News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Siswa MTs di Blitar Diduga Dianiaya Adik Kelas, Berawal dari Komentar TikTok

Pelajar MTs di Wlingi, Blitar, diduga dianiaya adik kelas setelah persoalan komentar TikTok. Polisi turun tangan dan memberikan pendampingan kepada korban.
Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:39 WIB
Viral! Siswa MTs di Blitar Diduga Dianiaya Adik Kelas, Berawal dari Komentar TikTok
Sumber :
  • Tangkapan layar / Ist

“Kami fokus ke tindakan dan pendampingan kepada korban. Karena ini melibatkan anak-anak, memang harus ada pendamping. Kami berikan ruang aman,” jelas Margono.

Penyidik telah meminta keterangan dari korban maupun terlapor. Sementara itu, terlapor dikenakan kewajiban wajib lapor selama proses pemeriksaan berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kesepakatan keluarga juga menyanggupi kalau kita butuh keterangan lebih lanjut, jadi proses hukum tetap berjalan,” kata Margono.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa perkara kekerasan yang melibatkan anak tidak serta-merta diselesaikan dengan pendekatan penghukuman semata. Kondisi psikologis, usia, serta kepentingan terbaik bagi anak menjadi bagian yang perlu dipertimbangkan dalam proses penanganannya.

Polisi Buka Kemungkinan Diversi

Pihak keluarga disebut sempat menginginkan penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan serta pendampingan sebelum menentukan mekanisme penyelesaian yang tepat.

Apabila memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peradilan anak, perkara tersebut dapat diarahkan melalui mekanisme diversi. 

Proses ini memungkinkan penyelesaian perkara anak di luar proses peradilan formal dengan tetap memperhatikan kepentingan korban dan anak yang berhadapan dengan hukum.

“Pihak keluarga juga meminta ada jalur kekeluargaan. Namun kita lihat terlebih dahulu hasil pemeriksaan pendampingan. Kalau arahnya diversi, baru kita bantu untuk restorative justice,” pungkas Margono.

Kasus di Wlingi ini menjadi pengingat bahwa konflik di media sosial dapat memiliki konsekuensi nyata ketika dibawa ke lingkungan sekolah. Komentar yang terlihat sederhana di layar dapat berkembang menjadi perselisihan ketika tidak dikelola dengan baik.

Di sisi lain, beredarnya rekaman kekerasan juga perlu disikapi secara hati-hati. Penyebarluasan video yang menampilkan anak sebagai korban maupun terlapor berpotensi memperbesar dampak psikologis dan stigma. 

Karena itu, perlindungan identitas anak dan penghentian penyebaran ulang rekaman kekerasan menjadi bagian penting dalam penanganan kasus tersebut. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral Game Simulator Umrah 3D Terasa Nyata, Banyak yang Doakan Developer Masuk Surga

Viral game simulator umrah terasa seperti nyata, banyak yang doakan developer masuk surga.
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi yang Tewaskan Enam Orang

Polisi menduga malfungsi sistem rem menjadi penyebab utama truk molen menghantam halte di Jalan Cut Mutia, Rawalumbu, Kota Bekasi, yang menewaskan 6 orang.
Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Mario Aji Sesalkan Gagal Finis di Moto2 Malaysia 2026, Peluang Tembus 10 Besar Sirna Gara-gara Crash

Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji buka suara usai dirinya gagal finis di Moto2 Malaysia 2026. Ia merasa kecewa karena peluang mengakhiri balapan di 10 besar sirna karena mengalami kecelakaan.
Toa Masjid di Ciputat Kok Ditembaki? Tiga Pengeras Suara Ditemukan Bolong, Polisi Bilang Begini

Toa Masjid di Ciputat Kok Ditembaki? Tiga Pengeras Suara Ditemukan Bolong, Polisi Bilang Begini

Tiga unit toa masjid di Komplek Alvita, Ciputat, Tangerang Selatan, rusak diduga akibat ditembaki menggunakan senapan angin oleh orang tak dikenal. Adapun...
BNN Sumut Musnahkan 150 Ribu Batang Ganja di Madina, Luas Ladang Capai 5 Hektare

BNN Sumut Musnahkan 150 Ribu Batang Ganja di Madina, Luas Ladang Capai 5 Hektare

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, melalui Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Josua Tampubolon, mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas penanaman ganja di kawasan perbukitan Tor Sihite.
Mikel Arteta Sampaikan Kabar Buruk usai Arsenal Kandaskan Liverpool 1-0: Satu Pemain Cedera

Mikel Arteta Sampaikan Kabar Buruk usai Arsenal Kandaskan Liverpool 1-0: Satu Pemain Cedera

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, harus menyampaikan kabar kurang menyenangkan setelah kemenangan atas Liverpool. Padahal, kemenangan itu membawa The Gunners ke puncak klasemen Liga Inggris 2026-2027.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Resmi! Kemnaker Umumkan Aturan BSU 2026, Bantuan Rp900 Ribu Cair November–Desember

Kemnaker resmi menerbitkan aturan BSU 2026 sebesar Rp900 ribu. Simak jadwal pencairan, empat syarat penerima, hingga cara cek status bantuan.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT