Qanun Asasi, memperkuat ukhuwah nahdliyah, dan menjaga organisasi tetap teduh serta guyub.

"Beliau memiliki pengalaman organisasi yang utuh, memahami dunia pesantren, dan memiliki perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi umat. Itu yang menjadi salah satu pertimbangan kami," tutur Abdul Matin.

Sementara itu, Gus Kikin mengaku semula tidak memiliki niat untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Namun setelah menerima amanah dari PWNU Jawa Timur dan dukungan seluruh PCNU se-Jatim, ia menyatakan siap menjalankan tugas tersebut.

"Saya sebenarnya tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri. Tetapi ketika ini menjadi amanah dari PWNU Jawa Timur dan didukung seluruh PCNU se-Jawa Timur, tentu saya harus siap menjalankannya dengan sebaik-baiknya," ujar Gus Kikin.

Ia menegaskan, prioritas utamanya bukan sekadar kontestasi kepemimpinan, melainkan menjaga jati diri Nahdlatul Ulama agar tetap berpijak pada nilai-nilai pesantren dan tradisi yang diwariskan para ulama.

"Yang harus kita jaga adalah tradisi Nahdlatul Ulama, memperkuat persatuan warga NU, dan memastikan organisasi tetap berjalan sesuai nilai-nilai pesantren serta Qanun Asasi," tegasnya.

Gus Kikin juga mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama menjadikan Muktamar sebagai momentum memperkuat persaudaraan, bukan ajang perpecahan.

"Muktamar harus menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah. Siapa pun yang nanti mendapat amanah, tujuan kita tetap sama, yaitu menjaga NU agar semakin maslahat bagi umat dan bangsa," imbuhnya.

Sementara itu, terkait posisi Rais Aam PBNU, PWNU Jawa Timur menyatakan hingga kini belum ada pembahasan khusus. Komunikasi mengenai posisi tersebut masih akan dilakukan menjelang pelaksanaan Muktamar NU ke-35. (sha/far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Hyundai Hillstate Resmi Rilis Nomor Punggung untuk V-League: Angka 88 Melekat di Jersi Megawati Hangestri

Megawati Hangestri dan Jordan Wilso masing-masing akan memakai identitas baru setelah Hyundai Hillstate merilis nomor punggung jersi jelang V-League sore nanti.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT